Kembar Genius

Kembar Genius
takut


__ADS_3

selamat membaca 😊😀


Perjalanan sunyi di dalam mobil Lyly hanya terdiam bahkan sang sopir yang di tugaskan untuk mengantar pun terasa ikut merasakan nya,fia sudah terbiasa dengan dinginnya sang majikan dan juga keceriaan sang majikan tapi kali ini terasa berbeda atau mungkin terasa asing .


Melirik dari balik spion sang supir hanya terdiam ikut hanyut sambil menyetir dengan tetap berusaha fokus ke depan ,dia juga ikut senang jika majikannya senang karena sedari kecil dia sudah menjadi supir sekaligus orang terdekat majikan yang baik itu .


''Sama-sama dingin hanya saja entah kenapa se akan ada sesuatu yang di sembunyikan di balik wajah dingin itu ''.batin sang sopir dia tidak ingin ikut campur dengan urusan majikannya tapi jika itu menyangkut nyawa tidak bisa di tolerir.


Lyly menatap keluar dengan pandangan sedikit kosong bukannya tidak senang tapi ada hal yang harus dia selesaikan semua demi kebaikan bersama .


''Nona ''


''Nona ''


Berkali-kali sang sopir memanggil nonanya namun tidak di indahkan hingga terpaksa membuyikan klakson mobil agar nonanya sadar .


''Ada apa pak?''


''Maaf nona saya harus mengantar nona kemana?''tanya sang sopir .


''Hm ...sebentar pak ''kemudian Lyly melihat kearah luar melihat gedung yang dia kenal.


''Turunkan saya di sana pak ''tunjuk Lyly pak sopir hanya mengangguk meski sedikit penasaran karena nonanya itu minta di turunkan di depan hotel .


''Maaf ya pak merepotkan dan terimakasih sudah mengantar saya ke tempat saya bekerja ''Lyly seakan mengerti hanya dengan melihat raut wajah sang sopir dari kaca spion yang berada di depan


''Tapi nona ....''


''Tolong rahasiakan dari keluarga ya pak ,saya tidak ingin membuat mereka khawatir cukup bilang saja bahwa bapak sudah mengantar saya dengan selamat sampai rumah ''


''Baik nona ''


Setelah melihat nonanya masuk ke dalam hotel itu pak sopir kembali pulang untuk melaporkan tentu saja dia sedikit berbohong meaki itu dosa .

__ADS_1


_____


''Sayang ...apa aku terlalu terburu-buru memintanya tinggal di rumah ini?''ucap Freya lembut dia khawatir Lyly akan menolaknya. keinginan yang sedari tadi dia tahan agar tidak terucap akhirnya terucap juga


Keluarga kenady sudah pulang sedangkan keluarganya sudah berada di kamar masing-masing tinggalah Freya dan Alexo yang masih duduk santai hanya berpindah dari ruang tamu ke ruang keluarga .


''Tidak honey itu sudah benar mengingat dia menghilang sudah terlalu lama ''


''Tapi ...''sebelum melajutkan ucapannya Alexo meletakkan telunjuk tangannya terlebih dahulu di bibir Freya agar berhenti berucap.


''Tenanglah pasti dia akan memikirkannya meski tidak sekarang tapi nanti dia akan kembali lagi ke mansion ini ,dia pasti pulang ''


''Lebih baik sekarang kita tidur bukannya besok kita akan pergi ke salah satu tempat dia bekerja?berbahagialah karena senyumanmu itu kebahagianku dan kebahagiaan semua orang ok?''


''Hm ''Freya mengangguk sambil berdehem pelan ,apa yang di ucapkan suaminya semua benar meski tidak sekarang tapi suatu saat pasti .


''Bagaimana pak?''Lexa menghubungi sopir yang dia tugaskan untuk mengantar adek cantiknya pulang .


''Baiklah ''singkat Lexa kemudian mematikan telpon nya langsung .


