Marsyalfa Gadis Istimewa

Marsyalfa Gadis Istimewa
Rencana


__ADS_3

langkah kaki mereka semakin cepat mengingat waktu yang mulai larut malam, tapi mereka tidak ada niat sama sekali untuk berhenti hanya untuk beristirahat.


moly, ratih dan ike sebenarnya sudah sangat lelah namun melihat teman- temannya yang sangat bersemangat tanpa berniat istirahat sama sekali, mengurungkan niat mereka untuk berbicara.


apa lagi sebelumnya rania dan giano telah menghilang, mengharuskan mereka harus cepat sampai sebelum semuanya terlambat.


BRUK


terdengar suara sesuatu yang jatuh dengan cukup keras, membuat semua orang menghentikan langkahnya.


di lihatnya ike, moly dan ratih yang terjatuh ke dalam sebuah lubang yang tidak begitu dalam.


lucky, daren dan mail mengulurkan tangannya membantu ketiganya berdiri.


sedangkan mario mengambil sebuah sisik ular yang cukup besar tidak jauh dari ike dan yang lainnya jatuh.


" bukankah ini sebuah sisik ular? bagaimana bisa ada sisik sebesar ini?" kata mario sambil menatap sisik berwarna hitam di tangannya.


" ini ? gawat?" pekik syalfa menarik tangan mario.

__ADS_1


pak hanz menarik tangan lucky bersembunyi.sedangkan yang lain melakukan hal yang sama, kali ini mereka lebih pintar dan cepat tanggap. tanpa harus di beri intruksi lebih dulu , belajar dari pengalaman sebelumnya, mereka harus lebih waspada dan gesit kali ini.


setelah menunggu 10 menit


seekor ular besar melintas dengan membawa tubuh manusia ke sebuah lubang, bukan! itu jurang. mereka baru menyadari di dekat sini ada sebuah jurang.


setelah ular itu masuk ke dalam jurang mereka duduk, kali ini perjalanannya tidak sesederhana sebelumnya.


semua orang duduk berkumpul di balik sebuah pohon, syalfa membuat dinding pelindung sementara.


" kita tidak bisa melanjutkan perjalanan, jika ada ular itu, kita harus membunuhnya terlebih dulu, atau kita yang akan di makannya sebelum kita sampai kesana" kata syalfa.


" ya kamu benar sayang, kita harus buat sebuah jebakan, aku pernah mendengar seekor ular menyukai sebuah wewangian, dulu di desa tempat nenekku tinggal, ada sebuah pohon yang daunnya memiliki aroma khas, tapi aku lupa dengan nama tanaman itu, yang aku tahu aroma dari tanaman itu bisa menarik perhatian ular" jelas mario.


" baiklah, bantu aku! pohon itu tidak terlalu besar, memiliki daun yang panjang dengan ujung cukup runcing, jika kalian meremas daun itu akan mengeluarkan bau yang cukup khas, setiap tangkainya terdapat 5 daun" . jelas mario.


setelah mendengar penjelasan mario, semua laki- laki bersiap mencari tumbuhan yang di maksud mario.


1 jam

__ADS_1


mereka mencari hampir putus asa, namun sebuah teriakan membuat hati mereka senang.


" hai , aku menemukannya" teriak mail.


mario berjalan mendekat memanjat pohon dan memetik setangkai daun, meremas dan menciumnya.


" ya ini, ini pohonnya" kata mario.


mario memangkas ranting- ranting pohon itu hingga berjatuhan di tanah.


semuanya menyeret ranting dengan banyak dedaunan di sana, mendekat ke tempat syalfa dan yang lainnya berkumpul.


" kalian berhasil?" kata syalfa menatap mario dan yang lainnya.


" iya, sekarang kita buat rencananya" kata mario." begini " kita membuat sebuah lubang tapi jangan terlalu dalam karena yang kita lawan bukan manusia, tapi seekor ular. menangkap ular ini hanya perlu membuat lubang sedalam mata kaki, setelah itu kita taruh dedaunan itu menutupi lubang yang kita buat dan bakar, saat ular itu datang kita serang sari sisi yang berlawanan" jelas mario.


" baik kami siap" teriak semuanya kompak.


mereka bersiap menggali tanah, memetik daun- daun itu dan meletakannya di atas lubang yang mereka buat.

__ADS_1


sedangkan syalfa di bantu ike, ratih dan moly mematahkan ranting yang di bawa mario dan teman-temannya jadi sebuah panah,lalu syalfa menggosok gosokan ujung panah itu ke sebuah pohon yang beracun, hanya sedikit racun yang syalfa gunakan.


panah- panah yang mereka buat di masukan dalam sebuah kantung panah yang syalfa gunakan.


__ADS_2