Marsyalfa Gadis Istimewa

Marsyalfa Gadis Istimewa
Menceritakan


__ADS_3

pak hanz yang mendengar alasan andika membunuh adik tirinya hanya bisa menghela nafas, mau bagaimana lagi, ini juga sudah terlanjur terjadi.


"baiklah, sekarang apa yang ingin kalian lakukan selanjutnya?" tanya prof hanz.


" tolong beri kami petunjuk, bagaimana cara menghentikan teror itu pada kami" tanya andika menatap pak hanz serius.


" hanya ada 2 pilihan, kalian yang mati atau kalian yang menyudahi dendamnya".


" maksudnya?".


"kalian berdua harus melawannya, cari jazadnya dan bakar, dengan cara seperti itu, mau tidak mau dia harus menerima pembebasannya". ucap prof hanz.


" baiklah prof, akan saya lakukan, walaupun nyawa saya jadi taruhanya,yang penting dia tidak mengganggu istri saya lagi" ucap andika mantap.


" tidak, aku juga akan ikut denganmu andika". seru karina.


" kalian jangan terlalu buru- buru, lebih baik beristirahatlah dulu disini, kita tunggu kedatangan anak saya dan teman- temannya, kita perlu diskusikan tentang ini terlebih dulu dengan mereka".


"memangnya mereka ada dimana prof? bukankah di luar sana sangat berbahaya?" tanya andika.


" mereka sedang menyelidiki sesuatu tentang kampus ini" jelas pak hanz.

__ADS_1


" menyelidiki kampus ?? yang saya tahu, kampus ini terkutuk" kata andika.


"apa yang kau katakan!" bentak seseorang dari arah belakang mereka.


" Robert" ucap keduanya saat melihat pak robert berjalan mendekat.


" apa maksudmu, mengatakan kampus ini terkutuk! jangan sembarangan berbicara, tanpa bukti yang jelas" ucap pak robert.


" haah,aku sudah berusaha memberitahumu sedari dulu, untuk menutup tempat ini, tempat ini memang terkutuk, bahkan dari dulu sudah banyak korban karena kampus ini, apa itu tidak cukup bukti bahwa tempat ini terkutuk?? di tambah lagi, ibuku juga bagian korbannya" ucap andika.


'' sudah berapa kali juga aku bilang, itu semua murni dari alam, memang ada arwah yang tidak baik saja, setelah arwah itu lenyap, tempat ini juga akan kembali bersih".sangkal pak robert.


" kalian sudah saling kenal? tanya pak hanz menatap keduanya penuh selidik.


" iya"


jawaban keduanya membuat pak hanz mengernyitkan dahinya.


"yang benar yang mana?" tanya pak hanz lagi .


" TIDAK!" jawab keduanya membuang wajahnya ke sembarang arah.

__ADS_1


" haiist, kalian ini seperti ABG labil saja, sudah tua tapi kelakuan.." kata pak hanz menggelengkan kepalanya.


" lebih baik kalian segera luruskan permasalahan kalian di masa lalu, karena ini tidak baik buat kedepannya,apa lagi kita sekarang berada disituasi yang sama, sama-sama membutuhkan satu sama lain, jangan sampai kesalah pahaman di masa lalu menjadi bumerang untuk masa sekarang''. ucap pak hanz memberi saran.


"Hemm" jawab keduanya kompak, membuat pak hanz lagi- lagi menggelengkan kepalanya.


karina membantu miss donna merapikan tempat aula yang berantakan .


" miss, bagaimana cara kalian bertahan selama ini di tempat ini? kami saja yang baru sampai hampir kehilangan nyawa" tanya karina penasaran.


" awalnya kami juga tidak tahu, tentang makhluk - makhluk yang mengerikan disini, tapi ada seorang mahasiswi baru yang memiliki kemampuan bisa melihat mereka, saat itu juga dia memberi intruksi pada kami, bagaimana cara bertahan dari situasi ini, awalnya kami ragu, tapi setelah melihat dengan mata kepala kami sendiri, kami percaya padanya".


" benarkah? berati dia bukan manusia biasa, dia ISTIMEWA"'.


" iya, bisa di bilang seperti itu" kata miss donna.


" lalu, bagaimana kalian melakukan aktifitas setiap hari?".


" kami hanya akan melakukan kegiatan dari pagi sampai sore sebelum pukul 3, selebihnya kami harus kembali kesini, setiap hari kami berbagi tugas, walaupun keadaan saat pagi tidak terlalu berbahaya kita tetap tidak di biarkan untuk beraktifitas sendiri, sedangkan untuk makanan dan minuman kami selalu memesan online, tapi kami tidak membiarkan jasa pengiriman masuk ke kemari, mereka selalu meninggalkan makanan kami di tempat yang sudah kami tentukan, dan sebagian dari kami mengambilnya, tapi mungkin ini tidak akan berlangsung lama" kata miss donna sendu.


" waah, kalian hebat ada pemikiran seperti itu, tapi maksud tidak akan bertahan lama?" tanya karina heran.

__ADS_1


" iya, setiap misteri bagian dari kampus ini terpecahkan, justru semakin nyawa kita dalam bahaya, dengan masuk kemari, sama saja masuk ke lembah kematian, bedanya, jika kita berada di luar, waktu kesempatan hidup hanya 2 hari, sedangkan jika kita disini, kesempatannya lebih lama, tergantung kita dalam menanganinya, jangan ceroboh dan jangan nekad, tapi ikuti aturan yang di berikan gadis itu, hanya saja mungkin ini hanya bertahan sementara, aku merasa akan ada saatnya kita semua mati di tempat ini, hanya orang-orang yang kuat yang bertahan, itu pun tidak menjamin bisa melawan mereka, makhluk mengerikan itu"ucap miss dona begidik saat teringat bagaimana makhluk itu menikmati tubuh manusia di luar ruangan aula pertama kali.


__ADS_2