Legenda Qin Chen

Legenda Qin Chen
Melenyapkan Para Pengacau


__ADS_3

Jangan lupa like dan komentarnya, terimakasih.


...----------------...


Setelah mendengar laporan Jin Fan dan Jin Yan tentang utusan Kekaisaran Barat dan dua prajurit pengawalnya, Qin Chen membiarkan keduanya kembali ke kediaman mereka sedangkan dia memilih melihat-lihat persiapan acara pernikahannya. Di tengah kegelapan malam dan terlebih dahulu menghilangkan hawa keberadaannya, Qin Chen melihat persiapan pernikahannya dari kejauhan. Senyum terlihat di bibirnya melihat persiapan yang sebentar lagi selesai.


Akan tetapi senyum di bibir Qin Chen seketika luntur saat dia mendengar pembicaraan beberapa orang yang dia ketahui orang-orang itu adalah para petinggi Kerajaan, yang tidak memiliki hubungan dekat dengan Liu Yao, maupun dengan dirinya. Mereka memang dari awal mendukung kepemimpinan Liu Yao, tapi ada maksud tertentu dengan dukungan yang mereka berikan kepada sang putri.


“Aku memberi dukungan padanya supaya dia memilih putraku sebagai suami, dan dengan itu putraku pasti menjadi Raja baru Kerajaan Shu. Akan tetapi dia justru memilih pria yang berasal dari Kerajaan lain,” kata salah satu dari mereka.


“Bukan hanya kamu yang menginginkan itu, aku dan putraku juga menginginkan hal yang sama,” kata yang lainnya.


“Kalaupun bukan putraku, setidaknya ada salah satu dari putra kalian yang menjadi Raja baru Kerajaan ini supaya kedudukan kita semakin kuat. Namun, putri justru memilih pria itu,” kata pria tertua diantara tiga pria yang baru saja meninggalkan aula istana Kerajaan Shu.


“Pria itu memang berjasa besar pada Kerajaan Shu, tapi dia tetap bukan siapa-siapa di Kerajaan ini, dan menurutku dia tidak pantas menjadi Raja baru Kerajaan Shu.”


“Aku juga tidak setuju dengan pernikahan mereka, dan aku sudah menyiapkan rencana untuk menggagalkan rencana pernikahan mereka. Apa kalian berdua ingin bergabung dengan rencanaku?”


Keduanya serempak menganggukkan kepala, meskipun mereka belum tahu rencana yang disiapkan sosok yang belum lama ini menjabat sebagai pejabat Menteri Keuangan Kerjaan Shu.


Melihat keduanya menganggukkan kepala, pejabat Menteri Keuangan menjelaskan pada keduanya rencana yang sudah dia atur. “Aku sudah menyewa kelompok pembunuh bayaran terbaik dari Kekaisaran Barat, dan bisa aku pastikan pria itu mati di tangan mereka!” katanya mengatakan rencananya.


Keduanya tersenyum mendengar rencana itu, tapi tanpa mereka ketahui ada yang ikut tersenyum setelah mendengar rencana pejabat Menteri Keuangan Kerajaan Shu.


“Kalau begitu apa yang harus kami lakukan untuk melancarkan rencanamu? Apa perlu kami menyewa kelompok pembunuh bayaran lainnya?” tanya pria yang menjabat sebagai Gubernur ibukota Kerajaan.


“Kalian tidak perlu menyewa kelompok pembunuh bayaran lainnya. Kalian cukup menyewa beberapa orang pendekar untuk membuat kekacauan, dan memberi celah pada pembunuh bayaran yang aku sewa untuk mengakhiri hidup pria itu,” jawab pejabat Menteri Keuangan Kerajaan.

__ADS_1


“Kalau cuma itu, aku akan menyewa pendekar terbaik di Kerajaan Shu untuk membuat kekacauan.”


“Aku juga akan melakukan hal yang sama.”


Ketiganya sudah sepakat melakukan tugas masing-masing, dan segera berpencar untuk pulang ke kediaman mereka masing-masing sebelum ada yang curiga dengan keberadaan mereka.


Gubernur ibukota yang berjalan pulang bersama pejabat yang menjabat Wakil Menteri Keuangan, tiba-tiba saja sosok pria bertopeng yang mereka kenali sebagai Qin Chen muncul dan menghadang perjalanan mereka.


Merasa tidak ada sesuatu yang mencurigakan dengan kemunculan Qin Chen, keduanya terlihat tenang dan menunjukkan sikap yang selama ini mereka tunjukkan tiap kali bertemu dengan Qin Chen di aula istana Kerajaan, maupun di istana Kerajaan.


“Bukannya ini sudah terlalu malam, kenapa kalian berdua masih berada di tempat ini? Apa ada sesuatu yang terjadi sehingga kalian berdua masih berkeliling saat seharusnya semua orang sudah terlelap dalam tidurnya?” tanya Qin Chen.


“Yang Mulia, kebetulan malam ini kami mendapatkan tugas mengawasi persiapan pernikahan di aula istana, dan ini kami sedang berjalan pulang.” jarak kediaman mereka dengan istana sangatlah dekat, membuat keduanya tidak menggunakan kereta kuda saat bepergian ke istana Kerajaan.


“Kalau begitu, aku tidak salah mengikuti orang,” ujar Qin Chen sambil menyeringai.


