
malam semakin larut , waktu sudah menunjukan pukul 10 malam. kami masih duduk di dalam mobil setelah selesai makan malam di warung pinggir jalan tadi.
" haruskah kita memesan sebuah kamar hotel untuk malam ini, rasya?" tanya paman fikhar sambil menguap.
" aku rasa tidak perlu, kita hanya perlu tidur beberapa jam saja, jam 4 pagi kita mulai melanjutkan perjalanan".
" lalu, kita tidur di sini?" .
" iya, tapi kita perlu mencari tempat parkir yang aman." kata rasya sambil melihat sekelilingnya. sepertinya di depan gedung itu aman, ada beberapa mobil juga terparkir disana. kita hanya perlu meminta izin untuk malam ini saja, pasti pihak keamanan tidak akan keberatan.
" baiklah, aku menurut saja. yang penting kita tidur, aku sangat lelah dan mengantuk" .
rasya mulai menyalakan mesin mobilnya, menyebrang jalan dan memasuki kawasan sebuah gedung yang sepertinya itu adalah sebuah toko yang sudah tutup. namun masih ada beberapa mobil yang terparkir disana.
" permisi pak, saya rasya dan ini paman saya, kami dari luar kota. kami ingin meminta izin untuk parkir mobil disini untuk beberapa jam kedepan sekaligus beristirahat disini, dan pukul 4 pagi nanti kami akan segera melanjutkan perjalanan kami. apa bapak mengizinkan kami untuk singgah beberapa jam saja?" tanya rasya.
" silahkan pak, di tempat ini memang sudah biasa banyak orang menitipkan kendaraan mereka sampai besok pagi" ucap kepala keamanan itu dengan sopan.
__ADS_1
" terimakasih pak, ini ada sedikit uang buat beli rokok" ucap rasya.
" aaah ini tidak perlu pak, ini kan memang juga sudah tugas saya, menjaga keamanan di tempat ini."
" terima saja pak, ini sekaligus ucapan terimakasih saya, mohon di terima" ucap rasya sopan.
" baiklah.. saya terima ya den".ucap nya menerima uang dari rasya.
rasya segera masuk ke dalam mobil, setelah urusannya dengan kepala keamaanan setempat selesai.
keduanya mulai tertidur nyenyak , dengan menutupi tubuh mereka dengan jaket atau jas yang ada di dalam mobil.
BRAKK
sebuah ranting kayu sebuah pohon, jatuh di atas mobil yang di tumpangi rasya dan paman fikhar membuat keduanya yang tertidur lelap kini mulai mengerjapkan kedua matanya. merasa terusik dengan suara yang ada di atas mobil.
SREK
__ADS_1
SREK
terdengar suara benda sengaja di gores di atas mobil, awalnya suara itu, muncul dan kemudian menghilang. namun lama kelamaan suara itu semakin sering, dan membuat geli seluruh tubuh keduanya.akibat gesekan- gesekan entah benda apa yang bergesekan di atas mobil mereka.
hingga rasya, mencoba memberanikan diri sedikit mengintip ke atas mobil mereka.
dilihatnya sosok wanita berkuku panjang hitam menempel di atas atap mobil dengan tubuh tengkurap.kukunya yang tajam mecakar- cakar atas mobil. rasya segera masuk ke dalam mobil, menghindari jika sosok itu menatap ke arahnya.
" ada apa? kenapa kau terlihat sangat gugup?".
" ada sosok wanita mencakari mobil kita di atas sana" .
" apah?"
" lalu, bagaimana? apa dia akan mencelakai kita?". tanya paman fikhar yang mulai bergetar.
" kita lajukan saja mobilnya, menuju tempat tujuan kita sekarang juga. kita tidak bisa menundanya lebih lama lagi".
__ADS_1
" baiklah" ucap paman fikhar buru- buru memasangkan sabuk pengaman ke tubuhnya.