MATA IBLIS (POLISI HEBAT KILLER)

MATA IBLIS (POLISI HEBAT KILLER)
CHAPTER 26


__ADS_3

...***...


Kira on.


Yho, pembaca tercinta. Bagaimana kelanjutannya?. Sepertinya kasus ini mulai panjang. Karena itulah mari simak dengan baik, dan jangan sampai terlewatkan untuk satu kalimat dalam kisah ini. Kasusnya bukan hanya satu saja, akan tetapi saling tumpang tindih. Apalagi aku memiliki batas waktu. Akan aku langgar batas waktu itu suatu hari nanti. Apakah pembaca tercinta menunggunya?. Harusnya seperti itu ya, hihihi. Ok!. Jangan lupa dukungannya ya, semoga saja suatu hari nanti karya ini sampai pada Nakayama Masei. Salam penuh cinta untuk pembaca tercinta.


Kira off.


Keesokan harinya.


Yamamura Tani sangat terkejut dengan apa yang dibawakan oleh Jun Hayama. Mereka menerima rekaman CCTV yang menunjukkan sebuah kasus yang tidak pernah mereka duga sebelumnya?. Apakah benar apa yang ia lihat?.


"Apakah menurutmu ini adalah masalah yang sangat gawat?." Ia tidak menduganya, dan tidak menyangka apa yang ia lihat dalam rekaman CCTV itu?. "Kenapa mereka sangat ceroboh sekali dalam bertindak. Sungguh di luar dugaan yang aku pikirkan selama ini." Lanjutnya dengan nada kecewa.


"Saya rasa memang seperti itu yang terjadi pak. Karena tidak ada yang bisa memanipulasi hasil rekaman ini." Jun Hayama juga hampir tidak percaya jika ini yang terjadi?. "Jika dilihat dari masalah yang mereka buat, ini sangat gawat pak." Jun Hayama merasakan akan ada masalah yang akan timbul jika video itu tersebar luas.


"Kalau begitu segera tangkap mereka berdua. Karena mereka telah berani melakukan hal yang menyedihkan seperti itu." Yamamura Tani memberikan perintah pada anak buahnya. "Aku tidak ingin mereka melakukan hal yang lebih aneh lagi." Yamamura Tani tidak ingin ada masalah lain yang timbul nantinya.


"Siap pak!. Akan saya kerjakan!." Jun Hayama langsung bergerak. Ia harus segera mengamankan mereka yang telah melakukan kejahatan?.


"Apakah kau telah prustasi dengan apa yang kau alami nakamoto kun?. Kenapa kau melakukan itu demi mendapatkan kebenaran tentang kasus sepuluh tahun yang lalu. Apakah kau tidak sayang dengan nyawamu sendiri?." Dalam hatinya merasa simpati, namun di sisi lain ada bentuk kesenangan yang ia rasakan. Jadi ia ke arah mana ia sebenarnya?. "Aku sangat ingat pada saat pertama kali kau datang padaku untuk menangani kasus itu." Tentunya ia tidak lupa akan kejadian pada hari itu. Apakah ia benar-benar merasa simpati atau hanya sekadar kenalan biasa saja?. Temukan jawabannya.


...***...


Naoki dan Ryoma baru saja keluar dari mobil yang ia bawa dengan kecepatan tinggi. Hatinya berdebar-debar kencang tidak karuan, apalagi kepalanya terasa sakit memikirkan apa yang akan ia lakukan setelah ini?. Sayaka telah memperlihatkan apa yang ada di dalam rekaman itu pada Naoki dan Ryoma. Saat ini mereka sedang berada di kantor, sepertinya mereka memang shock berat setelah melihat rekaman CCTV itu.


"Aku rasa tidak mungkin sakurai melakukan itu." Naoki bingung mau berkata apa. "Aku yakin mereka hanya melakukan sandiwara saja. Rasanya sulit untuk mempercayai kebenaran itu." Baginya Sakurai hanyalah seseorang yang dalam masa keterpurukan. "Atau memang nekat karena dalam gangguan jiwa?." Ada hal lain yang bertentangan dengan apa yang ia pikirkan selama ini.


