Marsyalfa Gadis Istimewa

Marsyalfa Gadis Istimewa
Penjelasan


__ADS_3

Semua orang sudah berkumpul di aula kampus, begitu juga syalfa, Rania dan wanita yang di temukan pingsan di dalam lemari gudang.sebelumnya dokter sudah memeriksa dan mengobati luka syalfa dan Rania.


Hening


Hening


Tidak ada orang yang berbicara sama sekali untuk beberapa saat.para mahasiswa baru masih syok dengan apa yang terjadi hari ini, berbeda dengan para senior dan dosen.ini sudah terjadi berulang kali,bahkan lebih parah dari hari ini.


Hanya saja kali ini lebih jelas, mereka melihat penyerangan secara langsung, biasanya mereka hanya melihat mayat dalam kondisi mengenaskan di area kampus.


" Siapa tadi nama kalian nona?" Tanya dosen yang bernama Dona.


"Saya syalfa".


"Saya Rania".


"Baiklah, syalfa dan Rania bisa jelaskan dengan apa yang kami lihat hari ini? Maksud saya,kenapa kalian bisa tahu apa yang terjadi di gudang kampus?"


" Ah,itu hanya kebetulan saja Miss" jawab syalfa


"Kebetulan? Tindakan kamu tadi seperti sudah mengetahui tentang kejadian di gudang". kata mario


Syalfa menghela nafasnya berat .


"Tunggu, apa semua orang yang ada di kampus ini ada di aula ini? Termasuk dokter kesehatan kampus?" Kata syalfa tiba-tiba.

__ADS_1


"Sebentar biar saya periksa, iya semua ada hanya dokter yang tetap berjaga di ruangannya".


"Tidak, hubungi dia dan suruh kemari.pastikan tidak ada orang yang berkeliaran di luar" printah syalfa.


"Sudah lakukan saja" kata Rania.


" Baiklah".


10 menit kemudian dokter datang dengan wajah bingung, melihat semua orang ada di aula kampus,kenapa dia disuruh ada di sini pikirnya.


Syalfa dan Rania berjalan mengelilingi dinding aula.


Semua orang bingung melihatnya,tapi tetap diam dan memperhatikan kedua gadis itu.


Setelah selesai memasang pelindung dan pembatas di ruangan aula,mereka kembali ke tempatnya.


"Omong kosong, itu tidak masuk akal" ucap bela tak percaya.


" Ya, itu memang tak masuk akal tapi itulah kebenarannya" .


"Lalu Rania, apa sama denganmu?" Tanya mario.


"Iya,aku sama seperti syalfa , hanya saja aku kebalikan darinya, aku tidak bisa melihat mereka tapi aku bisa merasakan kehadiran mereka dari aura nya dan aku bisa melihat masa lalu seseorang". Jawab Rania.


" Waah, kalian hebat " ucap salah satu dosen.

__ADS_1


"Lalu kenapa kamu menyuruh kami semua berkumpul di aula ini, tanpa seorangpun keluar ruangan ini?" Tanya dosen Dona.


"Besok adalah hari yang sudah lama mereka tunggu .orang yang sudah berada di dalam area kampus, tidak akan bisa keluar. tapi orang luar bisa bebas masuk, hanya saja akan sama-sama terjebak disini" jawab syalfa.


"Apa maksud kamu?" Tanya dosen Dona.


"Ada makhluk yang berwujud seorang wanita, makhluk itu cukup kuat tapi yang aku lebih khawatirkan ada sosok tanpa wujud dan itu berbentuk asap putih, tidak semua manusia indigo dan paranormal bisa melihatnya, sosok itu lebih kejam dari pada yang berwujud,aku sendiri tidak tahu kenapa sosok itu berbentuk asap putih" jelas syalfa.


"Apa di kampus ini, ada yang menganut agama lain selain Islam atau Nasrani?" Tanya Rania.


" Iya, dulu ada banyak mahasiswa dari luar kota maupun luar negri yang menetap di sini dan memutuskan untuk berkuliah di kampus ini, banyak yang beragama Hindu."


"Berati kita harus mencari seseorang yang berkeyakinan sama, dia pasti lebih tau soal ini, tapi siapa? Tidak sembarangan paranormal atau indigo yang bisa melihat asap itu." Kata Rania.


Semua orang diam memikirkan perkataan Rania.


"Lalu bagaimana dengan teman kami juga dosen lain di luar sana?" Tanya Giano memecahkan keheningan di ruangan itu.


"Mereka yang akan membuat pilihannya sendiri,ingin mati cepat atau berusaha untuk hidup lebih lama" jawab syalfa.


" Maksud kamu mati cepat dan bertahan hidup itu apa?" Tanya Giano.


"Mereka memang bisa keluar ,tapi juga akan mati tidak lebih dari 2 hari jika tidak kembali kemari, jadi perintahkan semua yang sudah keluar hari ini,atau orang yang namanya tercantum di daftar nama(biodata) yang ada di buku kampus ini untuk kemari sebelum besok pukul 6 sore". Jelas syalfa.


"Lalu bagaimana dengan Rita yang di gantung di gudang?" Tanya bela.

__ADS_1


"Lupakan dia, dia tidak akan selamat.kecuali keadaannya membaik dan bawa juga kemari.tapi tetap dia butuh obat dan alat kesehatan yang lain bukan?".


" Aku tidak ingin mati" tiba-tiba ada yang berteriak histeris.


__ADS_2