Legenda Qin Chen

Legenda Qin Chen
Seleksi Calon Prajurit Kura-Kura Hitam


__ADS_3

Jangan lupa like dan komentarnya, terimakasih...


°°°


Pagi-pagi sekali Qin Chen telah sampai di istana Putri Liu Yao, dan dia menyempatkan diri beristirahat sebelum memulai pelatihan prajurit kura-kura hitam.


Setelah beristirahat selama dua jam untuk memulihkan kekuatannya, Qin Chen pergi membersihkan diri, dan begitu selesai bersih-bersih serta berganti pakaian. Dia meninggalkan kediamannya, pergi ke tempat yang sudah dipersiapkan Putri Liu Yao untuk melatih prajurit kura-kura hitam.


Sampai di tempat yang sudah dipersiapkan oleh Putri Liu Yao, kedatangan Qin Chen mendapatkan sambutan dari Zang Lei dan dua orang yang dulunya merupakan wakil pemimpin kelompok bandit kura-kura hitam. Kedua orang itu dulunya tidak memiliki nama, tapi Zang Lei memberi mereka nama Zang Xian dan Zang Seng.


Baru juga Qin Chen sampai, Putri Liu Yao serta keempat pelayan pribadinya datang, dan sang putri mengambil tempat berdiri tepat di sebelah Qin Chen.


Qin Chen hanya tersenyum menyambut kedatangan Putri Liu Yao. Sedangkan Zang Lei dan dua orang lainnya, ketiganya memberi hormat pada Putri Liu Yao dengan cara sedikit membungkukkan tubuh mereka.


Putri Liu Yao sendiri membalas senyuman Qin Chen dengan anggukan kepala, lalu dia menyuruh Zang Lei dan dua orang lainnya untuk kembali berdiri tegak, dan segera mengikuti apa yang ingin dilakukan Qin Chen pada mereka.


Rencananya hari ini Qin Chen tidak akan memberi mereka pelatihan, melainkan terlebih dahulu dia akan melakukan seleksi siapa saja yang dapat mengikuti pelatihannya, dan siapa saja yang hanya akan mengikuti pelatihan sebagai prajurit penjaga istana.


Situasi di tempat pelatihan yang sudah dipersiapkan Putri Liu Yao sudah sangat ramai. Di tempat itu ternyata sudah ada Qiao Bao dan juga Jenderal Shang Hong yang sedang menunggu kedatangan Qin Chen, tapi keduanya tidak ada yang terkejut saat melihat Qin Chen datang bersama Putri Liu Yao.


Melihat sekitar lima belas ribu calon prajurit kura-kura hitam, kedua sudut bibir Qin Chen terangkat membentuk sebuah senyuman saat dia menyadari dari lima belas ribu orang, lebih dari setengah jumlah mereka, mereka telah mempelajari teknik tenaga dalam, yang mana mereka sudah dapat dikatakan lolos seleksi tahap awal. Akan tetapi mereka bisa saja tidak lolos dalam seleksi tahap selanjutnya.


Qin Chen menyiapkan dua tahap seleksi. Seleksi tahap pertama tentang kekuatan, lalu dilanjutkan dengan seleksi tahap kedua yaitu tentang kejujuran dan kesetiaan. Meski seleksi tahap kedua bisa dikatakan sepele, tapi Qin Chen sudah menyiapkan hukuman berat bagi mereka yang tidak dapat lolos di seleksi tahap kedua.


Qin Chen langsung saja melakukan seleksi tahap pertama. Lima belas ribu orang dibagi kedalam 100 kelompok, dan di depan masing-masing kelompok terdapat lima lempengan besi dengan bentuk serta berat yang serupa.


Lempengan besi itu sudah dipersiapkan oleh prajurit Jenderal Shang Hong, sesuai dengan apa yang diminta Qin Chen pada Jenderal Shang Hong, sebelum kepergiannya ke Kerajaan Chu.

