Marsyalfa Gadis Istimewa

Marsyalfa Gadis Istimewa
awal pertemuan pak Rendy dan siska


__ADS_3

" kenapa pak Rendi dan Siska bisa jadi pasangan kekasih? bukankah Siska itu mahasiswi kampus ini?" tanya dosen Dona masih bingung dengan cerita cinta terlarang itu.


" pak Rendi dahulu pernah jadi BK disini sekaligus orang yang bertanggung jawab di perpustakaan lama Miss, saat itu siska adalah korban bully mahasiswi disini, karena memang Siska hanya memiliki ibu , dan ayahnya tidak tahu dimana, jadi dia selalu memendam masalahnya sendiri, karena ibunya memang sudah sakit sakitan, keduanya bertemu saat pak Rendi yang kebetulan menangani kasus pembuly-an itu. sejak saat itu mereka dekat, Siska mulai menceritakan semua masalahnya pada pak Rendy, karena memang usia pak Rendi yang sudah matang, jadi pak Rendi menanggapinya dengan bijak, Siska merasa nyaman dan terlindungi, apa lagi Siska memang sudah lama tidak merasakan kasih sayang seorang ayah.karena situasi dan kondisi mereka yang sering kali bertemu dan cocok, mereka jadi saling jatuh cinta. padahal pak Rendy sudah memberitahu dirinya sudah berkeluarga, namun Siska tidak mempermasalahkan itu".


"ooh begitu, lalu kenapa dia membunuh pak Rendy, jika dia sendiri tidak mempermasalahkan jika pak Rendy sudah berkeluarga? bukankah Siska juga mencintainya, kenapa malah menyakitinya? tanya pak Robert ikut penasaran.


" dia sakit hati saat pak Rendy malah menanam tubuhnya dengan semen di sini pak, harusnya pak Rendy menguburkannya dengan layak, dan memberitahukan pada ibunya, karena ibunya selalu mencari Siska, sampai ajal menjemputnya, dan pak Rendy tidak jujur pada keluarga nya tentang dirinya, sebenarnya dia tidak ingin menyakiti pak Rendy sampai meninggal pak, tapi dia ingin selalu bersama dengan pak Rendy dan anaknya di alam lain".

__ADS_1


" kalian tahu dari mana kisah mereka" tanya Miss Dona menatap Rania dan syalfa bergantian.


"aku dapat penglihatan sebelum datang ke kampus ini, tapi aku tidak tahu kalau itu pak Rendy dan juga Siska, saat aku mengambil buku biodata di perpustakaan lama, aku sempat bertatap mata dengan sosok Siska dengan wujudnya semasa hidup dulu, secara tidak langsung, dia menceritakannya padaku" jelas syalfa.


" aku juga dapat penglihatan masa lalu mereka, saat aku duduk di bangku dimana dulu Siska sering duduk di perpustakaan lama, tapi saat itu aku masih bingung karena baru pertama kali melihatnya, aku masih berfikir siapa sosok yang muncul di penglihatanku itu , sampai aku melihat foto Siska di buku biodata mahasiswi terdahulu, baru aku mulai menyadari, itu sebuah petunjuk" kata Rania mengingat penglihatan sosok Siska yang dibully.


" apa kamu tidak ingin menanyakan sesuatu? "tanya syalfa yang melihat lucky hanya diam saja.

__ADS_1


"tidak, aku hanya tidak habis fikir, kenapa ayah menghianati ibu , padahal yang aku tahu ayah sangat penyayang , perhatian dan tanggung jawab. aku benar-benar kecewa padanya".


"manusia tidak ada yang sempurna lucky, mungkin memang mereka saling membutuhkan di saat waktu yang memang mendukungnya, ayahmu yang jauh dari keluarga, dan Siska yang memang hidup sendiri, walaupun berdua dengan ibunya, tapi dia menanggung semua sendiri, dan ayahmu datang di waktu yang Siska butuhkan, ini sudah takdir keduanya, termasuk ayahmu".kata Miss Dona menepuk pundak lucky pelan.


" iya ,aku mengerti, tapi lebih baik jika ibuku tidak mengetahui nya" kata lucky lemah.


" iya, itu lebih baik" kata pak Robert menepuk pelan punggung remaja itu.

__ADS_1


__ADS_2