Marsyalfa Gadis Istimewa

Marsyalfa Gadis Istimewa
Terseret


__ADS_3

matahari telah terbenam 20 menit yang lalu , kini syalfa dan rombongannya masih tetap berjalan melewati pepohonan rindang di dalam hutan.


mereka berjalan dengan hati- hati karena tanpa penerangan apapun, hanya mengandalkan cahaya bulan yang menembus ke dalam hutan , namun itu membantu mereka dalam melakukan perjalanan, walaupun dengan cahaya remang- remang.


mario menggenggam tangan syalfa erat begitu juga dengan giano dan rania, lucky berjalan di belakang rania dan giano seorang diri , tak jauh dari lucky ada daren,pak hanz dan yang lain.


mereka saling waspada , semenjak matahari terbenam, maka keadaan di dalam hutan akan semakin mencekam .


mereka tahu itu, namun keputusan untuk terus melakukan perjalan sudah menjadi tekat yang kuat.


suara teriakan seorang wanita menggema membuat mereka menghentikan langkahnya. tatapannya tertuju pada satu sama lain.


namun mario hanya berhenti sejenak, saat teriakan itu terhenti. mario menarik tangan syalfa kembali untuk melangkah di ikuti yang lain.


namun lagi-lagi suara teriakan seorang wanita kembali menggema, membuat langkah mereka terhenti kembali.


" suara teriakan siapa itu? ini sudah kedua kalinya, tidak mungkin bukan, jika aku salah mendengar?" tanya lucky pada yang lain.


" iya, aku juga mendengarnya" kata rania.


"apa kita perlu mencarinya? sepertinya itu dari arah sana" tunjuk giano.


" tidak, kita tidak bisa mengambil resiko, kita tidak tahu itu manusia atau yang lainnya, bagaimana jika itu hanya sebuah jebakan saja?" tanya rania.

__ADS_1


"ya, kamu benar. lebih baik kita lanjutkan perjalanan saja" kata lucky.


mereka kembali melangkahkan kakinya menyusuri pohon- pohon yang menjulang tinggi.


angin berhembus kencang menerpa tubuh mereka, membuat tubuh terasa dingin.


dedaunan dipohon bergerak gerak dengan di selingi suara dencitan ranting kayu yang saling bersautan karena besarnya angin.


" kenapa angin sangat besar, apa ini pertanda akan turun hujan?" tanya daren.


" tidak tahu, tapi jika seperti ini kita akan sulit melanjutkan perjalanan" kata lucky.


angin semakin lama semakin kencang membuat tubuh mereka terseret olehnya.


BRUK


sedangkan mario melingkarkan tangannya di pinggang syalfa erat. kakinya bertumpu pada tanah dengan kuat, tangannya mencengkram akar pohon tak jauh dari lututnya menahan angin yang cukup besar.


giano berpegangan pada pohon sedangkan tangan satunya memeluk rania erat, menempelkan tubuh rania pada sebatang pohon, yang sempat mereka tubruk karena angin yang teramat kencang.


sebuah bayangan hitam muncul tiba- tiba. menyeret kaki rania dan juga giano yang memang keberadaannya jauh dari teman- teman yang lain.


tarikan itu teramat kuat dan cepat membuat keduanya terkejut dengan serangan yang mendadak itu.

__ADS_1


keduanya jatuh ke tanah, dengan posisi rania yang terlentang sedangkan giano tengkurap.


tangan giano mencengkram akar pohon besar di tanah dengan satu tangan, sedangkan tangan satunya menahan pergelangan tangan rania yang terus di tarik oleh bayangan hitam.


hingga tangan giano merasa tidak tahan akibat tarikan yang terus menerus kepada kedua kaki mereka. di tambah angin yang semakin kencang, tangan itu perlahan melemah, semakin melemah hingga terlepas . keduanya terbawa oleh bayangan hitam sampai hilang tenggelam di gelapnya hutan.


setelah rania dan giano menghilang angin perlahan mulai meredup kembali normal seperti sedia kala, membuat mereka lega.


mereka melepaskan pegangannya pada pohon lalu menatap temannya satu sama lain, kemudian mendekat. namun seperti ada yang kurang.


" giano dan rania dimana?" tanya mario bertanya pada semuanya.


" kami tidak tahu ka" jawab moly dan ike.


" iya aku juga tidak tahu, angin sangat kencang, seperti angin topan, membuat aku tidak bisa membuka mataku" jawab diki.


" apa mereka terbawa angin?" tanya lucky.


" kita lebih baik cepat mencarinya" kata daren.


" tidak perlu, itu hanya sia- sia saja, lebih baik kita lanjutkan perjalanan" kata pak hanz.


" maksud bapak apa?" tanya lucky bingung.

__ADS_1


" iya, kita harus segera sampai kesana, kemungkinan rania dan giano juga di bawa kesana, mengingat aura giano dan rania menguntungkan mereka dalam melakukan upacara" kata syalfa melangkahkan kakinya meninggalkan teman- temannya yang masih mencerna perkataan syalfa.


melihat syalfa yang sudah jauh di ikuti mario dan pak hanz. mereka langsung berlari menyusul ketiganya.


__ADS_2