__ADS_1


Seleksi tahap pertama sangatlah mudah. Masing-masing orang harus berhasil mengangkat lempengan besi yang sudah dipersiapkan. Meski hanya terangkat beberapa mili dari tanah, orang itu tetap dinyatakan lolos seleksi tahap pertama.


Semua orang segera membuat barisan, dan satu persatu mulai mengangkat lempengan besi di hadapan mereka.


Meski terlihat mudah, dari lima ratus orang pertama yang mencoba mengangkat lempengan besi, hanya dua ratus orang yang bisa melakukannya, dan sisanya langsung masuk ke dalam seleksi untuk menjadi prajurit penjaga istana.


Setelah dua jam berlalu, seleksi tahap pertama berakhir, dan akhirnya didapatkan delapan ribu orang yang berhasil menyelesaikan seleksi tahap pertama. Meskipun sebagian besar dari mereka hanya berhasil mengangkat sedikit lempengan besi yang menjadi tolak ukur lolos tidaknya mereka dari seleksi tahap pertama, mereka tetap dinyatakan lolos.


“Saudara Chen, besi apa sebenarnya yang kamu gunakan untuk seleksi tahap pertama? Kenapa lempengan besi itu terlihat sangat berat?” tanya Qiao Bao penasaran dengan jenis besi yang digunakan Qin Chen dalam seleksi calon prajurit kura-kura hitam.


“Itu hanya lempengan besi murni yang beratnya sekitar tiga ratus kilogram. Seharusnya orang tanpa tenaga dalam tidak bisa mengangkat batu itu, tapi ternyata banyak dari mereka yang bisa melakukannya, dan justru banyak dari mereka yang sudah melatih tenaga dalam gagal menyelesaikan seleksi tahap pertama,” jawab Qin Chen.


Qiao Bao yang penasaran dengan seberapa berat lempengan besi yang digunakan dalam seleksi tahap pertama, dia mencoba mengangkat salah satu lempengan besi tanpa menggunakan tenaga dalam. Hasilnya, dia hanya berhasil mengangkat sedikit lempengan besi, bahkan itu hanya terangkat beberapa centimeter di atas permukaan tanah.


Namun, lempengan besi tak lagi terasa berat saat Qiao Bao menggunakan tenaga dalamnya, “Orang biasa yang berhasil mengangkat lempengan besi, pastinya mereka memiliki fisik yang kuat,” ujar Qiao Bao setelah membuktikan sendiri berat dari lempengan besi yang digunakan dalam seleksi tahap pertama.


“Meski fisik mereka kuat, tapi itu tidak menjamin mereka dapat lolos dari seleksi tahap kedua,” ungkap Qin Chen yang pangandaran saja melakukan seleksi tahap kedua.


Menggunakan metode memberi pertanyaan dan melihat ekspresi orang-orang yang diberi pertanyaan, Putri Liu Yao dan yang lainnya mulai menguji kejujuran, dan kesetiaan calon prajurit kura-kura hitam.


Hanya dalam hitungan menit, banyak calon prajurit kura-kura hitam yang dikeluarkan dari barisan, dan langsung diamankan oleh prajurit penjaga. Mereka yang dikeluarkan dari barisan, adalah mereka yang tidak lolos dalam uji kejujuran dan kesetiaan.


Setelah diamankan prajurit penjaga, mereka segera dibawa ke penjara yang setidaknya mampu menampung lebih dari empat ribu orang, dengan penjagaan ketat ratusan prajurit terlatih.


Seleksi tahap dua berlangsung selama tiga jam, dan pada akhirnya hanya menyisakan lima ribu orang yang lolos untuk menjadi prajurit kura-kura hitam. Mereka yang lolos langsung pergi ke barak prajurit, yang sudah dipersiapkan khusus untuk mereka.


Sedangkan mereka yang tidak lolos, mereka akan dibina secara ketat dan tegas untuk menjadi prajurit bantuan saat terjadi perang. Akan tetapi, hukuman mati akan langsung diberikan pada mereka Seandainya membuat kekacauan atau bahkan sampai berkhianat pada Putri Liu Yao.

