
...***...
Kira on.
Manusia itu memiliki banyak masalah, namun masalah seperti apa yang kau hadapi saat ini apakah kau memiliki masalah yang sangat berat, sehingga kau tidak bisa menyelesaikan masalah itu. Katakan padaku masalah yang sedang kau rasakan pada saat ini?. Apakah memberikan beban padamu atau tidak?. Jika masalah itu memberikan beban padamu, maka pada siapa kau akan mengadu?. Dan pada siapa kau akan meminta bantuan untuk menyelesaikan masalah itu. Sama halnya yang terjadi dalam kisah ini, aku menghadapi masalah yang sangat besar ketika berhadapan dengan Akazuki Daiji. Bukan hanya satu masalah saja yang terjadi, namun begitu banyak masalah yang ternyata ia simpan selama ini. Sehingga itu membuatku dendam kepadanya, Aku ingin membunuhnya dengan tanganku ini. Apakah yang terjadi selanjutnya?. Simak dengan baik bagaimana kisah yang terjadi.
Kira off.
Mereka semua masih penasaran bagaimana cerita Akazuki Daiji dan Kira di masa lalu. Mungkin Inuzuka Sayuri mengetahui apa yang terjadi di masa lalu.
Sayuri masih ingat bagaimana alasan kira mengincar keberadaan Akatsuki daki pada saat itu. "Tujuh tahun yang lalu ketika kami sedang liburan di salah satu rumah kenalan ayahku. Saat itu kami baru saja datang ke kota ini hanya untuk melihat-lihat kondisinya saja." Sayuri masih ingat dengan kejadian pada saat itu. "Saat itu paman yoshimaru dibunuh akazuki daiji di depan mata kami tapi beruntung anak kami tidak melihat kejadian itu." Ada bentuk kemarahan yang terselip di hatinya saat itu.
"Akazuki daiji membunuh kenalan ayahmu di depan mata kalian?. Sungguh sangat gila apa yang telah dia lakukan." Atsushi Ichirou merinding mendengarkan apa yang dikatakan oleh Sayuri. "Melakukan pembunuhan di depan seseorang memang sangat mengerikan." Atsushi Ichirou tidak bisa membayangkan bagaimana kondisi pada saat itu.
"Ya." Sayuri sangat sedih dengan kejadian itu. "Pada saat itu kami sedang berbincang-bincang dengan paman yoshimaru, tapi siapa yang menduga, pada saat itu tiba-tiba saja dia datang dengan membawa pisau merah yang sangat menyala, dia tikam jantung paman yoshimaru." Sayuri menggenggam kuat tangannya menahan perasaan sedih atas kejadian itu. "Kira sempat bertarung dengannya, akan tetapi pada saat itu akazuki daiji berhasil melarikan diri." Lanjutnya dengan perasaan yang tidak bisa ia ekspresikan dengan kata-kata. Hatinya terlanjur sakit mengingat kejadian di depan matanya pada saat.
"Jadi kira memang pernah berhadapan langsung dengan akazuki daiji pada saat itu?." Satoru Iwata sangat terkejut mendengarkan itu, ia tidak menduga jika Kira memang berani berhadapan dengan pembunuh bayaran sadis itu.
__ADS_1
"Ya, itu adalah pertama kalinya pagi kira berhadapan dengan pembunuh sadis itu." Balas Sayuri.
"Tapi apa alasan akazuki daiji membunuh tuan yoshimaru?. Kenapa pembunuh sadis itu melakukan tindakan pembunuhan di depan mata kalian pada saat itu?." Hitoshi Tetsuya penasaran dengan alasan pembunuhan sadis itu.
"Saat itu kira mengatakan padaku, jika paman yoshimaru dibunuh, karena paman yoshimaru adalah orang yang sangat baik. Orang baik yang telah membela hak rakyat." Jawabnya sambil mengingat apa yang dikatakan oleh Kira padanya. "Namun ada satu oknum yang sangat tidak suka dengan apa yang telah dilakukan oleh paman yoshimaru. Namanya adalah hiroki isamu, salah satu politikus yang terkenal namun dia sangat membenci paman yoshimaru." Sayuri sangat ingat dengan perkataan Kira.
"Jadi karena alasan itu dia dibunuh?. Ternyata orang baik pun memiliki musuh dari orang-orang yang sangat membenci dirinya yang melakukan kebaikan." Koji Isao benar-benar tidak mengerti dengan pikiran seseorang yang seperti itu.
"Orang baik pun memiliki musuh apalagi orang jahat, sungguh dunia ini sangat aneh." Atsushi Ichirou merasa sangat aneh dengan kejadian yang seperti itu. "Tapi bukankah dia telah meninggal dua tahun yang lalu?." Tiba-tiba saja ia teringat dengan ke sebuah kejadian sangat mengerikan yang telah mereka atasi pada saat itu.
