MATA IBLIS (POLISI HEBAT KILLER)

MATA IBLIS (POLISI HEBAT KILLER)
CHAPTER 21


__ADS_3

...***...


Kira on.


Sepertinya sakurai senpai telah mengingat bagaimana caranya membangunkan aku kembali. Tapi caranya itu loh?. Pipiku terasa sangat sakit sekali karena tamparannya itu, sehingga aku terbangun. Untuk pembaca tercinta, mohon dukungannya ya?. Semoga saja kisah ini sampai pada Nakayama Masei. Salam penuh cinta untuk pembaca tercinta.


Kira off.


Mereka semua sangat terkejut melihat Kira bangun?. Apakah ia menjadi hantu gentayangan?. Mereka semua merapat ke dinding, melompat takut melihat itu. Kecuali Sakurai yang sedang memastikan jika Kira masih hidup?.


"Dia hi-hidup?." Dalam hati Ryoma ketakutan setengah mati melihat Kira duduk dengan santainya.


"Dia benaran hidup?. Sangat gila sekali." Dalam Hati Naoki takut melihat Kira?.


"Gila!. Ini sangat gila!. Haruskan aku yang membunuhnya secara langsung supaya dia mati?. Bajingan busuk!." Bahkan Sayaka saja terlihat sangat ketakutan.


"A-a-aku telah memastikan jika dia memang mati!. Ta-ta-tapi kenapa dia malah hidup lagi?. Aku yakin dia bukan manusia!." Dalam hati Dokter itu dipenuhi dengan ketakutan yang luar biasa.


"Sakit sakurai." Kira mengelus pipinya dengan pelan. Ia merasakan darahnya sendiri, dan ia lihat darahnya sendiri. "Tidak bisakah kau membangunkan aku dengan cara yang lebih halus lagi?. Kau ini tidak ada lembut-lembutnya sedikitpun." Rengek Kira dengan perasaan yang sangat sedih.


Bukh!.


Sakurai mengebuk kepala Kira dengan kuat, sehingga terdengar rintihan Kira pada saat itu. "Siapa yang ingin membangunkan mu dengan cara yang baik?. Berani sekali kau menipuku dengan berpura-pura mati seperti itu?. Kau ini banyak sekali dramanya." Sakurai sangat kesal, hingga ia hampir saja tidak dapat menahan air matanya.


"Ah?. Ketahuan ya?. Ahahaha!." Kira malah tertawa terbahak-bahak, seakan-akan ia memang telah melakukan drama untuk mengerjai mereka semua.


"He?!." Mereka semua yang berada di ruangan itu sangat terkejut.


"Drama apa?." Ryoma mendekati Sakurai. Rasanya sangat aneh dengan apa yang ia dengar.

__ADS_1


"Maksudnya kira mengerjai kita semua dengan berpura mati?." Naoki hanya ingin memastikannya dengan baik, jika ia tidak salah dalam mendengarkan seseorang berbicara.


"Apakah itu benar sakurai san?." Sayaka juga ingin mengetahui kebenarannya.


"Ya. Si anjing ini pandai berakting mati. Memang sangat menyebalkan memang." Sakurai terlihat sangat kesal.


"Tapi bagaimana dengan darah itu?. Itu darah asli, kan?." Ryoma masih belum paham.


"Tentu saja itu asli." Jawab Sakurai.


"Eh?!." Mereka semua sangat terkejut, tidak menyangka darah itu asli.


"Ba-bagaimana mungkin itu bisa terjadi?." Dengan kompaknya mereka bertanya seperti itu.


"Sudah aku katakan pada kalian, dia itu pandai berakting. Darah seperti itu sangat mudah baginya untuk mendapatkannya. Dia itu licik!." Sebenarnya Sakurai sangat senang karena Kira bangun lagi. Ia tidak bisa mengatakan kebenarannya pada mereka semua mengenai Kira adalah manusia abadi. Akan berbahaya jika mereka semua mengetahuinya.


"Aku menggunakan kantong darah. Karena malas berurusan dengan hal yang rumit, makanya aku menggunakan darah itu supaya terlihat lebih dramatis." Kira ikut menjelaskan.


Sebenarnya apa yang terjadi pada Kira?. Kenapa ia bisa hidup kembali setelah ditembak seperti itu?. Apakah Kira memiliki kekuatan khusus?. Simak terus ceritanya.


...***...


