Marsyalfa Gadis Istimewa

Marsyalfa Gadis Istimewa
membuat rencana penyerangan


__ADS_3

setelah semua sosok yang di panggil sukma muncul termasuk kakek tua yang bertemu dengan syalfa di dalam tahanan juga berada disana yang ternyata adalah teman sekaligus sahabat dari ki wicaksana.


" bagaimana kalian bisa saling mengenal? dan bagaimana kalian bisa keluar dari tahanan itu? " tanya syalfa penasaran.


" aku ,aditya dan yara yang menolong mereka" jawab ki wicaksana.


" sebaiknya kita segera membuat rencana sekarang juga, karena ini sudah sangat darurat , mengingat waktu kita hanya malam ini saja" kata riyan.


" syalfa, disini kamu lah orang utamanya yang akan melawan pemimpin ilmu hitam itu, dia dalam lindungan iblis, bahkan di dalam tubuhnya juga ada darah iblis , sosok iblis akan segera bangkit menguasai tubuh pemimpin ilmu hitam itu seutuhnya setelah acara pembangkitannya, jika itu terjadi kita semua pasti akan musnah, itu juga kalau mereka langsung membunuh kita mungkin itu akan jauh lebih baik, tapi jika kita di jadikan budak untuk menganut ilmu yang sama bahkan menjadikan kita sebagai alat untuk mereka mencapai tujuan utama mereka, itu sangat menyiksa dari kematian itu sendiri" jelas ki wicak pada syalfa.


" lalu?" tanya syalfa.


" jika kamu perhatikan di punggung tangannya ada sebuah tanda berwarna merah seperti lambang sebuah api dan di sana juga ada sebuah gelang benang berwarna merah dengan 3 bola kecil dengan warna yang berbeda, saat kamu melawannya perhatikan tanda api di tangannya jika tanda itu berwarna merah kamu segera bunuh dia, jika perlu tancapkan pedang roh tepat ke jantungnya, lalu kamu potong tangan itu dan buang tubuhnya ke dalam api pembangkitan, sedangkan tangannya yang terpotong dengan gelang itu. kamu putuskan gelang itu dan lemparkan ke api secara terpisah. sedangkan potongan tangannya kamu berikan ke pada 5 sosok sodara tiri dari pemimpin ilmu hitam itu, biarkan mereka memakan tangan saudaranya sendiri.karena tanpa gelang itu, kelima sosok itu tidak akan tahu , jika itu adalah tangan saudara tiri mereka" jelas ki wicak panjang lebar.


" baiklah, apa setelah aku membunuhnya semua berakhir?" tanya syalfa.


" iya, tapi ini tidak akan mudah, seperti apa yang kamu bayangkan, jika kamu sampai terlambat membunuhnya dan tanda itu berubah berwarna hitam, itu tandanya tubuh pemimpin ilmu hitam sedang dalam kendali iblis yang sesungguhnya dan itu sangat berbahaya, bahkan kamu sendiri belum tentu bisa melawannya, karena kamu belum sempurna, kekuatanmu saat ini bahkan belum setengah darinya. saat itu terjadi hanya pertama biru, kekuatan kalung emas , pedang roh dan permata dalam tubuhmu yang bisa melawannya, tapi tentu itu butuh sebuah pengorbanan, entah pemilik permata biru itu yang akan musnah, atau nyawamu sendiri yang akan jadi taruhannya, juga bisa saja nyawa keduanya. aku sendiri tidak bisa menjamin keberhasilannya, karena aku juga belum terlalu tahu banyak tentang kekuatan dari benda- benda yang ada padamu" .


" siapa pemilik permata biru yang kamu maksud?" tanya syalfa .


"kamu pasti sudah tau siapa dia?".


syalfa hanya diam lalu menoleh kepada kekasihnya yang juga menatapnya.


" lalu , apa yang akan kami lakukan?" tanya lucky yang ikut penasaran.


" kamu, pak hanz , daren,andika kalian berempat akan menolong rania dan giano yang di tahan.

__ADS_1


sedangkan yang lain, kalian matikan lilin jiwa yang menyala di sebuah ruangan khusus, tapi disana juga banyak sosok yang menjaga lilin- lilin itu. sukma, gea, riyan akan mendampingi kalian .


" baik aku mengerti" jawab lucky.


" bagaimana dengan kalian?" tanya pak hanz.


"semua yang berada disini akan melawan siluman juga sosok lain disana nanti, karena jumlahnya yang memang cukup banyak, semoga kami tidak kalah jumlah" jelas ki wicak." setelah kalian berhasil membebaskan rania, beritahu rania untuk membunuh keenam manusia berbaju hitam yang melakukan upacara itu dan bantu dia membakar tubuh mereka dengan api pembangkitan disana" kata ki wicak lagi.