"Oh?. Iya juga benar dengan apa yang kau katakan. Dua tahun yang lalu dia telah meninggal karena dibunuh oleh akazuki daiji." Koji Isao masih ingat dengan kasus itu kasus yang sangat menggemparkan di kalangan politikus.
"Hukum alam yang sangat mengerikan di dalam kehidupan masyarakat. Jika kau membunuh maka kau akan dibunuh, meskipun itu sebenarnya adalah hukum rimba yang sangat mengerikan. Namun terjadi di dalam masyarakat kita ini." Hitoshi Tetsuya tidak bisa membayangkan bagaimana kejadian itu menimpa di dalam masyarakat luas.
"Apakah karena alasan itu kira sangat ingin membunuh akazuki daiji?. Karena dia telah membunuh orang baik sehingga kira ingin membunuhnya juga?." Satoru Iwata berpikiran seperti itu setelah mendengarkan apa yang dikatakan oleh ketuanya pada saat itu.
"Aku rasa memang seperti itu alasannya. Karena ia sangat sakit hati, orang sebaik paman yoshimaru malah dibunuh oleh akazuki daiji yang merupakan pembunuh sadis yang tidak memiliki perasaan manusia sedikitpun." Sayuri memberikan pendapat, menyetujui apa yang dilakukan oleh suaminya itu.
__ADS_1
"Pantas saja ia sangat bersikeras ingin menyelesaikan kasus ini. Karena ia merasa memiliki kewajiban untuk menghentikan akazuki daiji." Ada perasaan yang tidak enak yang ia rasakan pada saat itu, ia yang tidak mau membantu Kira sedikitpun merasa sangat miris dengan kenyataan itu.
"Kira adalah tipe orang yang akan membahayakan dirinya, jika apa yang telah dilakukan seseorang yang telah melakukan hal yang sangat merugikan bagi orang lain." Sayuri selalu menyaksikan apa saja yang telah dilakukan oleh kira. "Bagi kira kejadian paman yoshimaru adalah kejadian yang tidak bisa ia lupakan." Sayuri menceritakan kepada mereka semua bagaimana kira yang sebenarnya. "Sejak kejadian itu ia bersumpah akan membunuh akazuki daiji. Ia telah melakukan banyak hal untuk menemukan cara membunuh akazuki daiji." Sayuri pada saat itu menyimak dengan baik bagaimana perasaan dan sikap kira. "Saat ketika ia mendengarkan kabar bahwa kepolisian higashiyama sedang mengatasi masalah akazuki daiji, pada saat itu ia meminta pada pamannya inuzuma akio yang berada di daerah rokkuhiru. Ia meminta pindah bertugas ke kota ini, karena ingin menyelesaikan masalahnya dengan pembunuh sadis itu." Sayuri menceritakan bagaimana perjalanan suaminya itu hingga sampai ke kota ini.
"Sungguh sangat luar biasa sekali apa yang dilakukan oleh kira. Rasanya aku sangat malu mendengarnya. Kita yang telah terlibat beberapa tahun belakangan ini dengannya, namun kita belum bisa menyelesaikan masalah itu dengan sangat baik." Hitoshi Tetsuya kini mengerti kenapa kira bisa bekerja sama dengannya.
"Lalu bagaimana dengan nasib pembunuh sadis itu setelah berhadapan dengan kira?." Satoru Iwata sangat penasaran bagaimana kejadian setelah itu.
"Dari kabar yang aku dengar sebelum sampai ke sini, tim medis mengatakan bahwa akazuki daiji telah meninggal." Koji Isao sempat mendengarkan kabar itu. "Mereka mengatakan jika Kazuki daiji mengalami luka yang sangat parah terutama jantungnya yang ditikam oleh kira melalui tulang punggung belakang." Bajunya lagi sambil menceritakan kejadian itu.
"Kira pernah mengatakan jika akazuki daiji memang membunuh seseorang dengan cara yang seperti itu. Begitu juga yang dia lakukan pada paman yoshimaru." Sayuri masih ingat dengan kejadian itu.
Mereka juga tidak menduga jika Kira melakukan pembunuhan yang sama terhadap Akazuki Daiji. Bagaimana mungkin Kira ingat dengan cara pembunuhan sadis itu?. Apakah Kira benar-benar trauma karena kejadian yang ia lihat pada saat itu sehingga ia ingin melakukan hal yang sama terhadap pembunuh sadis itu.
"Kira memang mengatakan cara yang digunakan pembunuh sadis itu untuk menghabisi nyawa korbannya. Bahkan ketika ia mengatakan pembunuhan sadis itu membunuh seorang polisi yang mencoba menghadangnya." Hitoshi Tetsuya juga ingat dengan kejadian itu yang dikatakan oleh kira pada saat itu. Tapi setidaknya Akazuki Daiji memang telah berhasil dihentikan untuk selamanya.
Apakah kasus itu benar-benar telah selesai?. Simak dengan baik bagaimana kisahnya.
__ADS_1
...***...