Kembar Genius

Kembar Genius
santai


__ADS_3

selamat membaca 😊


Di dalam mobil alex dan lexa menyaksikan obrolan ketiganya menggunakan headshead di telinga mereka mungkin akan ada informasi yang sangat penting.


''Apa kakak tahu ?''


''Sudah tahu ''


''Bukankah kakak akan membuat mereka menderita?''sang sopir sedikit kaget apa yang di maksud tuan kecil dan nona kecilnya namun dirinya tidak ingin ikut campur mungkin mereka sedang bermain game pikir sang sopir yang sekilas mendengar ucapan lexa.


''Tidak jadi...'' singkatnya.


''Kenapa?''ucap lexa meminta alasan karena biasanya kakaknya ini akan melakukan tugasnya dengan baik tanpa gagal satu kalipun.


''Karena kakek sudah mengurusnya,jadi aku tidak perlu turun tangan lagi''


''Tapi...''lexa masih merasa ragu dengan jawaban yang berikan alex kakaknya.


''Sudahlah dek lebih baik kita nonton ini baik-baik mungkin ada sesuatu yang penting yang kita dapatkan''ucap alex karena melihat lexa seakan ingin mengetahui lebih lanjut.


''Baiklah ''lexa merasa penasaran namun dia urungkan untuk bertanya karena sang kakak sudah menyuruhnya untuk diam dan hanya menonton saja.


Kemudian di dalam mobil dalam keadaan hening tidak ada suara hanya di telinga keduanya yang mendengar percakapan momy,dady dan kakeknya.


Setelah sampai di sekolah si kembar turun sebelum turun keduanya mematikan dan merapikan ipad yang mereka bawa kemudian di masukkan kedalam tas ,keduanya masuk ke kelas dan duduk di tempat masing-masing.


setelah guru datang dan memulai pelajaraannya mereka hanya mendengarkan sesekali sambil menguap terutama alex yang sebenarnya merasa bosan apa lagi dirinya tidak mempunyai teman yang satu frekuensi dengannya.


_______


Alexo sudah sampai di kantor deluxiz dirinya sudah mengerjakan beberapa dokumen yang sedang menumpuk di depannya seperti gunung bertambah semakin banyak bukannya semakin sedikit.


Pagi tadi niatnya ingin menemani sang istri di rumah mertuanya tapi apa daya perintah langsung sang istri yang menyuruhnya bekerja demi keluarga mengingat ucapan freya dirinya semakin tidak rela berada jauh alexo mengingat apa yang di katakan freya tadi sebelum berangkat bekerja.


''Kerja demi keluarga! mau kasih makan apa anak dan istrimu ini jika suamiku saja malas untuk bekerja''freya berubah menjadi emak-emak .

__ADS_1


''Kaya sih kaya tapi lama-lama kalau malas juga akan habis''omel freya lagi mengingat dirinya dulu bagaimana mencari uang dengan berkeliling ,mode emak sedang aktif.


Kedua orang itu yang mendengar omelan freya tergelak ,untuk kalimat pertama masih bisa di mengerti oleh keduanya namun kalimat kedua entahlah keduanya hanya saling melirik sambil mendengarkan omelan freya yang tiada habisnya keduanya mendengar hingga akhirnya keduanya pasrah berangkat ke kantor.


Jika tidak maka ibu hamil itu akan cukup bertingkah aneh lagi dan pasti akan meminta sesuatu yang aneh bin ajaib sebelum terjadi keduanya beruntung sudah berangkat ke kantor.


Alexo melamun memikirkan freya hingga panggilan arya tidak di indahkan oleh alexo.


''Tuan...''arya melambaikan tangan kanannya di depan wajah alexo namun tak bergeming.


''Bosss....''teriak arya pada akhirnya hingga membuat alexo terjingkat saking kagetnya mendengar teriakan arya.


''Apa yang kau lakukan ,hah!''teriak alexo dengan tatapan tajamnya yang menusuk hingga ketulang.


''Maaf ... bos tadi sudah saya pangggil berkali-kali tapi bos malah melamun''arya setengah gugup sepertinya dirinya telah melakukan kesalahan.


''Kau...menyalahkan saya?''tatapannya semakin tajam.


''Tidak bos ..bukan maksud saya...''