"Tidak mungkin mereka melakukan pembunuhan. Bukankah kita sudah beberapa kali ikut dengan mereka?." Kepalanya terasa sakit melihat itu. "Mereka melakukan pembunuhan sadis terhadap salah satu pelaku kasus undangan berdarah?. Untuk apa mereka melakukan interogasi jika membunuh langsung para pelaku itu adalah cara yang mudah bagi keduanya." Sungguh, ia tidak mengerti dengan apa yang terjadi.


"Ya, kau benar. Tidak mungkin mereka melakukan itu." Naoki mencoba mengingat apa yang terjadi ketika mereka bersama.


"Aku sangat yakin, jika ini hanyalah sandiwara belaka?. Supaya kita percaya mereka adalah orang yang baik." Ryoma mencoba memikirkan kemungkinan terburuk yang akan ia alami.


"Tapi bukankah sakurai san adalah korban?. Atau jangan-jangan itu adalah balas dendam yang ia tuntaskan pada mereka yang telah membunuh anak serta istirnya?." Naoki juga memberikan pendapat alasan kenapa Sakurai dan Kira sampai melakukan pembunuhan terhadap salah satu terduga yang terlibat dalam kasus undangan berdarah?.


"Bisa jadi seperti itu. Hanya bersikap polos, namun siapa sangka mereka ternyata adalah pembunuh." Ryoma jadi takut membayangkan bagaimana Kira di masa lalunya.


"Lalu apa yang harus kita lakukan setelah mengetahui semua itu?. Apakah kira dan sakurai akan ditangkap karena kejahatan yang telah mereka lakukan?." Naoki semakin berpikiran buruk mengenai apa yang akan terjadi pada mereka jika mereka kembali lagi.

__ADS_1


"Oh, iya. Masalah ditangkap, sepertinya kita harus memberi tahu kira tentang CCTV itu." Ryoma segera mengeluarkan Hp-nya, tentunya ia mengirim video CCTV itu supaya Kira segera mengetahuinya. "Mungkin si anjing bodoh itu mengetahui sesuatu. Aku yakin dia akan memiliki rencana setelah mengetahui bahwa dia tidak mungkin melakukan itu." Di sisi lain ia merasa sangat cemas.


"Semoga saja keduanya baik-baik saja. Aku rasa ini seperti jebakan yang sangat rapi digunakan seseorang untuk menghentikan pencarian pelaku kasus undangan berdarah." Naoki percaya, jika ada seseorang yang telah berusaha untuk menjebak Kira dan Sakurai.


Apakah mereka berhasil memberi kabar pada Kira mengenai apa yang terjadi?. Temukan jawabannya.


...***...


Di sisi lainnya. Kira dan Sakurai berniat ingin kembali ke daerah Higashiyama. Mereka ingin meneliti kembali apa yang telah terjadi, dan Kira juga ingin memastikan jika Sayaka memang ada hubungannya dengan wanita bertopeng itu. Akan tetapi pada saat itu Kira memeriksa HP-nya karena ada notifikasi yang masuk. Kira segera membukanya, karena ia sangat penasaran apa isi dari email itu?. Matanya sangat terkejut melihat apa yang ada di rekaman CCTV itu.


Deg!!!.


Jantungnya berpacu dengan waktu yang seakan-akan tidak memihak padanya.


"Sepertinya kita akan mendapatkan masalah sakurai." Kira menunjukkan rekaman itu pada Sakurai yang sedang menyetir. "Sepertinya seseorang sedang bermain-main dengan kita." Hatinya sangat panas karena apa yang ada di CCTV itu.


"Kurang ajar!. Kenapa itu bisa terjadi?!." Sakurai yang terkejut melihat rekaman itu terpaksa banting stir. Beruntung jalan masih sepi karena cuaca sedang dingin. Jadi tidak ada satupun orang di sana. "Bagaimana itu bisa terjadi?. Tidak mungkin aku melakukan itu!." Sakurai sangat tidak percaya.


Namun saat itu juga masuk pesan baru yang dibaca oleh Kira. Pesan singkat yang membuat Sakurai dan Kira terpaku di tempat.


From tidak berguna 1.


