MATA IBLIS (POLISI HEBAT KILLER)

MATA IBLIS (POLISI HEBAT KILLER)
CHAPTER 44


__ADS_3

...***...


Kira on.


Ayolah Sakurai senpai. Kau sangat dramatis sekali hari ini. Apakah kau sangat putus asa sekali senpai?. Sehingga kau seperti itu saat ini. Maafkan aku yang telah membuatmu menunggu terlalu lama. Tapi senpai tenang saja, karena aku akan segera melakukan apapun untuk senpai, termasuk memecahkan kasus undangan berdarah yang telah membuat senpai sangat tersiksa selama ini. Tunggu saja pada saatnya itu tiba, senpai akan merasakan hal yang berbeda. Apakah yang akan terjadi selanjutnya?. Simak terus ceritanya, mohon dukungannya ya pembaca tercinta. Semoga saja kisah ini sampai pada Nakayama Masei suatu hari nanti. Selama penuh cinta untuk pembaca tercinta.


Kira off.


Mereka semua menyaksikan apa yang telah dilakukan Sakurai. Mungkin sebagian dari mereka menganggap bahwa Sakurai yang telah dilakukan olehnya adalah hal yang sangat gila?. Akan tetapi pada saat itu mereka sama sekali tidak menyadarinya. Jika Kira pada saat itu telah merespon apa yang telah, jantungnya kembali berdetak dengan sangat baik.


Deg!!!.


Degupan jantung Kira yang pertama, menandakan bahwa ia masih hidup?. Selanjutnya Kira membuka matanya dengan sangat pelan. Setelah itu ia bangun dan duduk?. Tentunya itu membuat mereka semua yang berada di sana langsung menjauh karena mengira bahwa Kira adalah mayat hidup?. Apalagi ketika Kira melihat ke segala arah, setelah itu ia menghentikan gerakan kepalanya saat matanya menangkap sosok Sakurai yang sedang menangis?.


"Gomen, sakurai senpai." Itu adalah kalimat yang ia ucapkan ketika melihat Sakurai menangis?. "Aku tidak bermaksud untuk meninggalkan mu. Hanya saja pada saat itu mereka telah mengetahui bagaimana caranya menghentikan aku. Sungguh maafkan aku." Lanjutnya lagi.


Akan tetapi pada saat itu Sakurai malah memeluk leher Kira. Hatinya yang sedang sakit, tidak bisa berkata apa-apa setelah ia melihat Kira ternyata masih hidup?. "Siapa yang kau panggil senpai?." Ia menangis sedih, ia tidak tahu harus berkata apa Karena kira telah bangkit?. Apa yang harus ia lakukan?.


"Ba-ba-bagaimana mungkin dia hidup lagi?." Setidaknya itulah yang ada di dalam kepala mereka saat ini?. Hal yang mustahil yang dilakukan oleh manusia biasa. Itu adalah pikiran mereka yang menyaksikan hal gila itu. Manusia mana yang bisa bangun setelah jantungnya ditikam sangat dalam dengan pisau yang sangat tajam?. Mereka semua hampir tidak bisa berkata-kata karena kejadian yang sangat aneh itu. Apakah mereka tidak salah lihat?. Atau Kira adalah aktor hebat yang bisa memainkan peran mati?. Tapi bagaimana itu bisa terjadi?. Mereka sangat tidak bisa menjelaskannya dengan kata-kata.

__ADS_1


"KAU MASIH HIDUP ANJING SIALAN?!." Daisuke Watanabe yang terbawa emosi, ia bertanya seperti itu mewakili perasaan mereka semua.


"Hiya?!." Kira sedikit mendorong Sakurai agar menjauh darinya untuk sesaat. "Maaf saja, orang yang gagal dalam pengadilan ini." Kira malah menyeringai lebar menatap ke arah Daisuke Watanabe. Ia keluar dengan santainya dari peti mati itu?. "Tentunya aku kasih hidup, seperti yang kalian lihat." Tanpa memperdulikan bekas tusukan di dada kirinya yang masih mengeluarkan darah, ia dengan santainya mendekati Erika Toda, Jun Hayama, dan Higashi Arashi yang dari tadi memperhatikan itu dengan perasaan yang tidak enak.


