Kisah Cinta Gadis Somplak

Kisah Cinta Gadis Somplak
36


__ADS_3

"Suketi sama Markonah. Kamu sudah balik?" tanya Rasya balik. Pandu tidak menjawab, dan justru mencium bibir Rasya tanpa malu pada kedua sahabatnya istrinya. Atau bisa jadi, Pandu sengaja melakukan hal itu.


"Mas ...."


Rasya terdiam saat Pandu kembali mendaratkan ciuman di bibir, bahkan kali ini Pandu memberi sedikit ******n. Setelahnya, Pandu menciumi seluruh wajah Rasya.


"Kamu jangan lupa kalau harus banyak istirahat. Ingat anak kita." Pandu mengingatkan.


Rasya hanya mengangguk lalu berpamitan untuk mematikan panggilan tersebut. Zety dan Margaretha hanya mengiyakan. Setelah panggilan tersebut terputus, Zety dengan cepat menaruh ponsel di atas meja.


"Mar ...." Zety terdiam.


"Apa?" tanya Margaretha tidak sabar.


"Huaaaaa, jiwa jomlo gue meronta-ronta melihat manisnya adegan tadi. Aahh, Tuan Pandu so sweet banget. Gue jadi pengen."


"Pengen apa?" sela Margaretha. Menggeleng melihat kelakuan sahabatnya.


"Pengen kaya Rasya."


"Hamil? Nikah dulu, oe! Astaga!" Margaretha memekik saat Zety tiba-tiba menonyor kepalanya.


"Elu kalau ngomong kira-kira. Jangan lupa! Gue ini masih perawan tingting! Bukan permen bukan biskuit, tapi apem legit."


"Astaga. Mulut elu kaya comberan, Suk!" Kali ini, Margaretha memukul pundak Zety saking kesalnya.

__ADS_1


"Sakit, Mar! Elu cewek, tapi tenaga kaya laki. Gue yakin kalau nikah nanti, elu bakalan yang lebih sering menguasai permainan."


"Permainan apa? Otak elu mulai ngeres gegara lihat orang ciuman secara live barusan." Margaretha tidak habis pikir.


"Habisnya, Mar. Salah si Kurap sama Panu, noh, gegara mereka mata suci gue ternoda."


"Hahaha." Zety terdiam dan bergidik saat mendengar tawa Margaretha yang seperti orang gila. "Mata suci dari Hongkong!"


Margaretha menonyor kepala Zety hingga membuat gadis itu hampir terjengkang. Zety tidak menjawab hanya mengusap bekas tonyoran tersebut dengan bibir mengerucut.


"Tiap hari tontonan elu bok*p mulu, lihat orang telanj*ng, masih bilang mata suci! Ngaca, oe! Ngaca!"


"Sialan elu, Mar. Ngapain sih, elu sewot gitu. Bukannya kita nontonnya bareng-bareng?" tanya Zety penuh sarkas. Margaretha pun terdiam sesaat.


"Eh iya, kenapa gue jadi bloon gini." Margaretha menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.


"Dasar! Sahabat laknat!" umpat Margaretha kesal.


***


Arga duduk di ruang tamu yang berada di apartemen pribadi miliknya. Dia tidak sendiri, ada Dani dan dua anak buah lainnya yang memang sengaja disuruh Arga untuk datang ke sana.


"Dani, jangan lupa kamu suruh dua orang yang paling terpercaya untuk menjaga Yudha."


"Baik, Tuan." Dani hanya mengangguk. Arga sudah menceritakan semuanya tentang Yudha yang mampu membuat Dani juga tercengang saat mendengarnya.

__ADS_1


"Huh!" Arga mengembuskan napas kasar saat bayangan Zahra tiba-tiba melintas dalam benaknya.


"Anda baik-baik saja, Tuan?" tanya Dani khawatir.


"Ya. Aku hanya tidak menyangka kalau Yudha memiliki penyakit yang mematikan itu. Bagaimana kalau Zahra tahu semuanya. Dia pasti akan sangat hancur." Arga duduk bersandar dan memejamkan mata.


Bayangan Zahra yang menangisi kepergian Yudha begitu mengusik. Ya, walaupun itu belum terjadi, tapi cepat atau lambat semua pasti akan terjadi. Semua manusia pasti mati, tetapi Yudha sudah tahu kalau dirinya sudah berada di ambang pintu kematian.


"Tuan, maaf lancang. Saya tahu kalau Anda sudah mulai mencintai sahabat nona muda, dan jika saat itu tiba. Anda-lah yang harus bisa menjadi kekuatan untuk Nona Zahra."


"Aku tidak yakin, Dan. Aku masih ingat jelas semua ucapannya saat itu. Bahkan dia sudah menyuruhku pergi karena baginya aku adalah pembawa sial." Arga menghela napas panjang. Ucapan Zahra kala itu, masih menyisakan lara yang begitu menyesakkan dada.


β€’β€’β€’β€’


Selamat pagi, guys.


adakah yang merindukan Othor?


kemarin Othor libur sehari πŸ™ˆ


maaf sebelumnya, karena kesibukan Othor di dunia nyata sampai akhir bulan, jadi Othor agak slow meski diusahakan untuk tetap update ya


terima kasih untuk kalian yang selalu setia menanti dan memberi dukungan buat Othor Kalem Fenomenal ini πŸ˜‚


Salam sayang dari Aku ... orang yang sayang padamu, tapi hatimu justru telah menjadi miliknya

__ADS_1


eeaaakkkk πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚


selamat pagi dan selamat beraktivitas guys 😘


__ADS_2