" baik, kami mengerti" jawab pak hanz yang juga di angguki oleh yang lain.


" bagaimana denganku" tanya mario yang sedari tadi sudah menunggu tugas apa yang akan iya lakukan.


" kamu akan menjadi pelindung bagi syalfa dari berbagai macam serangan lain yang mengancam keselamatannya, saat syalfa sedang bertarung dengan pemimpin mereka. kamu juga bertugas memecahkan sebuah lampu jiwa dengan bola berwarna hitam yang bercahaya, gunakan kekuatan biru yang ada dalam tubuhmu untuk menghancurkannya, lampu itu pasti ada di dekat api pembangkitan, hancurkan sesegera mungkin, agar kekuatannya melemah, sehingga memudahkan syalfa untuk membunuhnya" .


"baiklah, aku siap" kata mario tegas.


syalfa menatap mario, lalu memeluk kekasihnya erat. entah kenapa, perasaannya gelisah, ada rasa sakit di hatinya membuatnya merasa ingin menangis, tapi tidak tahu menangis untuk apa, hanya dekapan nyaman yang ingin dia rasakan malam ini. tidak peduli teman- temannya akan berfikiran apa tentangnya, yang jelas dia hanya ingin memeluk tubuh nyaman ini sampai waktu istirahat mereka besok usai dan menjalankan tugas yang telah menanti.


" kamu kenapa hemm" tanya mario yang merasa sikap syalfa kali ini aneh, walaupun mario cukup senang dengan sikap manja syalfa sekarang.


"aku hanya ingin memelukmu seperti ini, sampai besok pagi. apa boleh?" tanya syalfa menatap mario dengan wajah memelasnya.


" jangan menatapku seperti itu, nanti aku bisa hilang kendali. okay ! malam ini sesuai kemauanmu tuan putri" kata mario membalas pelukan syalfa.


" sayang, boleh aku tanya sesuatu?" kata mario menatap wajah syalfa serius.


" tentu".

__ADS_1


" apa sewaktu kecil kamu memiliki teman laki- laki yang berarti untukmu?"


" iya" jawab syalfa singkat masih membenamkan wajahnya didada mario.


" siapa namanya?" tanya mario dengan jantung yang sudah berdetak tak karuan.


syalfa mendongakan wajahnya menatap mario lalu berkata'' PIU ! "


mario cukup kaget mendengar nama itu lalu melepaskan pelukannya menatap syalfa lekat. piu? tanya mario, apa dia pernah memberimu sebuah kalung berwarna emas dengan liontin matahari? tanyanya.


syalfa mengangguk dan tersenyum hangat pada mario. mario yang mendapat anggukan itu langsung memeluk syalfa erat, dengan meneteskan air matanya. ternyata kekasih kecilnya adalah syalfa, pantas saja saat melihat syalfa, dirinya langsung merasakan sesuatu yang membuat jantungnya bergetar seperti perasaannya pada kekasih masa kecilnya dulu, sudah lama mario mencari syalfa, bahkan ketempat-temat yang dulu pernah mereka kunjungi juga ke rumah lama gadisnya. namun ternyata mereka sekeluarga telah pindah entah kemana.


" apa kamu tahu mentari? aku sudah lama mencarimu, aku selalu menunggumu kembali" kata mario di sela- sela pelukannya.


" aku tahu" jawab syalfa.


" maksudmu?" tanya mario yang melonggarkan pelukannya sesaat agar bisa menatap wajah kekasihnya .


" aku bisa melihat ke dalam ingatanmu dan aku mendapat penglihatan itu, aku tahu kamu Piuku sedari awal kita bertemu" kata syalfa tersenyum manis.


" kenapa kamu tidak memberitahuku hah, dasar gadis nakal" kata mario mencubit hidung syalfa gemas.


" hemm, maafkan aku. aku berniat setelah kita keluar dari sini dengan selamat, baru aku ingin memberitahukanmu semuanya" jelas syalfa.


" aku mengerti, sekarang sudah larut. teman- teman juga sudah tertidur, sebaiknya kita juga tidur" kata mario.


" hemm, selamat malam piu ku".

__ADS_1


" selamat malam juga mentariku" kata mario mencium kening syalfa lembut, lalu memeluknya kembali. keduanya tidur berpelukan tak lupa dengan senyuman manis keduanya menuju ke alam mimpi.


__ADS_2