Kembar Genius

Kembar Genius
nyebelin tapi pengen


__ADS_3

selamat membaca 😊


Pagi menyapa kedua manusia yang masih saling bergelung dalam selimut di kamar masing-masing tidak seperti biasa keduanya yang terbiasa bangun pagi tidak muncul entah bermimpi apa hingga keduanya tidak terlihat batang hidungnya .


Di ruang makan semua orang sudah menunggu masih dalam suasana canggung dan sedikit mencekam apalagi kabar yang mereka dengar setelah pesta berakhir.


Sungguh membuat suasana yang biasanya terasa hangat berubah Freya dan Alexo hanya bisa saling melirik sambil menghela nafas pelan ,Alexo sudah tahu akan jadi seperti ini bila semua orang tahu .


''Sayang,dimana si kembar ?''


''Mungkin masih tidur sayang ,pasti mereka sangat lelah ''


Keadaan hening kembali untuk beberapa saat mereka makan dengan tenang karena yang di tunggu tak kunjung menunjukkan batang hidungnya.


Setelah selesai Diarta langsung pergi di ikuti Reya dari belakang menyusul suaminya yang masih terlihat kecewa meski sebenarnya dia senang .


Di meja makan


''Kakak,apa Vely keterlaluan?''vely menunduk perasaannya campur aduk antara takut ,senang ,lega menjadi satu.


''Kamu sudah besar,sudah bisa memutuskan apapun demi kabaikanmu sendiri''


''Tenanglah dady sama momy hanya masih kecewa tidak akan berlangsung lama ''


''Nanti sore ajak Arya kerumah ini''


''Baiklah ''ucap Vely terdengar lirih .


''Sayang ''Alexo mengecup pipi dan dahi Freya lembut membuat Vely mencebikkan bibirnya kesal .


''Jika kamu mau seperti ini minta sama Arya ''ketus Alexo pada adiknya itu .


''Ih...nyebelin ''


Beralih ke Alexo yang tanpa sungkan memeluk Freya di depan Vely mengajaknya keluar dan ikut ke kantor karena seharian ini dia ingin di temani sang istri tercinta ,alamat Arya akan di tindas ...


''Sayang ,kamu ini suka sekali melihat Vely kesal''ucap Freya lembut.


''Biarin ''Alexo merangkul istrinya itu sambil masuk kedalam mobil kali ini dia menyetir sendiri karena Arya sudah dia suruh langsung ke kantor terlebih dahulu .


_____


Dengan terburu-buru Lexa mendatangi mansion resta tentu saja dia belum memberitahu kedatangannya .

__ADS_1


''Panda imut!!!'' Teriak Lexa dari luar hingga suaranya menggema di seluruh mansion ini pertama kalinya dia berteriak di mansion orang .


Tidak ada jawaban semua pekerja masih mengerjakan pekerjaan masing-masing . Sepi


''Kemana semua orang?'' batin Lexa ,sudah lupa dia orang tua resta kan masih di luarnegri ,para pelayan mungkin masih di belakang sedangkan resta mungkin masih di kamarnya .


Lexa tanpa menunggu lama dia berjalan ke arah kamar resta membuka pintu sambil menggelengkan kepala dia melangkah mendekat ke arah ranjang resta yang masih tertidur pulas dengan selimut di seluruh tubuhnya .


''Katanya mau berangkat bareng ?taunya masih tidur kalau tahu tadi berangkat sendiri saja ,mana tadi kakak sudah pesan tidak boleh terlambat lagi ...''omelnya tentu saja sudah di dengar oleh resta yang berpura-pura tidur karena tadi suara Lexa yang menggema membangunkannya dari tidur nyenyaknya .


''Sesekali mengerjainya ''batin Resta dia senang melihat wajah menggemaskan Lexa yang sedang kesal padanya .


''Panda imut,bangun ''namun resta diam saja mengabaikannya .


Lexa membuka paksa selimut itu hingga terjatuh semua ke lantai ,matanya terbelalak ketika melihat di hadapannya kemudian berbalik wajahnya sudah bersemu merah .Resta yang tidak tahu jika selimutnya di buang langsung shock dan mengambil bantal beserta guling untuk menutupi asetnya yang terpampang sangat jelas.


''Lexa,kamu harus bertanggung jawab jika tidak habislah !''


