Marsyalfa Gadis Istimewa

Marsyalfa Gadis Istimewa
Meninggal karena kelaparan?


__ADS_3

sebagian orang telah duduk santai di aula , begitupula dengan syalfa, rania,mario,giano, lucky dan pak robert. sedangkan yang lain sedang melakukan kegiatan mereka seperti biasa. mandi dan bersih- bersih, kali ini mereka tidak bisa memesan makanan secara online kembali, karena pintu gaib sudah tertutup, itu artinya mereka ada di dunia gaib atau bisa jadi antar gaib dan alam manusia.


" sekarang bagaimana kita makan? kita sudah tidak bisa pesan makanan lagi" tanya rania.


" sekarang apa saja sisa makanan yang ada ? yang mungkin bisa bertahan lama untuk beberapa hari kedepan?" tanya pak robert.


" roti gandum, susu bubuk , berondong jagung , mie instan , keripik, kornet, sarden hanya itu dengan 7 kardus air mineral berukuran 1.500 ml" jawab rania.


pak robert menghela nafasnya , begitu pula dengan yang lain.


" apa kita juga akan meninggal karena kelaparan sekarang?" kata lucky.


" bagaimana kita bisa memperkuat diri, jika perut kita kosong" kata giano lemas.


" bukan hanya itu, sisa makanan tidak sebanding dengan banyaknya orang disini, pasti akan ada konflik nanti" keluh pak robert.


" jangan sampai, apa yang pernah aku tonton di film- film luar negri terjadi juga disini, meminum darah sendiri hanya untuk menahan lapar" sloroh lucky mendramatisir dengan membayangkan film yang pernah di tontonnya.


" kamu berlebihan lucky, jangan bicara omong kosong seperti ini lagi" ucap rania sambil melototi lucky.


tau maksud rania lucky hanya tersenyum sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal, menatap yang lain " maaf" ucapnya.


" kita lihat kantin kampus, apa masih ada sisa makanan kemasan disana? juga cek gas dan alat lain yang masih bisa di gunakan" ucap mario memberi solusi.


" aah iya kau benar, kita kesana sekarang" kata giano beranjak dari duduknya ," eeh apa aku pergi seorang diri?" tanyanya kembali.

__ADS_1


" apa kau takut?" tanya lucky balik.


" tentu saja aku berani, tapi jika aku menemukan banyak makanan dan barang- barang lainnya, itu akan sulit untuk membawanya kesini seorang diri" ucap giano.


" iya , baiklah aku temani" . lucky beranjak dari duduknya mengikuti langkah giano dari belakang menuju ke kantin kampus.


" apa mereka akan baik- baik saja, jika hanya pergi berdua?" tanya pak robert setelah pintu aula tertutup.


" ini masih terlalu pagi, tidak ada siluman yang akan muncul, paling arwah yang jail" ucap rania enteng.


" apa itu tidak berbahaya?".


" tergantung, tapi aku rasa tidak! hanya membuat jantung mereka seperti akan loncat ke luar dari tempatnya karena terkejut" .


" heh, kau ini santai sekali" ucap pak robet.


" terserah kamu saja lah, rania " .


" syalfa, apa aula ini masih aman untuk kita? setelah ada makhluk lain bisa masuk ke dalam sini?" tanya rania.


" aku rasa , sudah tidak terlalu aman rania. semakin kesini apa yang kita lakukan seperti sia-sia. kekuatan mereka semakin kuat, aku jadi ragu untuk meninggalkan kalian dan pergi ke hutan larangan".


" kami tidak masalah, kalian pergi saja. aku akan mengurus mereka disini, lagi pula kita tidak sendiri, masih ada melani dan bella yang memiliki aura cukup kuat. setidaknya itu bisa membantu sampai kalian kembali, ada beberapa laki- laki juga yang bisa ilmu bela diri, ada deren dan yang lain, kamu tidak usah khawatir, fokuslah pada tujuanmu nanti, bukan begitu?" tanya rania menatap semua orang.


" iya syalfa, kamu hanya fokuslah pada apa yang kamu kerjakan selanjutnya, kami akan baik- baik saja" ucap salah satu mahasiswa.

__ADS_1


" hemm, baiklah".


**


giano membuka lemari satu persatu," ini kotor sekali, banyak sekali debu".


" iya jelas lah kotor, kita memangnya sudah berapa lama disini? sudah 2bulan, apa kamu tidak menyadarinya?".


" aku sama sekali tidak menyangka akan terjebak disini" ucap giano dengan masih membuka semua lemari dan laci yang ada di sana.


"iya aku juga sama sepertimu, tidak menyangka gedung mewah, megah dengan fasilitas lengkap dengan nama besar yang terkenal hampir semua orang menginginkan untuk bisa berkuliah disini, tapi bukannya membawa kita menuju kesuksesan malah membawa kita ke ujung kematian. sungguh miris" kata lucky sambil mengecek microweve masih bisa berfungsi atau tidak.


" iya memang miris, eh aku menemukan sereal, ada mie gelas juga" ucap giano girang.


" benarkah? coba di lihat tanggal exp date nya".


"5 bulan lagi, ini masih layak konsumsi" ucap gino sambil memasukannya ke dalam tas.


" hanya tremos ini yang sepertinya masih bisa di pakai dan ada sedikit gas disini, tapi tidak mungkin kita membawanya ke aula" ucap lucky.


" iya sudah bawa yang masih bisa di gunakan saja, coba cek yang lain". ucap giano dengan berjalan ke rak perabotan dapur " aku akan membawa beberapa gelas , tapi sebaiknya jangan yang kaca biar lebih ringan" ucapnya.


trak


trak

__ADS_1


terdengar suara seperti memotong sesuatu," mulai nih" ucap giano menatap lucky yang juga menatap dirinya.


__ADS_2