"Kenapa dia malah ke sini?!." Dalam hati Erika Toda ingin sekali mengutuk apa yang terjadi pada saat itu.


"Maaf saja, nyonya erika toda, jun hayama san, higashi arashi san." Matanya melirik ke arah Higashi Arashi. "Ah maksudku bukan higashi arashi, tetapi sayaka akimoto san." Kira malah tersenyum lebar menatap ke arah Higashi Arashi.


Mereka sangat terkejut dengan apa yang dikatakan oleh Kira. Bagaimana mungkin ada dua nama untuk satu orang?. Apakah ada hal yang sangat rahasia yang sedang ingin diungkapkan oleh Kira pada saat itu?.


"Apa maksudnya kira?. Apakah dia sayaka akimoto yang sebelumnya bekerjasama dengan kita?." Ryoma yang bertanya.


"Apa yang ingin kau lakukan sebenarnya?. Apakah kau memiliki rencana besar?." Itulah pertanyaan yang keluar dari mulutnya.


"Ya. Aku memiliki rencana yang sangat besar." Jawabnya.


"Katakan, apa yang ingin kau lakukan sebenarnya?. Katakan pada kami semuanya?!." Ia ingin meminta ketegasan dari Kira?.


"Aku telah menemukan dua orang dalang dalam kasus kejadian sepuluh tahun yang lalu. Itulah yang ingin aku selesaikan pada hari ini." Jawab Kira dengan sangat yakin.

__ADS_1


"Kau telah mengetahui siapa dalang dibalik pembunuhan undangan berdarah?!."


Mereka semua sangat tidak percaya dengan apa yang dikatakan oleh Kira. Itu adalah hal yang sangat mustahil untuk seseorang.


"Kau pikir sepuluh tahun yang lalu adalah waktu yang sangat singkat?." Entah kenapa pada saat itu ada emosi gang keluar begitu saja tanpa ia duga sama sekali. "Kau pikir polisi amatir seperti kau bisa menemukan siapa yang telah melakukan itu?. Apakah kau mempunyai bukti fisik untuk membuktikan semua itu?." Itu adalah tantangan bagi Kira untuk menyelesaikan masalah yang terjadi?.


"Kau pikir aku hidup di dunia ini berapa tahun?." Kira malah memberikan pertanyaan yang sangat tidak masuk akal sama sekali. "Aku adalah akuma rinku. Bisa hidup karena terikat kontrak dengan seseorang." Dengan senyuman lebar nan ramah ia berkata seperti itu?. "Aku bahkan telah hidup lebih dari seratus tahun, jika kau ingin mengetahui siapa aku." Lanjutnya lagi.


"Kau jangan banyak bertingkah!. Kau itu hanyalah seekor anjing yang hanya bisa menyalak saja!." Daisuke Watanabe yang pada dasarnya memang tidak menyukai Kira, membentaknya dengan suara yang sangat keras.


"Itulah letak kesalahan yang kau miliki daisuke san." Kira menatap tidak suka ke arah Daisuke Watanabe. "Dengan sikap bodohmu itu, kau dengan mudahnya ditipu oleh nyonya X. Apa aku berpikir apa yang aku perlihatkan padamu itu adalah sebuah karangan cerita?." Kira melirik ke arah Erika Toda.


"Diam kau!." Daisuke Watanabe tidak ingin mengingat itu. Rasanya sangat memalukan sekali atas kejadian pada saat itu.


"Apakah kau tidak berpikir siapa nyonya X itu?. Kenapa dia bisa mengenalimu?. Jika nyonya X adalah orang dalam." Ia benar-benar ingin mengungkapkan siapa dalang dari kejahatan itu?.


"Kau!."


Ada beberapa pihak yang sangat tidak suka dengan apa yang dikatakan oleh Kira?. Apakah yang akan terjadi selanjutnya?. Apakah Kira telah mengetahui dua orang itu?. Apa yang diinginkan Kira dalam kisah panjang itu?. Apakah ia benar-benar bisa menyelesaikan masalah kasus undangan berdarah?. Simak terus ceritanya. Jangan lupa dukungannya ya pembaca tercinta.

__ADS_1


...***...


__ADS_2