Legenda Qin Chen

Legenda Qin Chen
Menghukum Para Bangsawan


__ADS_3

Jangan lupa like dan komentarnya, terimakasih.


...----------------...


Satu hari sebelum diadakannya jamuan untuk menyambut datangnya musim dingin, seluruh bangsawan Kekaisaran Shu telah berkumpul di ibukota Kekaisaran, mereka sengaja datang lebih awal untuk mematangkan rencana yang sudah mereka susun beberapa hari yang lalu. Kali ini jumlah mereka yang datang lebih banyak dari sebelumnya karena keseluruhan bangsawan bisa berkumpul, tidak seperti pertemuan sebelumnya yang hanya dihadiri setengah dari mereka.


Dalam pertemuan kali ini mereka menyewa lantai tertinggi di restoran terbesar di ibukota Kekaisaran. Dengan keuangan yang mereka miliki, menyewa satu lantai restoran tidak akan membuat mereka miskin. Selain menyewa lantai tertinggi restoran, mereka juga menyebarkan prajurit di sekitaran restoran mencegah adanya penyusup yang menyusup dalam pertemuan mereka.


“Besok kita bersama-sama memaksa Yang Mulia Kaisar menghapus peraturan konyol yang dibuatnya!”


“Selain menghapus peraturan itu, besok Yang Mulia Kaisar harus memilih setidaknya lima orang Selir, dan Yang Mulia Permaisuri juga harus memilih lima pelayan pribadi yang berasal dari putra orang-orang di tempat!”


Semua orang setuju dengan itu karena bagaimanapun juga para bangsawan ingin putra atau putri mereka menjadi bagian dari keluarga Kekaisaran, meskipun hanya menjadi seorang pelayan pribadi Permaisuri.


Jika Qin Chen sebagai Kaisar Kekaisaran Shu menolak keinginan mereka, para bangsawan yang sudah mengumpulkan kekuatan mereka di luar ibukota, mereka akan mengerahkan pasukan itu untuk mengambil alih kekuasaan Kekaisaran. Jelasnya mereka akan melakukan pemberontakan.


Saat ini ada lebih dari empat ratus ribu prajurit yang bersiap di luar ibukota Kekaisaran Shu.


Selain berasal dari prajurit keluarga bangsawan, mereka juga berasal dari organisasi yang menyewakan sejumlah pendekar untuk membantu kepentingan orang yang telah menyewa mereka. Dikarenakan mereka di sewa untuk membantu pemberontakan, mereka menerima bayaran dua kali lebih banyak dari biasanya.


Kemungkinan mereka mati sangatlah besar, oleh karena itu mereka mendapat bayaran dua kali lebih banyak dari biasanya.


Saat mereka sedang serius membicarakan langkah terakhir seandainya Qin Chen menolak keinginan mereka, tiba-tiba saja pintu ruangan yang mereka tempati dibuka paksa dari luar.


“Brak...” Pintu besar itu hancur berkeping-keping, dan dari pintu yang bisa dikatakan tidak lagi berbentuk muncul sosok yang keberadaannya sangat tidak mereka inginkan untuk saat ini. Sosok yang muncul adalah Qin Chen, dan tepat berdiri di belakangnya ada Jin Fan, Jin Yan, dan Yan Ran.


“Tidak ingin mematuhi peraturan Kaisar, dan ingin melakukan pemberontakan. Kalian semua yang berada di tempat ini akan dihukum mati, dan semua harta yang kalian miliki akan disita oleh pihak Kekaisaran!” Jin Yan dengan tegas membaca tulisan di lembaran kertas yang saat ini sedang dia pegang.

__ADS_1


“Yang Mulia, tuduhan itu tidak benar! Kami tidak ingin memberontak, kami hanya ingin Yang Mulia menghapuskan peraturan yang sangat tidak masuk akal untuk kami!” ungkap salah satu bangsawan sambil berlutut.


“Aku tidak pernah membuat peraturan yang tidak masuk akal. Kalian sendiri yang menganggap peraturan itu tidak masuk akal karena dengan adanya peraturan itu, kalian tidak bisa menjadi bagian dari Kekaisaran,” balas Qin Chen.


“Selain itu, apa kalian pikir aku tidak tahu apa yang menjadi tujuan kalian begitu berhasil menjadi bagian dari Kekaisaran? Aku sudah tau semua rencana kalian karena selama ini lebih dari setengah prajurit di keluarga kalian adalah prajurit Kekaisaran, yang aku tugaskan mengawasi seluruh kegiatan keluarga bangsawan Kekaisaran Shu.”


Suasana di ruangan itu seketika menjadi hening setelah Qin Chen mengungkap kebenaran yang selama ini dia sembunyikan dari para bangsawan. Di saat para bangsawan merasa hidup mereka tidak diawasi pihak Kekaisaran, ternyata di waktu yang sama pihak Kekaisaran senantiasa tahu apa yang sedang mereka lakukan.


Mereka sekarang tidak tahu harus melakukan apa untuk mengelak dari tuduhan ingin melakukan pemberontakan. Meminta pasukan di luar ibukota menyerang ibukota tentu tidak lagi bisa mereka lakukan karena keberadaan mereka kemungkinan sudah diketahui oleh pihak Kekaisaran. Satu-satunya yang bisa mereka lakukan untuk terbebas dari tuduhan itu adalah benar-benar melakukan pemberontakan.


