
Jangan lupa like dan komentarnya, terimakasih.
...----------------...
Saat ini keadaan istana Kerajaan Shu sangat tenang. Kabar pernikahan Liu Yao dan Qin Chen yang dulunya merupakan pangeran Kerajaam Chu sudah tersebar luas hampir ke seluruh wilayah Kerajaan Shu.
Persiapan pernikahan yang tinggal menghitung hari juga sedang di kebut, dan diperkirakan seluruh persiapan akan terselesaikan dua hari sebelum digelarnya acara pernikahan.
“Aku buru-buru kembali ke ibukota begitu mendengar kabar pernikahan Tuan Qin Chen dan Putri Liu Yao,” kata Jin Han yang baru saja sampai di ibukota Kerajaan Shu.
“Sama saja, aku juga buru-buru kembali ke ibukota setelah mendengar kabar itu,” ujar Zang Lei yang juga baru sampai di ibukota Kerajaan Shu.
“Kakak Han, Kakak Lei, apa kalian ingin terus berdiri di tempat ini dan tidak masuk untuk memberi laporan pada Tuan?” tanya Mu Niao yang mendapat tugas dari Liu Yao untuk menyambut kedatangan Jin Han dan yang lainnya.
“Adik Niao, lama tidak bertemu, entah kenapa aku melihatmu semakin cantik,” goda Zang Lei yang memang beberapa tahun lebih tua dibandingkan usia Mu Niao.
Mu Niao hanya mendengus kesal mendengar itu, lalu dia begitu saja melangkah pergi meninggalkan Jin Han, Zang Lei, dan yang lainnya. Mereka semua adalah orang-orang yang baru saja kembali dari bekas wilayah Kerajaan Gui, dan bekas wilayah Kekaisaran Qing.
Selain Jin Han dan Zang Lei, di tempat yang sama juga ada Qiao Bao, Jin Fan serta Jin Yan, dan terakhir ada para Jenderal serta Wakil Jenderal Kerajaan. Meskipun baru melakukan perjalanan jauh, tak sedikitpun terlihat raut kelelahan di wajah mereka.
“Sebaiknya kita segera mengikuti saudari Niao karena ada yang ingin segera aku laporkan pada Tuan,” ujar Jin Han, lalu dia menjadi orang pertama yang menyusul Mu Niao.
“Saudara Han tunggu! Kebetulan aku juga ingin melaporkan sesuatu pada Tuan.” Zang Lei langsung saja berlari menyusul Jin Han yang sudah cukup jauh.
Sedangkan Qiao Bao, Jin Yan, Jin Fan, serta para Jenderal dan Wakil Jenderal Kerajaan, mereka hanya berjalan santai karena apa yang ingin mereka laporkan pada Qin Chen, telah diwakilkan pada Jin Han dan Zang Lei.
__ADS_1
Sementara itu di istana Kerajaan Shu dimana Qin Chen dan Liu Yao sedang menunggu kedatangan Jin Han dan yang lainnya. Keduanya terlihat sedang menikmati waktu berdua dengan saling mengumbar kemesraan.
Namun, untuk sementara waktu kemesraan mereka harus berakhir saat kasim yang berjaga di luar istana mengumumkan kedatangan Mu Niao, Jin Han, dan Zang Lei. Tak lama kasim juga mengumumkan kedatangan Qiao Bao dan yang lainnya.
Mendengar itu keduanya segera kembali duduk di tempat masing-masing, dan menunjukkan sikap seolah tidak pernah terjadi apa-apa di antara mereka.
Semua orang yang memasuki istana segera menempati tempat duduk mereka masing-masing, kecuali Mu Niao dan Jin Han. Keduanya saat ini berada di sisi Qin Chen dan Liu Yao karena mereka adalah pengawal pribadi dua sosok paling penting di Kerajaan Shu.
Dengan sorot mata tajam Qin Chen memastikan keadaan semua orang. Senyuman terlihat di wajah Qin Chen setelah dia melihat semua orang dalam keadaan baik-baik saja, sama persis dengan keadaan terakhir kalinya dia melihat keadaan mereka.
“Laporkan apa saja yang ingin kalian laporkan tentang perkembangan keadaan di bekas wilayah Kekaisaran Qing, dan di bekas wilayah Kerajaan Gui!” ujar Qin Chen setelah memastikan semua orang dalam keadaan baik-baik saja.
“Tuanku, seluruh wilayah yang dulunya bagian dari Kerajaan Gui telah sepakat menjadi bagian Kerajaan Shu, dan mereka akan mulai mengirim pajak tahunan begitu perhitungan tahun ini berakhir,” kata Jin Han setelah dia melangkah di hadapan Qin Chen dan berlutut.
Zang Lei juga melaporkan hal yang sama, tapi karena luasnya wilayah yang dulunya merupakan wilayah Kekaisaran Qing, masih ada beberapa wilayah yang belum berhasil dijangkau oleh Kavaleri Naga Hitam.