Kira san. Sebaiknya saat ini jangan menyerahkan diri. Jika tidak kau akan tertangkap sebagai kasus pembunuhan sadis. Jika kau ingin mencari tempat persembunyian saat ini maka datanglah ke desa higashi ko. Di sana ada rumah ku untuk kalian sembunyi untuk sementara waktu.


"Bagaimana menurutmu sakurai?." Kira hanya tersenyum kecil. "Apakah kita akan menyerahkan diri atau kita menyingkir untuk sementara waktu?." Kira bertanya pada Sakurai mau melakukan apa?.


"Siapa yang mau menyerahkan diri bodoh!." Sakurai sangat geram dengan ucapan Kira. "Aku yakin itu hanyalah jebakan yang disiapkan oleh wanita bertopeng itu untuk kita!." Ia mendengus kesal. "Aku tidak akan menyerah begitu saja!." Sakurai ingin berteriak kuat, ia tidak menduga sebelumnya jika ada orang yang tidak senang dengan apa yang mereka lakukan. "Sepertinya mereka telah mengetahui apa yang kita rencanakan." Sakurai merasa ada yang aneh dalam kasus itu. "Karena itulah lawan mereka balik kira!." Sakurai benar-benar emosi karena merasa dijebak oleh wanita bertopeng itu.


"Sepertinya ini akan sangat menarik. Mari kita lakukan. Aku tahu apa yang harus aku lakukan." Kira menyeringai lebar.


"Kalau begitu kita pergi ke suatu tempat." Sakurai tahu harus kemana di saat seperti ini. "Wanita bajingan itu benar-benar telah mengetahui apa yang telah kita lakukan. Aku rasa itulah alasan kenapa dia membunuh takahashi mizuki sebelum kita sampai, juga membuat drama bahwa kitalah yang telah membunuh kozara hideo." Sakurai memacu mobilnya dengan kecepatan tinggi.


"Sepertinya begitu. Mereka tidak ingin kita mengetahui siapa mereka sebenarnya." Kira dapat menebak alasan mereka melakukan itu. "Tapi aku tidak akan menyerah begitu saja. Pasti akan aku lihat siapa mereka semua. Termasuk wanita itu." Kira berjanji akan melakukan itu dengan baik. Tidak akan ia biarkan wanita itu berbuat sesuka hatinya.


Kira on.


Wanita itu sepertinya sudah tidak tahan lagi dengan apa yang telah aku lakukan. Sehingga dia bertindak sejauh ini. Dua kali dia menjebak aku dengan cara kasus pembunuhan. Kali ini aktor mana yang ia siapkan untuk menyerupai kami dalam melakukan kejahatan yang telah ia siapkan untuk menjebak kami. Aku tidak akan membiarkannya melakukan yang ia inginkan. Suatu saat nanti, akan aku bongkar identitasnya jika aku bertemu langsung dengannya. Akan aku membunuh keduanya untuk membayar apa yang telah mereka lakukan pada sakurai senpai. Lihat saja saat itu tiba, akan aku lakukan semuanya dengan baik demi sakurai senpai. Tapi untuk saat ini aku mundur saja dulu untuk menyusun sebuah rencana untuk menyerang balik. Selain itu aku juga harus ke tempat itu, supaya aku bisa melihat apa yang terjadi sebenarnya. Baiklah, untuk hari ini aku istirahat terlebih dahulu untuk menenangkan pikiran.


Kira off.

__ADS_1


Apakah yang akan mereka lakukan setelah ini?. Apakah Kira akan menyelesaikan masalah itu dengan baik?. Temukan jawabannya.


...***...


Sepertinya kepolisian Higashiyama telah mengeluarkan surat penangkapan untuk Nakamoto Sakurai dan Kira. Tentunya mereka tidak akan membiarkan keduanya pergi begitu saja tanpa mempertanggungjawabkan apa yang telah mereka lakukan. Daisuke Watanabe sangat berambisi setelah mengetahui kejadian itu.


