
Semua orang sedang mengisi sebuah kertas tentang keakhlian mereka masing-masing.
Para dosen sibuk membagi kelompok sesuai kemampuan mereka, lalu menyerahkan semua kertas tentang biodata mereka pada Rania.
" Giano dan kelompoknya, akan bertugas di bagian informasi dan komunikasi lewat komputer untuk berkomunikasi dengan pihak luar".
Kita butuh informasi dari mereka,tentang apapun nanti,juga berkomunikasi dengan pihak berwajib dan pihak rumah sakit. Mario dan kelompoknya bertugas melindungi semua orang yang tidak memiliki bakat bela diri. Untuk 15 orang bertugas mengurus makanan untuk kita semua dan sisanya bisa membantu yang lain, jika perlu bantuan." Kata syalfa
"Baiklah, lalu bagaimana denganmu dan Rania?" Tanya mario.
"Aku dan Rania akan pergi mengelilingi kampus ini dan sekitarnya, kami harus mengetahui seluk beluk tempat ini" jawab syalfa.
"Itu sangat berbahaya" kata dosen Dahlan.
" Hanya kami yang bisa melakukannya" Rania ikut menimpali.
"Ceritakan apa yang kalian tahu tentang kampus ini dan sekitanya" kata syalfa pada para dosen.
"Tempat ini seperti kampus lain pada umumnya, semua lengkap. Hanya saja di dekat kampus ada sebuah vila, vila itu memang di dedikasikan untuk para mahasiswa yang bertempat tinggal jauh. jadi mereka bisa tidur disana, vila itu adalah milik pemilik dari kampus ini, namun semua keluarga tinggal di luar negri, jadi dari pada terbengkalai lebih baik di gunakan untuk para mahasiswa disini dan tidak jauh dari kampus dan vila ada sebuah hutan yang cukup luas. Semua orang bilang itu adalah hutan terlarang, tidak ada yang berani untuk masuk ke hutan itu, ada orang yang mempunyai kelebihan khusus berkata di dalam hutan banyak makhluk mengerikan. siapa yang masuk akan mustahil bisa keluar, jelas dosen Hendra yang sudah lebih lama mengajar di kampus.
" Dari kampus ke vila dan hutan butuh waktu berapa lama?" Tanya syalfa.
"15-20 menit menggunakan mobil"
" Iya itu cukup dekat".
" Jangan nekat syalfa" kata Rania yang seperti tahu isi pikiran syalfa.
"Iya itu benar, tapi aku akan menunggu paranormal itu datang terlebih dulu."
__ADS_1
"Syalfa, bagaimana kamu tahu banyak tentang semua ini, bukankah kamu baru sampai tadi pagi bersamaku?"
"Malam sebelum datang, aku sudah mendapat penglihatan, aku juga dapat informasi dari jiwa murni yang tersesat disini, dan makhluk yang terjebak di sini." Jawab syalfa.
"Jiwa murni?makhluk terjebak? Maksud kamu?" Tanya Rania.
" Sosok anak kecil yang minta gendong kepadamu tadi pagi itu, dia sosok yang tersesat di kampus ini, dia tidak ada sangkut pautnya dengan para makhluk disini dan ada jiwa murni disini tapi sangat lemah".
"Ooh, bocah itu" Rania manggut manggut ,lalu jiwa murni itu milik siapa?".
" Entahlah, aku belum tahu".
"Ada sesuatu yang ingin aku beritahu padamu" kata Rania menatap syalfa serius.
"Apa?"
"Mario, Giano ,lucky, Diana ,Melani dan Bella mereka memiliki aura cukup kuat".
" Baru kali ini ada waktu buat menjelaskan syalfa" kata Rania memutar bola matanya malas,melihat sikap menyebalkan syalfa yang mulai dalam mode on nya.
"Iya, sorry.coba jelaskan".
"Jadi kami mempunyai aura seperti kalian juga?" Kata Giano.
"Iya" jawab Rania.
"Mario auranya biru cerah, Giano orange cerah, lucky merah cerah,Diana merah muda, Melani jingga ,Bella kuning ".
"Mario kamu bisa berada di dekat syalfa, itu menguntungkan untuknya, kamu bisa melindunginya dari aura jahat ". Jelas Rania.
__ADS_1
"Ya, dan Rania membutuhkan aura dari giano untuk melindunginya" syalfa ikut menimpali.
"Kenapa Mario bisa membantu syalfa?" Tanya Bella.
"Karena aura Mario membuat mereka tidak bisa mendekati syalfa" jawab Rania enteng tanpa melihat ekspresi wajah Bella .
"Lalu lucky,Bella,Melani dan Diana bagaimana?" Tanya dosen Dona.
"Kita akan mengerti jika nanti paranormal itu datang, karena mungkin dia lebih tau apa yang harus kita lakukan selanjutnya".jawab syalfa.
Waktu menunjukan pukul 10.30 malam, suasana kampus sunyi dan dingin.semua orang sibuk dengan aktifitasnya masing-masing.
Syalfa duduk bersender ke dinding aula mengamati semua orang yang sibuk dengan aktivitasnya masing-masing, sebagian sudah terlelap dari pukul 10 tadi, Giano masih sibuk di depan leptopnya, Mario juga sibuk dengan ponsel nya begitu juga dengan 3 orang dosen kampus.
"Pemilik kampus mengatakan 2 hari lagi paranormal itu akan datang kemari" kata Giano bersemangat.
" Benarkah, bagus kalau begitu " kata Rania.
Syalfa diam tidak menanggapi dia merasa mulai aneh dengan suasana kampus.
"Ada apa syalfa?" Kata Rania menatap syalfa yang sedari tadi diam.
" Rania, bangunkan mereka yang terlelap" perintah syalfa tanpa menjawab pertanyaan Rania.
" Baiklah"
Dosen dan senior yang masih terjaga diam tanpa bertanya, mereka sudah mulai memahami karakter syalfa.
" Ada apa ka ?" Aku masih sangat mengantuk, ini baru jam 10.30" kata moly.
__ADS_1
"Iyah,aku juga baru tidur sebentar, rasanya kepalaku sedikit pusing" kata wanita berambut keriting ikut menimpali dengan memijit pelipisnya.