Marsyalfa Gadis Istimewa

Marsyalfa Gadis Istimewa
Bersimbah darah


__ADS_3

" sis..ka maaf" kata kata itu terus terucap dari bibir rendi, yang saat ini dalam kondisi mengenaskan.


sosok Siska menarik kaki Rendi menaiki tangga membuat darah dari kepala Rendi membasahi anak tangga.


" ayaaaaah"


terdengar teriakan dari bawah tangga, lucky melihat tubuh ayahnya di seret sesuatu, hatinya sakit melihat kejadian di depan matanya. tatapan mata keduanya bertemu.


deg


jantung lucky terasa seperti di tusuk ribuan panah, saat sepasang mata ayahnya menatap kearahnya, tatapan tak berdaya, ada banyak kesedihan di sana.


dilihatnya bibir ayahnya yang terus bergumam mengucapkan sesuatu.


lucky berlari mengejar ayahnya, lagi lagi dirinya di buat terkejut saat akan menaiki tangga, ternyata ada banyak darah di sana. kakinya bergetar melihat itu, dia yakin ini darah ayahnya.


lucky berlari menaiki tangga dengan kakinya sedikit bergetar.


" luuucky, berhenti"


syalfa dan yang lain muncul, mengejar lucky yang menaiki tangga.


lucky terus berlari tanpa memperdulikan peringatan dari teman temannya, dia panik setelah menatap ke atas ternyata tubuh ayahnya menghilang.

__ADS_1


" ayaaah"


lucky berteriak menatap sekitar, sesampainya di atas lucky melihat jejak darah di lantai, langkahnya mengikuti jejak darah itu yang mengarah ke sebuah balkon.


jantungnya berdetak kencang, perasaannya gelisah, kakinya lemas.


darah itu berhenti di balkon besar kampus ini, lucky mengedarkan pandangannya mencari ayahnya.


sekarang matanya melebar melihat apa yang ada di hadapannya.


begitupula dengan syalfa ,Mario dan rania, yang baru sampai di balkon tepat di belakang lucky.


" berhenti!!! , apa yang kau lakukan haah, tempatmu sudah bukan disini lagi, apa kau mau pergi dengan dendammu itu?" .


sosok Siska menatap mereka semua, termasuk lucky dan syalfa tajam.


" kau tidak tau apa yang sudah lelaki brengsek ini lakukan padaku "


" aku sudah tahu semuanya, secara tidak langsung kau menceritakan semuanya lewat tatapan matamu saat di perpustakaan lama, bukankah kau sangat mencintainya? bahkan kau sempat mengandung anak darinya? lalu, kenapa kamu malah menyakitinya?".


" diam!! aku tidak menyakitinya, aku hanya ingin membawanya bersamaku dan anaku".


" cih, dasar egois, apa kau tidak lihat pria di depanku ini haaah !? dia juga anaknya, putra kandungnya, apa kau tidak kasian padanya?"

__ADS_1


sosok Siska menatap lucky sebentar lalu kembali menatap syalfa.


" waktu yang dia habiskan dengan putranya itu sudah cukup, lihat apa yang lelaki ini lakukan padaku dulu, dia tidak mau mengakui ku, dia lebih memilih istri dan putranya, tapi aku masih menerimanya, aku mengalah menggugurkan kandunganku, lalu apa yang dia lakukan kemudian!? dia menguburku dengan semen di balik dinding gudang itu, sedangkan ibuku mencariku disana sampai ajal menjemputnya".


" aku tahu, ayah Rendi berbuat kesalahan fatal,tapi tolong kamu relakan dia, kau dan rendimu itu sudah berbeda".


" tidak, sebentar lagi kita hidup di alam yang sama, berhenti menggangguku!" teriaknya.


" ayaaaaah!!!"


"tiidaaak!!!


semua orang berteriak, berlari mencegah tubuh Rendi yang terjatuh di bawa sosok Siska terjun dari pembatas balkon.


bruugh


terlambat, tubuh ayah Rendi jatuh di lantai bawah, darahnya mengalir deras membuat lantai yang tadinya berwarna putih, berubah berwarna merah darah.


lucky memegang pembatas, menatap tubuh ayahnya nanar.


" brengkek, kau dimana haah!?, hantu sialan, ku lenyapkan kau!! siaaal, bajingan! "


lucky berteriak sambil menangis histeris, mengumpat sosok Siska yang melenyapkan ayahnya.

__ADS_1


__ADS_2