
...***...
Kira on.
Kau tidak usah memasang wajah Seperti itu Yamamura Tani. Raut wajahmu yang terlihat menyedihkan hanya membuat aku muak. Aku sudah tidak tahan lagi. Apalagi kegelapan yang kau tunjukan itu membuat ku ingin muntah. Kepalaku terasa sangat sakit dengan hawa kegelapan yang kau keluarkan itu.
"Tidak!. Itu tidak mungkin terjadi!." Dengan perasaan hancur, Yamamura Tani menyaksikan apa yang telah diperlihatkan Kira. Hatinya sangat hancur berantakan ketiak menyaksikan keluarga yang ia cintai berakhir dengan sangat mengenaskan seperti itu. Kakinya bahkan tidak sanggup lagi untuk menopang tubuhnya yang terasa sangat berat.
"Kegh!." Namun pada saat itu ia bangkit kembali setelah ia sadar jika itu hanyalah sebuah ilusi.
DUAKH!!!.
Ia memukul wajah Kira dengan sangat keras, ia sangat marah karena ia merasa dipermainkan oleh Kira. Hatinya sangat sakit karena ada orang lain yang telah mengobarak-abrik perasaan yang ia miliki.
"Beraninya kau memperlihatkan itu padaku!. Berani sekali kau mempermainkan perasaanku dengan ilusi yang tidak berguna itu!." Nafasnya terlihat naik turun karena menahan amarah yang ia rasakan pada saat itu. "Akan aku bunuh kau!. Anjing sialan yang tidak tahu diri!." Lanjutnya lagi.
Namun pada saat itu ia tidak sadar sama sekali, jika ia diperhatikan oleh mereka semua. Bagaimana saat itu ia melepaskan semua amarah yang ia miliki.
Kau marah dengan apa yang telah aku lakukan?. Aku jauh lebih marah dari yang kau rasakan. Karena apa yang telah kau lakukan, apa yang telah kau lakukan pada hari itu telah membuat Sakurai Senpai hidup di dalam penderitaan yang ia rasakan selama bertahun-tahun. Sedangkan kau baru aku perlihatkan Seperti itu telah marah?. Heh!. Jangan buat aku tertawa terbahak-bahak mendengarkan apa yang telah kau lakukan.
"Heh!. Harusnya kau lihat bagaimana situasinya saat ini." Kira tidak melawan sama sekali. Ia biarkan Yamamura Tani melakukan itu semua, karena itu memang tujuannya. Dan ia telah berhasil melakukan itu dengan sangat baik.
"Hah?!." Yamamura Tani baru saja menyadarinya, sehingga ia tersadar bahwa mereka semua telah melihat ke arahnya dengan tatapan mengerikan.
"Kau benar-benar bajingan yamamura tani!." Itulah yang mereka teriakkan pada saat itu.
__ADS_1
"Ternyata kau adalah dalang dibalik semua itu!." Hati mereka sangat membenci atas apa yang telah dilakukan.
"Heh!." Ia mendengus kesal, ia sama sekali tidak peduli dengan apa yang dikatakan oleh mereka semua tentang dirinya.
"Kau boleh bersikap tidak peduli dengan apa yang terjadi, tapi apakah kau masih tidak peduli dengan apa yang akan terjadi setelah ini?." Dalam hati Kira sangat senang melihat raut wajah Yamamura Tani yang mulai prustasi.
"Ini bukan tuan yamamura yang aku kenal." Dalam hati Jun Hayama sangat khawatir dengan apa yang akan terjadi.
Pada saat itu Kira telah membuat suasana menjadi normal seperti biasanya. Karena tujuan pertamanya telah terwujudkan. Ia sangat senang karena mereka telah mengetahui siapa pelaku utamanya?. Namun saat itu jaksa penuntut umum telah memerintahkan pada beberapa kepolisian untuk menangkap Yamamura Tani.
"Sebaiknya kau tidak melawan." Kira mengacungkan senapannya ke kepala Yamamura Tani. "Kau harus bertanggung jawab atas apa yang telah kau lakukan." Mata Kira masih terlihat memerah, karena ia menahan semua amarah yang ia pesan selama ini.
"Kegh!. Kau akan mendapatkan balasan nantinya." Untuk saat ini Yamamura Tani mungkin saja hanya menuruti apa yang mereka lakukan padanya.
"Kalian juga harus ditahan. Karena kalian terlibat dalam kasus pembunuhan yang telah diciptakan oleh Yamamura Tani." Lanjutnya lagi sambil menunjuk ke arah Jun Hayama, dan Higashi Arashi. Kira saat ini seperti seorang pemimpin yang sedang menangkap pelaku kejahatan. Ya, anggap saja seperti itu. Namun itulah yang terjadi lada saat itu, dan mereka benar-benar pevaya dengan apa yang telah diperlihatkan Kira pada mereka semua.
