
selamat membaca 😀
Dalam perjalanan pulang dari kampung itu Alex maupun Lexa terdiam terselip rasa rindu yang sangat besar dari keduanya apalagi foto terakhir yang di berikan Igla memang benar adalah foto Al sewaktu masih kecil dan satunya lagi foto Al yang sudah sedikit lebih besar.
''Kak kita harus mencari kemana ?bahkan informasi yang kita dapatkan terbatas''tanya Lexa dia masih memandang kearah luar jendela mobil .
''Kita bahas ini setelah sampai di rumah''singkat Alex wajah dinginnya masih mendominasi dan tetap tenang meski di dalam hatinya masih saja gelisah .
Lexa diam mengingat kembali kejadian yang mengaharukan di kampung itu .
FLASBACK ON
Setelah mendengarkan cerita Lexa semua yang menyaksikan menangis terlebih Alex wajah dingin dan datarnya berubah menjadi sendu namun seketika berubah kembali seperti semula setelah cerita selesai.
''Apa aku harus menceritakannya ?''batin Igla ujung matanya melirik kearah Ferdian untuk meminta persetujuan tidak ada yang menyadari hal itu kecuali keduanya dan insting seseorang yang memang sudah peka.
Ferdian mengangguk kecil sambil sedikit menatap tajam menyetujui ''ceritakan tapi ingat jangan semuanya ''begitulah kira-kira arti dari tatapan tajam yang Ferdian layangkan untuk Igla.
Pada akhirnya Igla menceritakan kejadian dimana pak kepala kampung membawa seorang anak kecil yang terluka parah ,bagaimana mengobati dan merawatnya sesuai dengan apa yang dia ketahui tidak semua di ceritakan .
Setelah selesai bercerita semua orang mengangguk menyetujui karena memang itu yang terjadi meski dalam hati mereka masih menyembunyikan sesuatu .
''Dimana sekarang dia ?''tanya Lexa cepat sebelum kakaknya bertindak melihat dari wajah Alex yang semakin dingin setelah mendengar cerita itu .
''Berada di kota untuk belajar tapi kami tidak mengetahui dimana tempat pasti dia tinggal karena kepala kampung sangat menjaganya seperti anaknya sendiri ''ucap Igla lagi-lagi dia harus menyembunyikan kebenarannya dari orang-orang di depannya.
''Yang terpenting dia baik-baik saja''singkat Ferdian.
''Aku ingin tahu siapa nama yang di pakai sekarang karena aku yakin dia adik kami yang hilang ''tanya Lexa lagi .
''Lyly ''singkat Igla .Alex sedari tadi diam saja bukannya tidak ingin ikut berbicara hanya saja dia mengawasi bukan satu orang melainkan semua orang yang hadir tentu saja tidak ada yang menyadarinya.
Lexa berdiri di ikuti Alex,Resta Ferdian dan Arya kemudian mereka berpamitan untuk kembali dan akan melakukan pencarian .
''Tunggu !''Igla menahan kepergian ke empat orang itu ,dengan cepat melangkahkan kaki dengan sedikit berlari entah kemana hingga tak terlihat .
Menunggu hingga Igla kembali dengan sesuatu yang berada di tangannya keringat membanjiri keningnya apalagi nafas yang se akan habis .setelah sampai di depan Lexa Igla menjulurkan tangan kanannya.
''Ini ambilah !hanya ini yang bisa kami bantu selain itu berusahalah sendiri ''ucapnya sambil menghirup banyak-banyak udara .
''Terimakasih ,tuan Igla '' kemudian ke empatnya keluar dari kampung itu .
Lexa hampir menangis setelah melihat apa yang dia terima ternyata adalah dua lembar foto .
FLASBACK OFF
__ADS_1
''Om antar Lexa ke mansion dady ''
''Sayang ...''
''Biarkan saja Res ''ucap Alex singkat melirik kearah belakang lewat kaca kecil yang berada di depan.
Semakin hening mobil melaju hingga sampai di mansion Deluxiz tanpa banyak berkata Lexa turun meninggalkan kakak ,suami dan om nya dia melanjutkan langkahnya hingga ke kamar .
Ketiganya hanya menghela nafas pelan sambil turun dari mobil dan melangkah masuk .
''Resta biarkan Lexa sendiri dulu ''ucap Alex kemudian melajukan langkah ke kamarnya sendiri dia perlu memikirkan langkah selanjutnya apa yang di lakukan .
Pada akhirnya Resta duduk di ruang keluarga dimana Arya sudah duduk terlebih dahulu keduanya berpikir keras masing-masing melamun hingga Vely datang membuyarkan lamunan keduanya .