''Entah kenapa banyak hal yang adek cantik sembuyikan tapi apa?'' Guman Lexa pelan dia tidak bisa tidur meski sudah menemukan adek cantiknya itu hingga membuat Resta yang berada di sebelahnya terbangun karena pergerakan kecil Lexa.


''Ada apa sayang ?kenapa belum tidur hm?''lembut Resta dia menarik tubuh Lexa dan memeluknya erat se akan takut kehilangan tuan putrinya .Lexa tidak menjawab hanya terdiam di dalam pelukan Resta.


''Jangan di paksakan ,sekarang tidur biar urusan yang lainnya besok saja kita pikirkan bersama ''pada akhirnya Resta mengalah karena Lexa diam tidak menjawab pertanyaannya .


Resta menyuruh Lexa untuk memejamkan matanya sambil mengelus surai hitam sang istri Resta menjadi orang ter romantis saat ini di mata Lexa .


Lexa mengangguk dan memejamkan matanya mencoba untuk tidak memikirkan kemungkinan-kemungkinan yang lainnya ,hingga pada akhirnya Lexa terlelap membuat Resta menyunggingkan senyumnya .


''Tidurlah dengan tenang ,I love you tuan putriku''Resta mencium kening Lexa lembut meski dia tidak mendengar jawaban atas gumananya tetap saja Resta tidak perduli malah dia ikut memejamkan matanya agar bisa meraih mimpi bersama tuan putrinya.


_____

__ADS_1


Jika Lexa dan Resta terlelap maka berbeda dengan Alex iya dia sedang menginap di rumah istri kecilnya meski sebelumnya Rain menolak tetap saja Alex memaksa dan pada akhirnya di menangkan dengan sedikit kesal Rain menurut apalagi mengingat perkataan ibunya .


''Ingat ucapan suami harus di turuti kecuali ucapan itu melanggar norma dan agama ''ucap kala itu ibunya memberi wejangan pada saat sebelum pernikahan di gelar .


''Haish....bukan nya tidak mau menuruti hanya saja takut aku khilaf dengan ketampanan kak Alex ,semoga saja aku tidak hilang kendali nanti ''batin Rain dia melangkah terlebih dulu dengan perasaan gelisah padahal sah-sah saja suaminya menginap namun entahlah tidak bisa di jabarkan oleh dirinya sendiri.


''Honey ...sayang ....''panggil Alex lembut gadis kecilnya terlihat menggemaskan ketika gugup dengan wajah gelisah.


''Kakak mandi dulu bau acem ''ucap Rain mengalihkan ..


''Baiklah ''Alex mengambil handuk yang berwarna ping itu tanpa malu sambil melangkahkan kakinya ke kamar mandi .


''Huft...selamat ,kenapa semakin hari semakin tampan ...oh jantung kuatlah belum saatnya kau meledak belum juga malam pertama ''guman Rain pelan setelah Alex masuk ke kamar mandi .


Rain sudah berganti dengan baju tidur dia menunggu Alex di atas kasur sambil tiduran dengan belajar namun siapa sangka dia benar-benar tertidur.


Ceklek ...


''Lihatlah pasti sangat lelah posisi nya ini sungguh menggemaskan ''Alex berlalu menuju lemari untuk mengganti pakaiannya dengan pakaian tidur yang sudah di persiapkan beberapa setelah menikah.


Alex mengganti posisi Rain yang menurutnya salah, mengambil buku meletakkannya ke atas nakas di dekat kasur setelah dia ikut berbaring di samping Rain kamar ini memang tidak berubah semua berwarna ping dari hal yang terkecil sekalipun .


Niat hati ingin bermesraan dengan istri kecilnya malah tidak bisa dan sekarang dia hanya bisa memeluk dengan erat sambil berusaha memejamkan matanya .


terimakasih dukungannya 🙏😀


like


komen


vote


see you next time ✌😊

__ADS_1


__ADS_2