
...***...
Kira on.
Apa yang membuatmu sangat yakin jika dunia ini berpihak padamu?. Apakah kau merasakan dunia ini adalah milikmu sehingga kau melakukan semua itu tanpa pikir panjang?. Apakah kau tidak menyadari jika dunia ini bukan sepenuhnya milikmu. Jadi kau jangan merasa berkuasa atas segalanya. Aku adalah tipe orang yang sangat benci dengan kekerasan, sehingga aku ingin menyingkirkan mereka semua. Ingin aku singkirkan mereka semua dengan tanganku tunggu dan lihatlah bagaimana aku melakukan itu.
Kira off.
Sirine ambulance terdengar sangat keras sejak pagi, karena kira mengabari istrinya jika saat ini kondisinya sedang terluka parah setelah bertarung berhadapan dengan Akazuki Daiji. Saat itu pukul lima subuh Kira menelpon istrinya karena ia tidak tahan dengan kondisinya pada saat itu.
Inuzuka Sayuri pada saat itu terbangun karena mendengar suara teleponnya yang berbunyi, ternyata yang menghubunginya adalah suaminya Inuzuka Kira. "Ada apa sayang?. Kenapa kau menghubungi aku di pagi hari?." Ia berusaha menahan tangisnya, iya sangat takut dengan keadaan suaminya yang seperti seseorang yang sedang merintih kesakitan. Apa yang terjadi pada suaminya?.
"Tolong aku, saat ini aku tidak bisa berjalan karena bhajingan busuk itu menikam kakiku." Kesadarannya hampir saja menipis, tapi ia berusaha untuk berbicara dengan istrinya melalui telepon.
"Um. Aku akan ke sana menjemputmu." Inuzuka Sayuri berusaha untuk menghentikan tangisnya, namun ia tidak bisa melakukan itu karena hatinya memang sangat sakit.
"Terima kasih sayang, oyasuminasai (selamat tidur)." Itu adalah kalimat terakhir yang ia katakan pada istrinya sebelum kesadarannya benar-benar hilang. Ia masih menyempatkan diri mengatakan selamat tidur kepada istrinya pasti otaknya telah bergeser karena habis bertarung dengan penjahat kelas atas.
"Oh kira. Kau selalu saja membahayakan dirimu." Sedangkan Inuzuka Sayuri saat ini mengeluarkan tangisnya karena ia tidak tahan lagi, apalagi ia tidak mendengarkan suara kira. Mungkin saja Kira telah pingsan atau tidak sadarkan diri di sana.
__ADS_1
Tanpa membuang-buang waktu Inuzuka Sayuri segera menghubungi ambulance, agar datang menjemput suaminya yang saat ini sedang berada di hutan gunung kabut merah. Bersyukur saja mereka semua mau menjemput Kira berada di sana. Jika tidak iya akan mengamuk supaya mereka menjemput suaminya.
Delapan jam telah berlalu setelah kejadian itu tim dokter berhasil menutup semua luka yang dialami oleh Kira. Delapan jam setelah kejadian itu akhirnya kira berhasil dirawat oleh dokter dengan sangat baik. Hitoshi Tetsuya, Satoru Iwata, Atsushi Ichirou dan Koji Isao saat ini melihat keadaan kira yang sedang dirawat di rumah sakit, mereka tidak menyangka jika Kira memang gila dan ia melakukan itu sendirian karena nekat.
"Maafkan kami, karena kami memang tidak bisa bersamanya pada malam itu." Hitoshi Tetsuya sebagai ketua meminta maaf ia membungkukkan badannya di hadapan Inuzuka Sayuri atas apa yang telah menimpa suaminya.
"Maafkan kami, kami sungguh tidak menduga jika dia melakukan hal yang sangat berbahaya. Kami tidak menduga jika dia gila telah melakukan itu sendirian." Satoru Iwata juga meminta maaf dengan sepenuh hatinya.
"Dari dulu dia memang sangat gila." Inuzuka Sayuri sangat memahami bagaimana gilanya suaminya itu ketika masih muda. "Bahkan ketika aku diganggu oleh seseorang dengan sangat gilanya dia memotong itunya orang itu karena orang itu mencoba melakukan pelecehan padaku pada saat itu." Inuzuka Sayuri masih sangat ingat dengan kejadian itu ia tidak akan pernah lupa dengan kejadian saat ketika ia masih sekolah dulu.