''Salah sendiri kenapa tidur tidak pakai baju ?aku kan ti...dak tahu jadi ya ...gitu ...maaf ''Lexa semakin merona meski Resta tidak tahu tapi mengingat tadi ya.. ampun serasa ingin menyembunyikan wajahnya ke tanah kalau bisa .


''Sudah kepalang tanggung,dia kan calon suami tidak apa kan melihat sebelum itu ''batin Lexa menenangkan otaknya yang sudah traveling krmana-mana memberanikan diri menoleh ke arah Resta yang berada di belakang bantal dan guling bertumpuk .


''Ada yang pernah bilang tidur seperti itu membuat aliran darah berjalan lancar tidak ada hambatan ,jadi aku mencobanya dan itu benar adanya ''timpal Resta melirik Lexa .Lexa terdiam mengingat sesuatu dia tersenyum dengan sedikit seringai di bibir tipisnya itu.


Lexa mengambil selimut itu membawanya dengan perlahan kearah Resta dan entah kenapa perasaan Resta merasa tidak enak seperti akan terjadi sesuatu yang tidak bisa di pikirkan apa itu .


Dengan senyum manis Lexa langsung menyelimuti Resta ,terus mendekat ke arah Resta yang sudah diam seperti patung tidak berani bergerak menahan nafasnya yang tercekat .


''Terlalu dekat ''batin Resta kaku seperti patung .


Lexa dengan santai se akan ingin memeluk Resta namun setelah sampai di dekat telinga resta Lexa berbisik pelan .


''Mau aku hangatkan panda imut?''goda Lexa sambil meniup telinga Resta yang membuatnya meremang desiran aneh yang menjalar di kulitnya meski tertutupi selimut ,jantungnya se akan berdetak lebih kencang .


Brakkkkk....


Suara pintu yang terbuka dengan kasar .


Brukkkkk


Saking kagetnya kedua orang itu terjatuh di lantai karena Lexa yang ingin mundur tiba-tiba kakinya tidak sengaja terinjak apalagi suara pintu yang mengagetkan mereka .


_____

__ADS_1


Alex sudah berada di ruangannya menghela nafas berkali-kali dia bosan apalagi menunggu dia paling tidak suka menunggu semua harus sesuai waktu yang di tentukan .


Alex beranjak dari kursinya melangkah keluar ruangannya tentu dengan tatapan dingin serta wajahnya yang datar ,dia melangkah di lorong kantor menuju ruangan Lexa namun setelah membuka pintu tidak ada orang yang dia cari dengan berdecak kesal Alex pergi keruangan Arya .


''Paman ''Arya yang sedang mengerjakan pekerjaannya berhenti dan menatap Alex yang wajahnya sudah tidak bisa di artikan antara marah,kesal .


''Ada apa?sedang mencari apa di ruangan paman ?''


''Paman melihat Lexa?dari tadi sudah aku tunggu tapi tidak terlihat batang hidungnya ,apalagi sebentar lagi akan ada pertemuan dengan klien sedangkan berkasnya Lexa yang menaruh entah dimana ''


''Coba kamu telpon mungkin dia masih berada di jalan ''tanpa mengalihkan dari berkas yang dia pegang .


Alex melakukan apa yang di katakan Arya kenapa tidak sedari tadi saja dia menelpon dan baru berpikir sekarang?menelisikkan tangannya kedalam saku celana mengambil smartphone kemudian mendial nomer adiknya itu .


Beberapa kali tidak ada sambungan setelah nada terakhir barulah tersambung .


''Kenapa belum sampai?''


''....''


''Apa?''


''....''


''Aku kesana sekarang ''Alex menutup telponnya ,Arya mendengar nada suara Alex panik pun bertanya .


''Ada apa?''


''Paman tolong nanti paman yang melakukan pertemuan dengan klien ,Alex ada urusan urgent jadi tolong ya ....''belum juga Arya menjawab karena masih bingung Alex sudah menghilang di balik pintu .


''Lah ,berkas yang akan di bawa mana ?masak mau bawa badan saja tidak anak tidak bapak semua suka sekali menindasku ''gerutu Arya pelan .


Tidak berapa lama kemudian Alex mengirim pesan jika berkas -berkasnya berada di ruangan Lexa mapnya berwarna merah di atas meja .


Arya merasa lega setelah mendapat pesan dari Alex kemudian beranjak ke ruangan Lexa mencari berkas yang di maksud .


terimakasih dukungannya 😀🙏


like


komen


vote

__ADS_1


see you next time 😁


__ADS_2