Melihat seringaian Qin Chen, keduanya mulai merasakan sesuatu yang buruk akan terjadi, tapi mereka mencoba tetap tenang. “Apa maksud Yang Mulia tidak salah mengikuti orang?” tanya pejabat Wakil Menteri Keuangan Kerajaan.


Sedangkan dua orang yang mendengar perkataannya, tiba-tiba saja tubuh mereka bergetar. Keduanya tidak menyangka kalau Qin Chen mengetahu rencana yang belum lama ini membuat mereka bersorak menang.


“Ya... Yang Mulia, kami tidak merencanakan sesuatu seperti apa yang Yang Mulia tuduhkan pada kami. Ta.. Tadi, kami hanya terlibat pembicaraan tentang membuat semakin meriah pesta pernikahan Yang Mulia,” kata Gubernur ibukota Kerajaan.


“Oh, apa yang kalian maksud membuat semakin meriah pesta pernikahan itu dengan cara membuat kekacauan, dan mengirim pembunuh bayaran untuk mengakhiri hidupku?” Qin Chen mengarahkan sorot mata tajam ke arah keduanya.


Keduanya yang tahu kalau Qin Chen benar-benar mengetahui rencana mereka di hari pernikahannya, segera saja mereka bersujud di hadapan Qin Chen dan memohon pengampunan.


Namun, sayangnya mereka memohon pengampunan pada orang yang salah. Qin Chen bukanlah orang yang memberi pengampunan pada siapapun yang memiliki niatan buruk pada orang-orangnya, apalagi dua orang di depannya memiliki niatan buruk padanya.

__ADS_1


Tentu saja tidak ada maaf atau pengampunan untuk keduanya, dan lagi bukan hanya mereka yang harus menanggung kesalahan. Melainkan, seluruh keluarga mereka juga akan menanggung apa yang sudah mereka lakukan.


“Ya.. Yang Mulia ampuni kami! Kami hanya terpengaruh ajakan pejabat Menteri Keuangan,” kata Gubernur ibukota Kerajaan.


Qin Chen hanya tersenyum mendengar itu. “Kalian tidak perlu saling menyalahkan karena kalian semua akan mendapatkan hukuman yang sama. Akan tetapi, dikarenakan aku sedang baik, jadi aku putuskan tidak hanya memberikan hukuman pada kalian, tapi keluarga kalian juga akan mendapatkan hukuman yang sama,” ungkap Qin Chen yang tidak setengah-setengah dalam memberikan hukuman.


“Ya... Yang Mulia, mohon ampuni kami! Kami berjanji tidak akan mengulangi kesalahan yang sama!” kali ini pejabat Wakil Menteri Keuangan yang memohon pengampunan pada Qin Chen.


“Kamu mengatakan itu karena semua rencana yang sudah kamu persiapkan ketahuan olehku. Coba saja kalau rencana kalian berhasil, pasti kalian bersenang-senang di atas kematianku. Maaf saja aku tidak pernah melepaskan atau mengampuni siapapun yang memiliki niatan buruk padaku!” ujar Qin Chen lalu dengan gerakan yang teramat cepat, dia menarik keluar pedangnya dari sarung pedang, kemudian dengan sekali ayun dua kepala terpenggal olehnya.


“Tenang saja, kalian tidak akan pergi ke alam kematian, tanpa keluarga kalian. Begitu urusanku dengan pejabat Menteri Keuangan selesai, aku pastikan mengirim keluarga kalian, untuk menemani kalian berjalan menuju alam kematian,” ujar Qin Chen lalu dengan teknik meringankan tubuh dia melesat pergi ke kediaman pejabat Menteri Keuangan Kerajaan Shu.


Sampai di bagian dalam kediaman pejabat Menteri Keuangan Kerajaan tanpa ada yang menyadari keberadaannya, Qin Chen menemukan apa yang dia cari di kediaman pejabat Menteri Keuangan Kerajaan.


“Ternyata tidak sulit menemukan kelompok pembunuh yang dia sewa karena orang-orang itu berada di kediamannya,” gumam lirih Qin Chen, melihat pejabat Menteri Keuangan dan lima orang pria sedang membicarakan rencana penyerangan di pesta pernikahan.


“Swusshh...” tiba-tiba sosok Qin Chen muncul di tengah-tengah mereka, dan pedang di tangannya baru saja memenggal salah satu anggota kelompok pembunuh bayaran yang disewa pejabat Menteri Keuangan.


“Pejabat Menteri Keuangan, terimakasih sudah mengumpulkan orang-orang seperti mereka di tempat ini, sehingga malam ini juga aku dapat memastikan kematian untuk kalian semua!” kata Qin Chen sambil bergerak menyerang anggota kelompok pembunuh bayaran yang hanya tersisa empat orang.


Gerakan Qin Chen yang lincah dan cepat serta musuhnya yang belum siap dengan serangan tiba-tiba, membuat keempat musuh Qin Chen harus menerima kekalahan dengan anggota tubuh terpotong-potong menjadi beberapa bagian.


“Sekarang giliran kamu!” Qin Chen menatap pejabat Menteri Keuangan Kerajaan.


“Ya.. Yang Mulia, ampuni hamba!” teriak pejabat Menteri Keuangan.


“Mengampuni orang sepertimu yang menginginkan kematianku? Meskipun ini dalam mimpimu, tetap saja tidak ada pengampunan untukmu, dan kau memang pantas mati!” ujar Qin Chen dan langsung saja dia menebas leher pejabat Menteri Keuangan Kerajaan Shu.

__ADS_1


...----------------...


Bersambung.


__ADS_2