Melihat Qin Chen yang hanya dijaga tiga pengawal, dan dengan jumlah mereka yang lebih dari dua puluh orang. Para bangsawan memiliki pemikiran yang sama. Menangkap Qin Chen, membunuhnya, lalu mereka akan menggantung kepala Qin Chen di gerbang ibukota.


Dengan melakukan itu mereka dapt mengambil alih kekuasaan atas Kekaisaran Shu. Sedangkan untuk Liu Yao, mereka akan menikmati wanita itu secara bergilir karena sudah sejak lama mereka memiliki keinginan menikmati keindahan, yang selalu membuat tubuh mereka panas saat melihatnya.


Melihat para bangsawan tersenyum, Qin Chen tahu apa yang ingin mereka lakukan. “Kalau kalian berencana menangkapku lalu membunuhku, dan setelahnya kalian dapat mengambil alih Kekaisaran ini, dalam mimpi sekalipun kalian tidak akan bisa melakukannya!” Qin Chen berkata dengan tenang.


“Jumlah kalian memang lebih banyak dibandingkan kami, tapi dengan kekuatan kalian yang tidak seberapa, satu orang dari kami sudah cukup untuk memusnahkan kalian semua.” Qin Chen melirik Jin Yan.


Jin Yan yang mengerti maksud dari tatapan mata Qin Chen, dia segera mengambil satu langkah maju, berdiri di depan yang lainnya. Tak menarik keluar pedang miliknya dari sarung pedang, Jin Yan mengarahkan tatapan remeh ke arah para bangsawan.


“Siapa yang ingin maju duluan, atau kalian ingin bersama-sama menyerangku? Lebih baik kalian maju bersama-sama menyerangku supaya waktuku tidak terbuang sia-sia hanya untuk menghadapi kalian!” ujar Jin Yan.


Melihat tidak ada yang maju duluan diantara para bangsawan, Jin Yan yang mulai tidak sabaran berkata dengan jelas, “Karena diantara kalian tidak ada yang ingin memulainya, biarkan aku yang memulainya terlebih dahulu.” Langsung saja Jin Yan melesat maju menyerang mereka.


Sebenarnya Jin Yan bisa saja langsung membunuh mereka di tempat, tapi kali ini dia hanya ingin membuat mereka semua babak belur, dan hukuman mati untuk mereka akan dilakukan keesokan harinya sebelum acara penjamuan untuk menyambut datangnya musim dingin.


“Bugh... Bugh... Bugh... Bugh...” Gerakan Jin Yan yang jauh lebih cepat dari gerakan menghindar lawannya, membuat dia dengan mudah mendaratkan pukulan serta tendangan ke arah tubuh maupun wajah mereka.

__ADS_1


“Kalian yang lemah ini merasa dapat menangkap Yang Mulia Kaisar? Berhadapan denganku saja kalian bisa langsung mati!”


Jin Yan terus saja memukul dan menendang para bangsawan, dia belum belum akan berhenti sampai Qin Chen menyuruhnya untuk berhenti. Jadi, selama Qin Chen masih diam, dia akan terus memukuli mereka.


“Cih, kalian benar-benar lemah!” Jin Yan memaki lawannya yang sama sekali tidak bisa memberi perlawanan sepadan meskipun jumlah mereka lebih dari sepuluh orang.


“Jin Yan, cukup!” Qin Chen menyuruh Jin Yan menghentikan apa yang sedang dia lakukan.


“Baik Yang Mulia.” Jin Yan melakukan sesuai apa yang diinginkan Qin Chen, tapi sebelum kembali ke tempatnya, dia masih sempat menginjak salah satu kaki bangsawan sampai terdengar suara tulang patah dan suara raungan kesakitan.


“Yan Ran, panggil prajurit di luar untuk menyeret mereka ke penjara Kekaisaran!” Qin Chen memberi perintah pada Yan Ran.


“Baik Yang Mulia.” Yan Ran keluar dari ruangan untuk menemui dan menyampaikan tugas yang diberikan Qin Chen pada prajurit yang berada di pantai bawah restoran.


Puluhan prajurit yang dipanggil Yan Ran datang dan menyeret tubuh para bangsawan yang kebanyakan dari mereka dalam keadaan pingsan. Dengan menyeret kaki para bangsawan yang sedang pingsan, prajurit Kekaisaran membawa mereka ke penjara Kekaisaran.


Prajurit lainnya mereka mulai membersihkan sisa-sisa pertempuran antara Jin Yan dan para bangsawan. Setelah semua kembali tertata rapi, Qin Chen dan yang lainnya pergi meninggalkan restoran, dan restoran itu kembali beroperasi seperti biasa.


“Tuan, bagaimana dengan keluarga mereka yang saat ini berada di wilayah kekuasaan mereka masing-masing, apa kita juga memberi hukuman pada mereka?” tanya Jin Fan.


“Mereka juga akan mendapatkan hukuman, tapi mereka akan mendapatkan hukuman bekerja paksa di beberapa tambang yang dikelola oleh Kekaisaran, tapi itu hanya untuk pria.”


“Sedangkan untuk para wanita, mereka akan diasingkan ke tempe terjauh dari ibukota Kekaisaran, dan mereka tidak boleh pergi meninggalkan tempat itu tanpa izin dariku!” Qin Chen sudah memikirkan semua itu sejak mengetahui rencana pemberontakan para bangsawan.


...----------------...


Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2