"Heh!. Aku sama sekali tidak perlu pengampunan dari wanita jahat seperti kau!." Balas Kira menatap Erika Toda dengan kesalnya. "Masih saja kau berani menunjukkan keberanianmu yang tidak berguna itu pada ku." Dalam hati Kira sangat kesal dengan itu.
Rasanya tubuhku sangat lelah setelah aku masuk ke dalam alam bawah sadar Yamamura Tani yang sangat mengerikan.
"Lepaskan aku!." Jun Hayama dan Higashi Arashi juga berontak ketika hendak ditangkap, mereka sangat tidak terima. "Kau akan membayar itu semua!!!." Mereka benar-benar sangat dendam pada Kira yang telah berhasil mengungkapkan kejahatan yang telah mereka lakukan.
Brukh!!!.
Kira menjatuhkan tubuhnya, rasa lelah telah ia rasakan setelah ia menggunakan kekuatan yang ia miliki dengan sangat berlebihan.
__ADS_1
"Kira!." Sakurai, Ryoma, Naoki, dan Hiroshi Aoyama sangat khawatir dengan apa yang terjadi pada Kira. Mereka semua begitu perhatian pada Kira?.
"Kira!." Saat ini Kira bersandar di pangkuan Sakurai.
Aku dapat melihat bagaimana khawatirnya Sakurai senpai pada diriku setalah apa yang telah aku lakukan. Tubuhku yang sebelumnya terluka karena tusukan pisau itu sebenarnya masih membuat aku merasakan sakit. Tapi demi menyelesaikan kasus ini aku harus kuat dalam keadaan apapun. Aku tidak ingin membuat Sakurai senpai kecewa padaku yang telah mempercayai semua masalah ini padaku.
"Oi kira!. Sebaiknya kau segera ke rumah sakit. Keadaanmu benar-benar parah!." Ryoma saat itu sangat khawatir dengan keselamatan Kira?.
"Benar itu kira. Walaupun kau mengatakan manusia abadi, tapi dengan luka separah itu rasanya kau sangat mengerikan sekali." Naoki sangat setuju dengan apa yang dikatakan oleh Ryoma.
Di saat yang bersamaan, Daisuke Watanabe dan Sasaki Taka yang melihat itu merasa sangat kesal.
"Anjing sialan itu ternyata memiliki kekuatan yang tidak bisa disamakan dengan manusia biasa." Itulah yang membuatnya merasa sangat dendam pada Kira.
"Sebaiknya kita pergi dari sini. Tidak ada gunanya kita terlibat lagi dengan mereka." Bisik Sasaki Taka.
Setelah itu mereka juga pergi meninggalkan tempat, karena mereka sangat tidak ingin terlibat masalah apapun dengan mereka.
Sementara itu, Kira?.
"Aku ingin istirahat sebentar sakurai senpai. Rasanya sangat lelah sekali." Ia memejamkan matanya. "Aku ingin tidur sebentar." Lanjutnya dengan mata sayup-sayup seperti orang mengantuk berat.
"Ya, istirahatlah kira. Kau telah melakukannya dengan baik. Aku ucapkan terima kasih padamu." Sakurai mengelus pelan kepala Kira. Ia sangat mengerti dengan apa yang dilakukan Kira itu sangatlah melelahkan. "Terima kasih kira. Kau benar-benar membantuku dengan sangat baik." Dalam hati Sakurai sangat senang, dan di saat yang bersamaan ia sangat khawatir dengan keadaan Kira pada saat itu. "Mari kita bawa kira ke rumah sakit agar dapat menyembuhkan luka fisiknya." Sakurai meminta bantuan mereka untuk membawa Kira.
Akan tetapi rasanya pada saat itu aku tidak dapat lagi menahan perasaan kantuk itu. Aku sangat meminta maaf padanya karena aku tidak dapat lagi menahan perasaan kantuk itu. Aku janji, setelah keadaanku lumayan membaik, aku akan kembali melanjutkan sidang itu. Kau harus bersabar sebentar lagi Sakurai senpai. Aku hanya istirahat sebentar. Tubuh ini juga tubuh manusia, tubuh yang dapat merasakan kelelahan. Tapi aku janji, aku tidak akan membiarkan mereka yang masih tersisa melarikan diri begitu saja. Aku bersumpah akan membuat mereka bertanggung jawab atas apa yang telah mereka lakukan padamu. Aku janji itu Sakurai senpai.
__ADS_1
Kira off.
Simak terus ceritanya, jangan lupa dukungannya ya pembaca tercinta. Salam penuh cinta untuk pembaca tercinta yang selalu mendukung karya ini dengan sepenuh hati.