
" woy turun loh" teriak Ari melemparkan sebuah batu ke atas pohon.
PLUK
AAUUW.. teriak moly dan ike meringis merasa sakit pada punggung dan pipinya.
keduanya melihat ke bawah pohon, yang ternyata sudah ada 3 orang temannya, tepatnya mantan teman yang kini sudah berubah menjadi musuh mereka.
" Turun!!" teriak ari bertolak pinggang sambil menatap keduanya tajam.
ike dan moly gelagapan, bingung sekaligus panik. " mau turun, atau gue panggilin genderuwo buat ngehabisin kalian berdua!" ancam bella.
ike dan moly hanya diam, tidak menjawab atau menuruti perkataan mantan temannya itu.
baik jika kalian maunya begitu, " Ari, cepat tarik mereka turun secara paksa!" perintah bella pada ari.
"heh, kenapa harus gue, gue ga bisa manjat pohon" jawab ari.
" loh jadi cowok gimana si, masa manjat pohon aja ga bisa" kata bella kesal.
" iya gimana, seumur-umur gue kan hidup mewah, mana pernah gue manjat pohon, kurang kerjaan saja" kilah ari.
" kalau gitu loh aja deh Ton" perintah bella menatap tony.
" sama, gue juga ga berani manjat pohon, gue takut ketinggian" jawab tony.
" heh, kalian berdua emang ga berguna" seru bella.
" iya udah loh aja sendiri manjat sonoh" kata ari.
__ADS_1
" gue ga bisa " jawab bella enteng.
" ternyata sama saja" jawab ari.
" terus gimana sekarang? apa kita panggil aja tuh makhluk?" tanya tony.
" engga deh, aku tadi cuman ngancem mereka doang, ya kali beneran manggil, takutnya malah kita nanti yang mereka terkam" jawab bella.
" terus gimana?" tanya ari.
" kita tunggu aja di bawah pohon sampai mereka turun sendiri, mereka tidak akan tahan di atas sana tanpa minum dan makan" kata bella duduk bersandar di bawah pohon. ari dan tony ikut duduk di tanah,karena terlalu lama menunggu membuat ketiganya mengantuk, karena tidak dapat menahan kantuk yang melanda ketiganya tertidur.
" gimana ini ke, apa kita turun saja? sepertinya mereka tidur" tanya moly.
" jangan, jika kita turun yang ada nanti kita tertangkap, mereka pasti akan langsung bangun mendengar suara saat kita turun nanti".
" kita cari cara lain".
" bagaimana caranya?" .
keduanya diam sejenak berfikir mencari cara agar mereka bisa kabur dari sana .
ike tersenyum senang saat menemukan sebuah ide jail." mol, lihat itu" kata ike menunjuk ke arah sarang lebah yang berada di pohon sebelah mereka saat ini.
" maksud kamu?" tanya moly yang di balas anggukan oleh ike.
ike duduk disebuah batang pohon yang mengarah ke pohon yang ada sarang lebah itu, mulai memeluk batang pohon dengan kaki yang melingkar kuat dengan batang pohon itu, perlahan- lahan bergerak baju sedikit demi sedikit hingga tiba di pohon yang bersebrangan dengan moly.
ike mengambil sebuah benda tajam dari dalam tasnya, kemudian memotong dahan yang menahan sarang lebah itu.
__ADS_1
lebah-lebah di dalam sangkar mulai keluar satu demi satu menyengat wajah dan tangan ike, ike meringis menahan sakit sambil terus memotong dahan itu.
setelah 20 menit
BRUG
sarang itu jatuh ke tanah dimana ari, bella dan tony tidur. kemudian banyak lebah yang keluar menyengat mereka bertiga. ketiganya terkejut sekaligus ketar ketir mencoba menghindari serangan lebah yang sangat banyak . tony mengusap wajahnya kasar, lalu mengipatkan tangannya ke udara menghalau para lebah yang menyengat dirinya.
sedangkan ari sudah tewas dengan wajah dan tubuh yang sudah melepuh.
tony berlari secepat mungkin menjauh dari sana, sedangkan bella, sudah lemas dengan banyak sengatan dimana- mana, pandanganya kabur, hingga mata bella perlahan tertutup sempurna.
ike memegang kepalanya yang pusing, pendengarannya juga tidak baik, dia mulai seperti berhalusinasi.
BRUAK
ike terjatuh dari atas pohon, melihat itu moly segera turun menghampiri ike.
" ike.. ike ..bangun" teriak moly panik menepuk nepuk pipi ike guna menyadarkannya.
" emm, moly. pergilah " ucap ike menatap moly dengan pandangan yang tidak terlalu jelas, telinganya berdenging sangat nyaring.
" ada apa?" tanya sosok gea yang baru muncul.
gea menatap ke sekeliling, hingga tatapannya berakhir di sebuah sarang lebah dan 2 mayat tergeletak dengan mengenaskan. gea mulai mengerti sekarang.
" sepertinya lebah ini bukan lebah biasa, sebaiknya cepat bawa ike pergi dari sini" perintah gea yang langsung di turuti moly .
moly memapah tubuh ike yang terhuyung huyung ketika berjalan.
__ADS_1