Sementara itu Daisuke Watanabe saat ini sedang menemui Yamamura Tani. Ia ingin bertanya mengenai perkembangan kasus yang ditangani oleh Nakamoto Sakurai dan Kira.


"Maafkan saya, jika kedatangan saya mengganggu tuan yamamura." Daisuke Watanabe sedikit berbasa-basi.


"Tidak apa-apa. Jika itu menyangkut pekerjaan, tentunya aku akan menyambut kedatanganmu dengan senang hati." Yamamura Tani terlihat sangat ramah. Senyuman yang sangat meneduhkan suasana hati. "Apa yang ingin kau tanyakan padaku?. Tentunya ada hal yang sangat penting yang ingin Kay sampaikan padaku bukan?." Yamamura Tani langsung bertanya alasan kenapa Daisuke Watanabe mendatanginya saat ini.


"Saya hanya ingin menanyakan sejauh mana sakurai dan anjingnya itu bergerak. Saya ingin mendengarkan alsan kenapa orang gila seperti dia bisa menangkap dua orang pelaku yang terlibat di dalam kasus undangan berdarah." Daisuke Watanabe terlihat sangat serius. Sorot matanya yang menggambarkan itu semua, sehingga mau tak mau Yamamura Tani menjawab itu.

__ADS_1


"Saat ini nakamoto kun sedang menuju kota amekaze." Jawabnya. "Sepertinya di kota itu ia akan menemukan salah satu dari target yang merupakan dalam kasus undangan berdarah." Lanjutnya.


"Bukankah kota amekaze sangat jauh?. Semangat sekali mereka itu mengejar musuh sejauh itu." Daisuke Watanabe sangat kagum dengan apa yang akan dilakukan oleh Sakurai dan Kira.


"Karena mereka terlalu bersemangat, makanya mereka melakukan itu." Yamamura Tani malah terkekeh kecil.


Apakah yang akan terjadi selanjutnya?. Simak terus ceritanya.


...***...


Kembali pada Kira dan Sakurai.


Setelah diperiksa oleh Dokter, Kira telah dipastikan dalam keadaan baik-baik saja. Tidak ada luka serius yang ia terima. Namun saat itu ia merencanakan sesuatu yang cukup mengejutkan.


"Ryoma, naoki, juga kau sayaka." Kira menatap tajam ke arah mereka semua. "Kalian pulang saja terlebih dahulu ke kawasan higashiyama. Biarkan aku dan sakurai yang melanjutkan perjalanan." Kira telah memutuskan sesuatu untuk menyuruh mereka kembali.


"Apa kau tidak mengigau kira?. Lalu bagaimana jika kalian mengalami kesulitan nantinya?." Ryoma sekedar basa-basi saja. Sebenarnya dalam hatinya sangat bersyukur jika ia kembali. Karena kabar yang beredar, kawasan Amekaze adalah kawasan yang sangat berbahaya.


"Benar itu kira. Bagaimana kalian mengalami kesulitan nantinya di sana?." Naoki memastikan apa yang dikatakan Kira.


"Kalian tidak usah khawatir. Aku dan sakurai akan baik-baik saja." Jawab Kira dengan santainya. "Justru keadaan akan berbahaya jika kalian ikut ke sana." Jawab Kira dengan senyuman menakutkan, sehingga membuat bulu kuduk mereka merinding melihat itu.


"Baiklah!. Terserah kau saja." Ryoma sangat senang mendengarnya.


"Kami hanya menuruti apa yang kau katakan." Naoki terlihat sangat ceria. Ia tidak menduga sama sekali jika Kira menyuruh mereka untuk kembali?. Sebenarnya apa yang diinginkan Kira dalam kasus itu.


"Heh!. Ini semua demi menjaga keselamatanku, juga keselamatan sakurai senpai. Berani sekali kau terlibat dalam masalah ini sayaka. Tunggu saja pada saatnya nanti aku akan datang padamu dengan perasaan membenci yang sangat membuncah yang kau rasakan." Dalam hati Kira dapat merasakan hawa yang sangat tidak baik yang ia rasakan pada saat itu. Ia sangat kuat dengan apa yang terjadi sebenarnya. "Jangan mencoba bermain-main denganku. Akan aku bunuh kalian semua!." Dalam hati Kira sudah muak dengan itu.


Apakah yang akan terjadi selanjutnya?. Simak terus ceritanya, semoga saja pembaca tercinta dalam keadaan baik-baik saja.

__ADS_1


...***...


__ADS_2