Marsyalfa Gadis Istimewa

Marsyalfa Gadis Istimewa
mulai beraksi


__ADS_3

keesokan harinya semua sudah bersiap dengan berbagai perlengkapan yang sudah disiapkan oleh ki wicak dan yang lain.


" kalian semua siap?" tanya ki wicak.


" siap aki" jawab mereka semua kompak.


" baiklah ayo kita menuju ke tempat upacara itu, tempatnya berada di atas bukit hutan ini, sebaiknya kita mulai berkelompok sesuai dengan rencana, sehingga saat kita tiba nanti, kita langsung bergerak" kata ki wicak.


" baik, " .


semua orang langsung bergegas ke posisi mereka masing- masing dengan kelompoknya sendiri.


" ayo" kata ki wicak dengan separuh pengikutnya dan di dampingi aditya dan yara.


sedangkan kinara tetap setia di samping suaminya yang bersama kelompoknya pak hanz, daren dan lucky.


gea,sukma dan riyan mendampingi mail, ike, bian, cahyo, diki dan teman yang lain untuk mematikan lilin jiwa dengan penjagaan ketat nantinya.


sedangkan ki darmo, reza dan tika dan kelompoknya sudah lebih dulu melesat kesana.


mereka semua melakukan perjalanan kali ini dengan tenaga yang cukup.

__ADS_1


" kalian, sebaiknya lebih dulu bersembunyi di suatu tempat dan datang saat aku memanggil kalian" kata ki wicak pada sosok penganutnya.


" baik tuan" kata salah satu pemimpin mereka, kemudian menghilang bersamaan dengan angin yang berhembus.


kini ki wicak, aditya dan yara berada di barisan terdepan. di barisan kedua ada mario dan syalfa, di barisan ketiga ada andika dan kelompoknya, di barisan ke empat, ada mail dan kelompoknya.


mereka kembali melewati pepohonan rindang dengan hawa dingin yang cukup kuat, bahkan syalfa bisa melihat ada sosok perempuan yang. bersembunyi di balik sebuah batu besar di ujung sana, tapi syalfa merasa sosok itu hanya melihat rombongannya saja tanpa ada niat jahat . sehingga syalfa hanya mengacuhkannya saja.


kali ini jalan yang mereka lalu semakin menanjak, mereka menginjak satu per satu batu yang tertanam di tanah sebagai tumpuan untuk pijakan.


banyak ilalang tinggi yang menjulang di sekita jalan, terkadang mereka harus menunduk karena adanya batang pohon yang menghalangi jalan.


beruntung cuaca tidak hujan, membuat jalanan cukup kering, memudahkan mereka berjalan tanpa khawatir akan tergelincir karena jalanan yang licin akibat air hujan.


setelah melihat pemandangan sesaat, mereka kembali melangkahkan kakinya untuk naik ke atas sana. namun sekelebat bayangan hitam seakan tidak membiarkan perjalanan mereka berjalan lancar.


" biar aku yang hadapi, kalian teruskan perjalanan. nanti aku akan menyusul, jika urusanku telah selesai" kata aditya.


" biar aku bantu" kata yara.


" tidak perlu, ini hanya masalah kecil" kata aditya langsung melesat mengejar sosok hitam tadi.

__ADS_1


mereka semua kembali melanjutkan perjalanannya kembali. kali ini lebih waspada , mengingat tempat yang mereka tuju sudah semakin dekat.


bahkan mereka bisa merasakan aura mencekam di sekitar tempat itu. seperti ada kekuatan yang melindungi tempat itu, beruntung kekuatan kakek wicak cukup tinggi, membuat mereka lebih mudah melawan tekanan kekuatan itu.


langit sudah tak secerah sebelumnya, itu tandanya perjalanan mereka cukup panjang hingga sampai ke atas bukit hutan barat ini.


langit yang awalnya cerahpun kini sudah mulai membentuk awan - awan hitam.


kita berhenti di sini dulu, kita tunggu aditya kembali, lalu kita bicarakan langkah selanjutnya.


" mengerti aki " jawab lucky dan yang lain.


hingga tak menunggu lama sosok aditya datang dengan muncul secara tiba- tiba tepat di samping syalfa, membuat syalfa terlonjat kaget.


aditya menatap syalfa sesaat lalu menatap ke arah lain dengan wajah datarnya, sedangkan mario menatapnya tak suka.


"aditya, yara kita bergerak sekarang langsung menyerang ! kita lakukan rencana awal. syalfa kamu alihkan perhatian pemimpinnya agar pak hanz dan yang lain lebih leluasa untuk membebaskan rania dan giano. sedangkan yang lain langsung cari lilin jiwa" perintah ki wicak.


" lalu bagaimana jika kita malah bertemu keenam berjubah hitam itu ki?" tanya pak hanz.


" aku rasa mereka masih bersemedi, mereka tidak akan mendengar kericuhan apapun, karna jiwanya telah pergi ke suatu tempat, makanya kalian harus cepat menemukan lilin jiwa itu" jelas ki wicak.

__ADS_1


" baik ki, kami mengerti".


ki wicak, aditya, yara menghilang, sedangkan mario dan syalfa berlari menuju ke tempat upacara. pak hanz dan yang lain juga sama, namun mereka lewat arah lain.


__ADS_2