__ADS_1


°°°


Setelah melakukan seleksi pada calon prajurit kura-kura hitam, Qin Chen melakukan pembicaraan empat mata dengan Putri Liu Yao. Dia ingin membahas prajurit dalam jumlah besar yang tak lama lagi akan sampai di perbatasan Kerajaan Shu dan Kerajaan Chu.


Putri Liu Yao sempat terkejut saat Qin Chen mengatakan adanya puluhan ribu orang yang akan segera bergabung dengan prajurit kura-kura hitam, dan lagi mereka semua adalah orang-orang terlatih yang sudah kenyang akan pengalaman bertempur di medan perang.


Akan tetapi, saat Putri Liu Yao mengingat siapa sosok Qin Chen, dia tidak lagi terkejut dengan banyaknya orang yang akan bergabung dengan prajurit kura-kura hitam. Bagaimanapun juga, seorang Jenderal besar Kerajaan Chu, pastilah punya prajurit yang setia padanya, sekalipun sang Jenderal telah melepas gelarnya.


“Kota Hebei berada diantara ibukota dan Kota Zhuhai, dan di kota itu juga terdapat barak prajurit yang mampu menampung lebih dari seratus ribu prajurit...” Putri Liu Yao menatap Qin Chen, lalu dia kembali berkata, “Kalau kamu setuju, biarkan orang-orang itu tinggal di tempat itu, dan ke depannya tempat itu akan menjadi barak khusus untuk prajurit kura-kura hitam...”


Qin Chen setuju dengan menjadikan Kota Hebei menjadi tempat tinggal prajurit kura-kura hitam. Bagaimanapun juga, mereka yang akan datang tidak bisa ditampung, di tempat yang sekarang digunakan untuk melatih prajurit kura-kura hitam.


“Putri, untuk keluarga prajurit kura-kura hitam yang berada di istana, bagaimana kalau kita lebih dulu memindahkan mereka di Kota Hebei?” ujar Qin Chen.


Putri Liu Yao sejenak berpikir, lalu dia berkata, “Banyak tempat di kota Hebei yang bisa mereka tempati, tapi aku harus terlebih dahulu membangun tempat tinggal untuk mereka. Setidaknya butuh satu bulan untuk menyiapkan tempat tinggal baru untuk mereka,” ungkap Putri Liu Yao.


Waktu satu bulan bukanlah waktu yang lama, tapi setidaknya seluruh keluarga prajurit kura-kura hitam akan mendapatkan tempat yang layak di Kota Hebei, meski kedepannya mereka harus beradaptasi dengan kehidupan di tempat baru.


Selesai melakukan pembicaraan empat mata, Qin Chen dan Putri Liu Yao kembali ke tempat Qiao Bao dan yang lainnya. Saat keduanya sampai, ternyata semua orang sedang sibuk mempersiapkan makanan untuk makan sore.


Putri Liu Yao tanpa sungkan langsung membantu mereka menyiapkan makanan, begitu juga dengan Qin Chen yang tak malu membantu mencuci sayuran yang akan diolah oleh para wanita.


Setelah hampir dua jam berkutat membuat sajian makanan, akhirnya makanan untuk makan sore telah tersaji di atas meja. Tidak ada makanan mewah, yang ada hanyalah makanan sederhana tapi memiliki nilai gizi tinggi.


Rasa lelah dan lapar setalah kegiatan yang berlangsung dari pagi sampai sampai sore hari, membuat semua orang lahap memakan makanan mereka, dan hanya dalam beberapa menit semua makanan habis tak tersisa.


Selesai mengisi perut, Putri Liu Yao memutuskan kembali ke istana tempat tinggalnya dengan dikawal Qiao Bao dan juga Jenderal Shang Hong. Sedangkan Qin Chen, mulai hari ini dia akan tinggal di tempat pelatihan, dan hanya kembali ke istana Putri Liu Yao saat ada sesuatu yang membutuhkan kehadirannya.

__ADS_1


°°°


Bersambung...


__ADS_2