
mereka berjalan melewati hamparan mayat itu dengan perlahan.
" maaf kan kami, kami terpaksa menginjak kalian" gumam ike dalam hati yang merasa tak tega menginjak tubuh- tubuh itu.
kaki mereka melangkah dengan perlahan seakan tidak ingin menyakiti tubuh- tubuh yang mereka lewati.
hingga..
GREP
sebuah cengkraman di kaki syalfa , membuat syalfa kaget dan menghentikan langkahnya syalfa sempat akan menoleh ke arah kakinya yang terasa seperti tercengkram sesuatu.
sedangkan mario menoleh , saat mendapati syalfa yang menghentikan langkahnya, karena tangannya yang sedari tadi memang menggandeng tangan kekasihnya itu, sehingga mau tak maupun ikut berhenti.
" ada apa sayang?" tanya mario.
" aku merasa kakiku tertahan sesuatu" jawab syalfa.
keduanya menoleh menatap kedua kaki syalfa, dan benar saja salah satu kakinya tertahan, ada sebuah tangan yang mencengkram kaki kanannya.
syalfa dan mario tertegun sesaat, namun kemudian syalfa dan mario mencoba lebih mendekat.
" kau masih hidup?" tanya mario pada seorang lelaki paruh baya dengan tubuh cukup mengenaskan, kedua kakinya hilang entah kemana, darah mengalir terus menerus di bawah sana.
" iya, aku memiliki ilmu dalam cukup kuat, tapi sekarang aku sudah tidak sanggup lagi. nak, kamu orang yang istimewa, beruntung aku bisa bertemu denganmu sebelum aku mati, tolong balaskan dendam kami pada mereka yang meresahkan" kata laki- laki itu, lalu mengulurkan sebuah kalung dengan permata berwarna keemasan kepada syalfa ." ini terimalah kalung ini, suatu saat benda ini akan membantumu , tapi jangan sampai pemimpin mereka tahu tentang kalung ini . itu akan menjadi sebuah petaka besar jika dia mendapatkannya, aku sudah bersusah payah melindungi kalung ini" ucapnya.
__ADS_1
" terimakasih kakek, aku menerimanya. tapi bagaimana kau bisa berada di sini?" tanya syalfa, karena saat menyentuh dan menatap mata kakek itu, dia sama sekali tidak mendapatkan sebuah gambaran seperti dulu.
" aku tidak bisa menceritakannya itu terlalu panjang dan rumit dan akan membutuhkan waktu yang cukup lama, lebih baik kalian segera pergi karena waktu kalian juga hanya sedikit" ucapnya.
" tapi kakek bagaimana?" tanya syalfa yang khawatir.
" tidak apa pergilah" ucapnya meyakinkan syalfa.
lalu mata tua itu menatap mario lekat, "bawalah dia bersamamu, aku tahu kau mencintainya dengan tulus, dia adalah cinta masa kecilmu yang selama ini kamu tunggu, berkorbanlah lagi untuknya kali ini. jika memang kalian berjodoh, pasti akan ada jalan untuk membawamu kembali padanya" ucap lelaki tua itu.
" apa maksudmu?" tanya mario meminta penjelasan atas perkataan kakek tua.
.
uhuk
uhuk
syalfa dan mario menatap kakek tua itu dengan tatapan nanar.
banyak pertanyaan di benak keduanya tentang ucapan yang menggantung itu.
" apa maksudnya, apa maksudnya menyuruh mario untuk berkorban?" kata syalfa dalam hati.
" cinta masa kecil? jadi...? benarkah dia?" kata mario dalam hati menoleh menatap kekasihnya lekat.
__ADS_1
" hey, kenapa kalian berdua lama sekali disitu ! ayo cepat jalan" kata lucky yang harus kembali karena menoleh ke belakang malah mendapati keduanya berdiam diri di tempat yang sama.
teriakan itu membuyarkan lamunan keduanya, syalfa langsung menyimpan kalung itu yang menurutnya cukup aman .
" ayo" kata mario menarik tangan syalfa untuk berjalan beriringan dengannya menyusul teman- temannya.
syalfa menoleh ke arah kakek itu sesaat lalu melangkah pergi mengikuti langkah mario.
setelah menempuh waktu 1 jam melewati tanah kering yang membuat telapak kaki mereka sakit dan melewati banyaknya pohon yang cukup membuat mereka merinding akhirnya kini mereka telah sampai di sungai dengan air yang jernih.
buru- buru ike dan yang lain menghampiri air sungai itu. setelah melihat gea yang sudah memastikan sungai itu aman untuk mereka semua.
ike mengambil air itu untuk meminumnya kemudian mencuci wajah dan tubuhnya yang sebelumnya terkena darah para payat, begitu pula dengan yang lain melakukan hal yang sama.
" uuh, akhirnya tenggorokanku yang kering ini tersiram air juga, aah segarnya" kata lucky.
" iya, tubuhku yang terasa kering juga kini kembali segar" kata daren setelah membasuh wajah dan tubuhnya yang kotor.
" eeh, sebaiknya kita membawa air ini untuk persediaan, bagaimana?" usul ike pada yang lain.
" iya kamu benar juga" kata mail yang di balas anggukan setuju oleh semua orang.
semuanya kembali sibuk memasukan air ke dalam sebuah botol kosong, setelah semuanya penuh mereka memasukan botol itu ke dalam tasnya.
" apa kalian sudah selesai, ayo kita ke goa" ajak gea.
__ADS_1
" ayo" kata daren dan lucky mengikuti gea.
semuanya kembali melanjutkan perjalanan dengan semangat yang membara.