''Sayang ,sudah pulang?''Vely melihat jam di dinding ruang keluarga itu seharusnya kedua orang ini belum pulang .
''Iya tadi ada urusan penting ''
''Resta?''sedikit penasaran makanya bertanya .
''Kangen sama istriku tante ''singkatnya serasa tidak enak dia berada di sana apalagi dia sendirian melihat suami istri di depannya dia juga sangat ingin berduaan dengan istrinya itu namun apa mau di kata istrinya tidak mau di ganggu .
''Tante Resta ke kamar dulu ,capek!''ucap Resta dia ingin menyusul dang istri siapa tahu bisa bermanja-manja.
''Tante juga tuh!''celetuk Resta melanggang pergi dari kedua orang itu .
Wajah Vely merona dan tidak bisa mengeluarkan sepatah kata pun sambil menutup wajahnya dengan tangan .
''Sayang ke kamar yuk !''ajak Arya dia merasa gemas dengan istrinya itu .padahal nanti dia sudah akan berlibur setelah masalah ini selesai.
''Ayo!!''Vely menarik tangan Arya setelah menurunkan kedua tangannya dari wajah.
Keduanya memasuki kamar dan menutup pintu .
______
Resta sudah berada di depan kamar istrinya di mansion ini antara ragu dan gelisah takut istrinya marah .
Tangannya yang sedari tadi ingin mengetuk pintu akhirnya mendekat dengan pelan .
Tok tok tok
Namun tidak ada sahutan dari dalam ,Resta mengulangi lagi tapi tetap saja belum ada jawaban dengan memberanikan diri Resta memasuki kamar melihat kesegala arah namun kosong tidak ada istrinya di dalam .
Melangkah dengan pasti dan pelan Resta berjalan kearah kamar mandi mungkin istrinya mandi namhn setelah mendekat tidak ada suara sama sekali ,sekali lagi dengan pelan meski ragu Resta membuka handle pintu itu terbuka setelah masuk tidak menemukan keberadaan istrinya itu .
__ADS_1
''Sayang ''panggil Resta pelan ,tiadk ada jawaban .
Dengan melepaskan baju yang dia pakai menyisakan celana pendek dan memperlihatkan perut kotaknya Resta naik meatas kasur merebahkan dirinya sambil memejamkan matanya .
''Mungkin dia sedang bersama kak Alex''gumannya pelan ,dia tidak ingin mengganggu kedua saudara kembar itu .pada akhirnya Resta tertidur mungkin karena rasa lelahnya .
_____
Di ruang rahasia Alex dan Lexa duduk di depan banyak layar mereka berdua langsung beraksi pertama mereka melihat sosial media seperti fb,instragam dan media sosial lainnya berharap mendapatkan petunjuk meski sedikit .
''Dek coba kamu Retas CCTV kampung itu ''
''Sudah pernah kak hanya bertahan 10 menit saja ''
''Sekarang ada kakak jadi waktu 10 menit itu sudah sangat cukup meski hanya sedikit informasi yang di dapatkan tetap saja itu sangat penting untuk selanjutnya ''
''Baik kak Lexa mengerti ''singkat Lexa .
Keduanya memainkan jari-jarinya dengan kecepatan yang tidak bisa di lihat mata awam hanya mereka berdua yang tahu ,mereka berusaha meretas kembali CCTV kampung itu dengan serius bekerja sama agar waktu yang sedikit itu bisa membuahkan harapan dan kesempatan .
Bukan yang baru-baru ini tapi belasan tahun yang lalu pasti ada entah ada file yang mana keduanya masih mencari hingga Lexa menemukan sesuatu yang membuatnya ganjil .
''Kak sepertinya ada seseorang yang sudah menghapus atau mereka sengaja menyimpan dengan file tersembunyi?ini sangat terlihat aneh kak ''
''Untuk hari ini cukup kita bermain-mainnya kita lanjutkan besok !''titah Alex .
''Tapi kak ...''sanggah Lexa namun dia tidak melanjutkan kata-katanya setelah melihat tatapan tajam sang kakak.
''Jangan pernah gegabah ,apa kau sudah melupakan itu?''ucap Alex dingin kemudian melangkah pergi dari ruangan itu meninggalkan Lexa yang diam saja .
Lexa mematung karena baru kali ini kakanya itu berbicara dengan nada seperti itu serta penuh dengan tekanan di setiap kalimatnya .
''Kakak benar jika aku terlalu vegabah bukan tidak mungkin semua akan gagal apa yang sudah direncanakan .
terimakasih dukungannya 😁🙏
like
komen
vote
share .
see you next time 😊
__ADS_1