"Eh?." Mereka semua sangat terkejut dengan apa yang dikatakan oleh Inuzuka Sayuri. Apakah memang benar jika Kira memang gila dari dulu?.
"Pada saat itu kami masih sekolah, jika tidak salah ingat pada saat itu kami masih sekolah satu SMA." Dengan senyuman yang ramah ia berkata seperti itu pada mereka.
"Lalu apa yang terjadi pada orang itu?. Bagaimana senasinya setelah itu?." Koji Isao malas sangat penasaran bagaimana nasib orang yang kehilangan itunya karena perbuatan Kira.
"Karena sudah sangat lama tidak bertemu aku tidak mengetahui dengan pasti dia bagaimana. Tapi kabar yang aku dengar dia masih hidup hingga sampai saat ini." Hanya jawaban itu yang dapat dia berikan pada mereka.
Kembali ke masa itu.
__ADS_1
Kira dan Akeno Sayuri adalah dua orang teman yang sangat berbeda karakter. Kira selama di sekolah hanya diam saja tidak banyak berbicara pada siapapun juga. Namun entah sejak kapan ia selalu bersama Sayuri, yang selalu saja dijadikan bahan Bulian oleh siswa lainnya. Hanya Kira yang selalu melindunginya dari orang-orang jahat yang selalu mengganggu Sayuri.
Pada saat itu Sayuri memiliki pacar, ada seorang cowok yang lumayan ganteng menyatakan perasaannya pada Sayuri.
"Jadi kau menerimanya Karena cowok itu sangat tampan norma itu menyatakan perasaan padamu?." Kira dengan cowoknya bertanya seperti itu pada Sayuri.
"Um." Sayuri mengumpulkan kepalanya tanda benar apa yang dikatakan oleh kira.
"Hebat sekali kau bisa memiliki pacar, selamat ya?." Kira hanya berkata seperti itu saja namun di hatinya ia tidak bisa menerima itu dengan sangat mudah Ia juga tidak memahami mengapa ia tidak bisa menerima kenyataan itu.
"Terima kasih karena aku telah melindungi aku selama ini kira. Kau adalah teman yang sangat baik terima kasih aku ucapkan sekali lagi karena kau telah mau berteman denganku." Itulah yang ia rasakan selama berteman dengan Kira.
"Jadi kau tidak akan bermain denganku lagi setelah ini?." Ada perasaan yang sangat berat yang ia rasakan pada saat itu.
"Hahaha!. Kau ini bicara apa kira?. Tentu saja kita akan terus berteman." Sayuri merasa aneh dengan ucapan kira sehingga ia tertawa aneh. "Tentunya kita akan seperti yang biasanya." Sayuri tidak ingin persahabatannya dengan kiranti terus begitu saja.
"Um." Kira hanya mengangguk kecil saja, meskipun ia tahu saat itu memang ada jarak jika seseorang telah terikat dengan seorang. Maka orang itu akan terkekang karena sikap overthinking terhadap orang lain. Kira tidak mempermasalahkan itu, meskipun persahabatannya dengan Sayuri agak renggang karena Sayuri dikekang habis-habisan oleh pacarnya. Hingga saat itu kesabarannya benar-benar habis ketika ia mendengarkan pembicaraan teman-teman Hajime Daiki yang ternyata berpacaran dengan Sayuri hanya karena permainan saja. Namun permainan itu akan berakhir jika Hajime Daiki berhasil tidur dengan Akeno Sayuri.
Saat itu sedang jam istirahat Kira tidak sengaja mendengarkan pembicaraan itu. Apalagi mereka tertawa sangat keras, hingga membuat kira melihat ke arah mereka dengan tatapan yang sangat tajam.
__ADS_1
"Si daiki memang gila dia, ternyata dia memang menang banyak. Bukan hanya menang taruhan saja, tapi dia mau tidur dengan sayur sebelum putus." Katsu Masayuki tertawa dengan keras di antara temannya yang lainnya. Namun mereka tidak menyadari jika kita mendengarkan itu dengan tatapan membunuh. Kira sangat ingat dengan apa yang dikatakan oleh Sayuri, bahwa ia dan pacarnya akan ke sana. Katanya tempat itu tempat yang sangat cocok untuk memadu cinta?. Tanpa pikir panjang kira langsung bergerak, iya hanya ingin memastikan Apakah Sayuri dalam keadaan baik atau tidak. Simak terus kisahnya.
...***...