
saat mereka masih menatap para penghianat itu, seseorang berjubah mendekati amos dan membisikan sesuatu, lalu kembali ke tempatnya semula.
" kalian semua, aku ingin bukti kesetiaan kalian terhadapku, jadi.. bunuh mereka semua, jika kalian tidak bisa membunuh mereka, maka aku anggap kalian tidak setia padaku, saudariku dan para peliharaanku. dengarkan aku baik- baik, jangan ada yang mengganggu persiapan upacara penyambutan raja iblis kita, dan.. nikmati makanan lezat yang berada di hadapan kalian" ucap amos kemudian melangkahkan kakinya menjauh diikuti yang lain, lalu menghilang.
syalfa,rania,mario dan yang lain bersiap menatap mereka semua waspada. di tambah tiba- tiba beberapa sosok mulai muncul satu per satu.
"ayo kita bunuh mereka, atau kita yang akan mati di santap makhluk itu karena tidak di anggap setia" teriak bella.
"akhirnya dengan bantuan mereka semua aku bisa membunuhmu syalfa dan aku akan memiliki mario seutuhnya" ucap bella dalam hati.
" Penghianat!!!" geram rania.
bella dan yang lain mulai menyerang, begitu pula para siluman mulai menggigit ,mencabik,menghisap darah mereka.
syalfa menggunakan pedangnya menyayat tubuh siluman itu dengan cepat untuk menyelamatkan teman-temannya. sedangkan rania menghadapi para penghianat. mario membantu syalfa membasmi siluman dengan 2 belah pisau di tangan kanan dan kirinya.
'' syalfa , ayo lari..mereka bukannya semakin sedikit malah semakin banyak" kata mario menyeret tangan syalfa.
" tidak! bagaimana dengan yang lain?".
" syalfa ,kita tidak mungkin menyelamatkan mereka semua, kita kalah jumlah juga kekuatan kita masih jauh di bawah mereka, ayo kita pergi dulu. nanti kita pikirkan cara lain" kata mario menarik tangan syalfa kuat.
__ADS_1
" Rania, lucky, pak hanz, giano,daren" lari ke hutan teriak mario.
" pak andika, semuanya lari ke hutan" . teriak syalfa.
semua orang masih menyerang dengan senjata seadanya sambil berlari ke arah hutan terlarang.
sedangkan beberapa orang tertangkap saat berlari.
syalfa menoleh ke belakang untuk terakhir kalinya, pemandangan ini sangat menyayat hati, tatapan mereka membuat hati syalfa hancur , ada yang melotot dengan mulut menganga karena perutnya yang di belah, ada yang kepalanya terpisah dari tubuhnya, ada pula yang menahan sakit saat tubuhnya di cabik menatap syalfa dengan sedikit tersenyum seakan mengatakan " aku ikhlas, pergilah."
mereka berlari dengan sangat kencang, mario menarik tangan syalfa erat melewati pohon-pohon dan semak belukar, giano menggandeng tangan rania mengikuti langkah mario dan syalfa begitu juga lucky.
andika bersama 5 orang juga pergi ke arah barat, karena arah itu yang paling cepat masuk ke hutan dari tempatnya tadi.
dinda juga bersama moly, ike entah kemana yang penting masuk ke dalam hutan.
para mahasiswa dan dosen yang tersisa kini sudah masuk ke dalam hutan terlarang dengan terpisah. mereka berlari kemana pun kaki mereka melangkah.
SRAAKK
__ADS_1
aaah..
dinda terjatuh terpeleset tubuhnya berguling guling ke arah jurang.
" ka dinda!!" teriak moly dan ike.
"hiks..hiks.. ka, jangan tinggalin kami. aku takut" tangis moly terisak.
"sudah doakan saja ka dinda baik- baik saja di bawah sana, ayo kita harus cepat pergi dan cari tempat sembunyi" ucap ike menarik tangan moly.
" maaf ka" ucap moly lirih menatap ke bawah jurang.
ike dan moly terus berlari melewati pohon- pohon yang membuat mereka bingung.
" pohon disini hampir semuanya sama, bagaimana ini ike, aku bingung . perasaan sedari tadi kita hanya berputar- putar saja" kata moly frustasi.
" aku jg tidak tahu, jika kita memberi tanda, mereka malah dengan cepat menemukan keberadaan kita" ucap ike tak kalah bingung.
" kalian kesini, ke arah sini" tiba- tiba sosok gea muncul memberi arah pada mereka.
" ka gea, kau..!!?".
__ADS_1
" diam, waktu kali hanya sedikit ! cepat" ucap hantu gea.
moly dan ike mengangguk mengikuti sosok gea.