''Bawa tumpukan berkas ini keruanganmu dan periksa satu persatu setelah selesai bawa kesini lagi,tadinya saya ingin mengerjakannya sendiri tapi berhubung kamu membuat moodku buruk maka itu adalah hukumanmu dan harus selesai hari ini juga''titah alexo


''Satu lagi beli eskrim semua rasa bawa kesini secepatnya ''


''Eh ...tunggu bawa saja bersama tempatnya sekalian taruh di ruangan ini ,rasanya ingin makan es krim setiap hari pasti enak''alexo membayangkan dirinya menjilati eskrim dengan berbagai rasa sungguh air liurnya seakan ingin menetes sekarang.


Arya terbengong baru tadi bosnya marah hingga mendapat hukuman setumpuk berkas yang harus dikerjakannya namun sedetik kemudian bosnya menjelma bak anak kecil yang ingin makan eskrim sepuasnya.


''Ya ampun lihatlah! ekpresinya baru kali ini aku lihat bos seperti itu,apa ini karena bu bos lagi hamil tapi bos alexo yang mengidam?ck..ck..ck''arya geleng -geleng kepala dengan tingkah bos dinginnya itu.


''Ngapain geleng-geleng ?jangan coba-coba membicarakanku dalam hatimu jika tidak...''


''Tidak bos tenang saja saya pasti melaksanakan semua perintah yang di berikan''cepat arya memotong ucapan alex sebelum megeluarkan tanduknya arya langsung saja menyelonong pergi.


''Permisi bos,saya keruangan dulu ''pamit arya sebelum benar-benar keluar dari ruangan bosnya.

__ADS_1


Alexo sendiri langsung menyandarkan dirinya kebelakang sambil menutup matanya dengan santai.


idenya benar manjur untuk membuat pekerjaaanya cepat selesai.


suara notifikasi laptobnya berbunyi sebuah pesan terpampang jelas di dalam layar.dengan tersenyum menyeringai Alexo membalas pesan itu.


''beraninya kalian mengganggu perusahaanku,baiklah akan aku temani kalian untuk bermain-main tapi konsukuensinya kalian harus tanggung sendiri''


''tugas ini lebih baik aku serahkan pada calon pewaris deluxiz di masa depan,aku ingin tahu apakah putraku bisa melawan mereka''timbul senyum yang tidak bisa di artikan oleh siapapun kecuali dirinya.


setelah itu Alexo mengirim sebuah pesan melalui hpnya ,kemudian dia bersantai sebelum eskrim yang di inginkannya datang.


_______


''Sayang istirahatlah kamu pasti capek,apalagi sekarang kamu lagi hamil''ucap pratama lembut dirinya baru sampai di dalam rumah melihat freya masih berada di ruang keluarga sambil menonton tv.


''Ayah tenang saja aku sudah istirahat kok!ini saja baru duduk''ucap freya tanpa mngalihkan pandangannya dari tv yang dia tonton.


''Ayah kira kamu di sini sedari ayah dan suamimu berngkat kerja''ucap pratama.


''Tidak Ayah...aku sangat bersenang- senang di rumah ini tanyakan saja pada yang lainnya yang menemaniku''


''Siapa?''pratama takut ada orang lain yang datang kerumah ini dan juga menantunya itu yang posesif jika ada orang datang menemui istrinya bisa membakar rumahnya ini meski tidak mungkin terjadi tapi untuk berjaga-jaga apa salahnya.


''Bibi,paman satpam dan juga para bodyguard di luar''freya menoleh sambil tersenyum manis.


''Baiklah ,jangan terlalu capek sebentar lagi suamimu datang''ucap pratama lega dengan ucapan freya.


''Ayah tidak mau mendengar ceramahnya itu''ucapnya lagi.


''Tenang saja lebih baik ayah istirahat saja,aku masih ingin menonton itu''tunjuknya ke layar tv yang menampilkan film kartun upi ipin.


Pratama pergi ke kamarya meninggalkan freya di ruang keluarga sedangkan arya sibuk dengan berbagai dokumen di atas mejanya Alexo sedang sibuk memakan eskrimnya yang baru datang dengan banyak rasa dan berbagai pilihan .


terimakasih atas dukungannya😊

__ADS_1


dukungan kalian adalah semangat author yang kurang halu ini.


see you next time😁


__ADS_2