Qin Chen mengangguk puas dengan pencapaian mereka, lalu dia berkata. “Aku ingin mendengar tanggapan kalian tentang aku yang ingin mendirikan tiga Kerajaan Baru, dan menjadikan tiga dari kalian yang berada di tempat ini sebagai Raja di Kerajaan itu!”
"Aku sama sekali tidak keberatan dengan keinginan Tuan,” kata Jin Han menjadi orang pertama yang menanggapi keinginan Qin Chen.
Semua orang setuju dengan apa yang diinginkan Qin Chen. Mereka tahu tujuan akhir dari keinginan Qin Chen. Dengan memiliki empat Kerajaan pendukung, Qin Chen bisa meningkatkan status Kerajaan Shu menjadi sebuah Kekaisaran.
Akan tetapi, itu semua baru dapat terwuju, setelah Kerajaan Tang memberikan dukungan kepala Kerajaan Shu. Meskipun tidak sebanyak pendukung yang dulu mendukung berdirinya Kekaisaran Qing, dengan kekuatan empat Kerajaan, Kekaisaran Shu diyakini dapat berdiri kokoh, melebihi pencapaian Kekaisaran Qing.
Melihat semua orang setuju, Qin Chen kembali berkata. “Jin Han, aku menunjuk kamu sebagai raja Kerajaan Han, yang akan memiliki wilayah bekas Kerajaan Ming. Zang Lei, aku menunjuk kamu menjadi Raja Kerajaan Zang yang akan memiliki setengah wilayah Kekaisaran Qing. Qiao Bao, Kerajaan Qiao adalah tanggungjawabmu, dan bekas wilayah Kerajaan Gui adalah wilayah kekuasaanmu.”
__ADS_1
“Jin Yan, kamu akan menggantikan posisi Qiao Bao sebagai salah satu Jenderal Kerajaan Shu. Shang Hong, sekarang kamu adalah Jenderal Perang, Jenderal tertinggi Kerajaan Shu. Untuk Jin Fan dan Mu Niao, kalian berdua akan menjadi pengawal kami,” ujar Qin Chen sambil mengarahkan pandangannya ke arah Liu Yao.
“Sedangkan Kalian para Jenderal dan Wakil Jenderal yang sudah menjadi bagian dari Kerajaan Shu selama puluhan tahu, kalian aku angkat sebagai Jenderal Agung, dan silahkan mengirim keturunan kalian untuk mengikuti pelatihan supaya kelak di masa depan mereka dapat meneruskan tuga-tugas kalian!” kata Qin Chen yang tidak ingin melihat Jenderal yang sudah berumur terus berperang di perbatasan.
Seluruh Jenderal dan Wakil Jenderal tersenyum senang mendengar itu, dan mulai sekarang mereka ingin menghabiskan banyak waktu bersama keluarga, yang selama ini sering mereka tinggalkan.
“Dengan begini aku berharap kita dapat meningkatkan kekuatan wilayah timur agar tidak lagi diremehkan orang-orang barat!” kata Qin Chen dengan suara lantang.
Selesai mengatakan semua yang ingin dia katakan. Qin Chen mempersiapkan semua orang kembali ke kediaman mereka masing-masina. Itu semua dia lakukan karena karena tahu mereka semua belum istirahat setelah sampai di ibukota.
“Yao'er, Begitu kita meresmikan hubungan, dan aku dinobatkan menjadi Raja Kerajaan Shu. Kita sudah harus dihadapkan dengan permasalahan yang menumpuk. Kerajaan Chu, dan Kekaisaran Barat. Keduanya merupakan masalah utama yang harus segera kita selesaikan.” ujar Qin Chen yang sudah memilih panggilan khusus untuk Liu Yao.
“Chen’gege, sebenarnya aku tahu cara terbaik untuk membuat Kerajaan Chu menjadi bagian dari Kerajaan Shu,” kata Liu Yao.
“Cara apa yang kamu maksud?” tanya Qin Chen.
“Bagaimana kalau Chen'gege menjadikan Ratu Li Wei sebagai salah satu istri?” kata Liu Yao yang seketika membuat Qin Chen mengarahkan sorot mata tajam padanya.
Qin Chen menggelengkan kepala. “Aku tidak mungkin melakukan itu!” balas Qin Chen.
“Di dunia ini aku hanya ingin memilih satu wanita menjadi pendamping hidupku, dan pilihan itu sudah aku jatuhkan padamu.” Qin Chen sudah berkomitmen hanya ingin memiliki satu wanita di hidupnya, tidak seperti pria lainnya yang memiliki banyak wanita dalam hidupnya.
Liu Yao tersenyum senang mendengar perkataan Qin Chen. Dia tahu kalau pria itu serius dengan perkataannya, tapi dia tidak akan pernah melarah kalau pria nya menginginkan wanita lain selama dirinya adalah wanita pertamanya.
Qin Chen tiba-tiba saja menarik Liu Yao duduk di atas pangkuannya. “Aku pastikan tidak ada wanita lain dalam hidupku selain kamu,” ujarnya lalu dia mendaratkan ciuman di bibir Liu Yao, dan dengan lembut dia mulai ******* bibir manis sang putri.
__ADS_1
...----------------...
Bersambung.