"Heh!. Sekarang telah terbongkar wajah asli kalian. Aku akan menangkap kalian, menjebloskan kalian ke dalam penjara." Ya, itu adalah ambisinya seorang. Karena selama ini ia merasa dipermalukan oleh Sakurai dan Kira. "Mereka sangat ceroboh sekali dalam bertindak, dan juga terlalu terburu-buru karena dalam bertindak." Dalam hatinya sangat kesal dengan apa yang telah terjadi. "Saatnya balas dendam atas apa yang telah mereka lakukan padaku, serta penghinaan yang telah aku terima dari anjing sialan itu." Hatinya sangat dendam, tidak baik hati, serta memiliki ambisi yang sangat kuat yang ingin segera ia tuntaskan. Dendam telah bersarang di dalam hatinya saat ini.


Di sisi lain, Naoki dan Ryoma sedang diinterogasi. Karena mereka adalah bawahan dari Sakurai. Mereka ditanyai banyak hal yang berhubungan dengan Sakurai dan Kira yang kini entah berada di mana?.


"Katakan pada kami, kemana nakamoto dan anjingnya itu pergi?!." Bentaknya dengan suara keras. "Bukankah kalian selalu bersamanya?!. Bagaimana mungkin kalian tidak mengetahuinya sama sekali!." Ia tidak puas sebelum mendapatkan jawaban dari mereka.


"Sudah aku katakan padamu!. Meskipun dia adalah ketua, tapi hubungan kami tidak sedekat yang kalian duga!." Ryoma merasa kesal dengan apa yang mereka tanyakan. "Aku sangat benci padanya!. Kau pikir dia ke amekaze kami ikut?!. Jika kami tidak membencinya, tidak mungkin kami masih berada di sini!." Ryoma juga berbicara dengan nada tinggi.


"Lagi pula siapa yang mau bekerjasama dengan orang gila seperti mereka!. Bahkan kami seperti polisi pengangguran yang tidak punya pekerjaan yang lebih layak sambil menunggu dia selesai interogasi!. Apa kalian pikir kami ini mau membantu mereka?!." Naoki hampir saja tidak bisa mengendalikan dirinya karena pertanyaan itu.


"Lalu kemana mereka dua hari ini?. Apakah kalian tahu?!. Jangan berusaha untuk menyembunyikan keberadaan mereka jika kalian ingin selamat." Masih saja tidak percaya, dan malah mengancam?.


Brakh!!!.


"Kau tidak usah mengancam kami!." Ryoma dan Naoki benar-benar emosi. Keduanya mengeluarkan Hp mereka dengan marahnya. "Tidak ada gunanya kalian mencurigai kami!." Ryoma dan Naoki sangat emosi karena mereka pertanyaan itu.


"Jika memang hubungan kami baik, dan kami yang menghubungi bajingan gila itu, maka kalian boleh mengambil itu sebagai barang bukti. Jika kalian gila jabatan, maka kalian boleh membuat drama untuk menjebak kami bekerjasama dengan dua orang tidak berguna itu." Naoki menatap tajam ke arah kedua polisi yang melakukan interogasi pada keduanya.


"Sebaiknya kau tidak usah bermain-main dengan kami. Karena seseorang yang mudah disogok itu adalah sampah!." Ryoma sedikit mengetahui tentang mereka yang bekerja seperti apa.


Ryoma on.


Maafkan aku ya Sakurai san. Bukan aku bermaksud untuk menghinamu. Ini semua aku lakukan karena terpaksa. Aku terpaksa melakukannya hanya untuk mengelabui mereka, bahwa aku memang tidak ada hubungannya denganmu. Tapi setelah ini aku berjanji akan membantumu. Untuk sementara ini aku hanya berusaha untuk terbebas dari mereka saja. Sungguh, aku tidak bermaksud untuk melakukan apapun.


Ryoma off.


Hanya itu rencana yang bisa ia lakukan pada saat itu, tentunya hanya untuk pergi dari mereka semua. Tidak ada pilihan lain selain berkata buruk tentang Sakurai.


Naoki On.


Sepertinya masalah rumit telah terjadi, dan melibatkan banyak pihak. Aku yakin daisuke watanabe juga akan terlibat dalam masala ini. Dia sangat membenci sakurai san, aku yakin dia yang akan mengambil kasus ini untuk menangkap Sakurai san.


Naoki off.

__ADS_1


Apakah benar mereka tidak terlibat dalam masalah itu?. Apakah benar?. Temukan jawabannya.


...***...


__ADS_2