MATA IBLIS (POLISI HEBAT KILLER)

MATA IBLIS (POLISI HEBAT KILLER)
CHAPTER 47


__ADS_3

...***...


Kira on.


Itu belum semuanya aku tunjukkan pada kalian. Apakah kalian sangat terkejut saat kalian melihat Yamamura Tani, juga Erika Toda yang berada di sana pada saat kejadian itu?. Aku yakin kalian semua dapat melihatnya dengan mata kepala kalian mengenai itu. Apakah yang akan terjadi setelah itu?. Hanya waktu yang akan menjawab semuanya. Jangan lupa dukungannya pembaca tercinta, semoga saja kisah ini sampai pada Nakayama Masei suatu hari nanti. Salam penuh cinta untuk pembaca tercinta.


Kira off.


Mereka semua dapat melihatnya dengan jelas, pada saat itu Sakurai sangat ketahuan setelah melihat bagaimana kondisi mereka semua. Mentalnya pada saat itu sangat terguncang melihat ribuan nyawa tergelempang dalam ruangan itu. "Ayaka chan!. Yuki chan!." Teriaknya dengan sangat pilu. Hatinya sangat sakit melihat keadaan sekitar yang sama sekali tidak baik-baik saja. "Kalian di-, bhuekh!." Kembali ia memuntahkan isi perutnya. Ia benar-benar tidak tahan dengan apa yang ia lihat pada saat itu. Sakurai tidak tahan lagi, akhirnya ia pingsan diantara mayat-mayat itu.


Namun setelah itu, yang diperlihatkan oleh Kris adalah bagaimana mereka yang berkumpul di suatu tempat setelah kejadian itu. Yamamura Tani dan Erika Toda terlihat sangat puas dengan hasil yang mereka dapatkan.


"Kerja yang sangat bagus. Aku sangat suka sekali." Ia memuji mereka semua.


"Lalu apa yang akan kami lakukan setelah ini?." Yamashita Tatsuya yang bertanya. "Aku yakin mereka tidak akan diam begitu saja." Lanjutnya lagi dengan cemasnya.


"Kau tidak usah cemas." Yamamura Tani tersenyum ramah. "Serahkan semuanya padaku. Aku yang akan mengatasi ini semua." Lanjutnya. "Sedangkan kalian segera tinggalkan kota sukuranburu. Aku tidak ingin kalian semua tertangkap." Ia kembali memperlihatkan bagaimana senyumannya pada saat itu. Senyuman yang sangat yang sangat tidak manusiawi.


"Kalian akan kami beri uang yang cukup untuk meninggalkan tempat ini. Karena itulah kalian jangan sampai tertangkap." Kali ini Erika Toda yang berbicara. "Kami akan melakukan apapun untuk menutupi kasus ini agar tidak diungkapkan ke publik. Dan tentunya kami akan melakukannya dengan sangat baik." Erika Toda terlihat sangat senang. Ia tidak bisa membayangkan bagaimana kelanjutannya setelah ini.

__ADS_1


Mereka semua juga melihat itu dengan seksama. Bagaimana kejadian sepuluh tahun yang lalu. Namun saat mereka sedang terpaku di tempat karena melihat apa yang telah ditunjukkan oleh Kira. Pada saat itu mereka semua mendengarkan suara tembakan yang sangat keras.


Dor!.


Dua tembakan lepas begitu saja tanpa adanya halangan.


"Uhuk!!!." Kira meringis keras karena bahu Kirinya terkena tembakan, serta bahu kanannya juga terkena tembakan.


Deg!!!.


Mereka semua sangat terkejut, karena mereka melihat dua iblis yang sangat mengerikan yang sedang memegang senapan api. Mereka berdua tak lain adalah Yamamura Tani, dan Erika Toda yang telah terbakar dengan apa yang mereka saksikan tadi. Sungguh sangat menyakitkan bagi mereka karena Kira telah memperlihatkan kepada mereka semuanya.


Lalu bagaimana dengan Kira sendiri?. Ia malah tertawa terbahak-bahak karena berhasil membongkar wujud asli dari orang-orang yang memiliki kekuatan iblis sejati. "Itu adalah wujud asli dari kalian." Kira terlihat sangat senang. "Kalian telah terbakar dengan apa yang telah aku lakukan?!. Ahaha!. Sangat lucu sekali melihat wujud kalian yang sekarang!." Lanjutnya lagi tanpa adanya perasaan takut sedikitpun.


"Jadi itu adalah wujud dari nyonya X?." Dalam hati Higashi Arashi sangat terkejut.


"Jadi itu adalah wujud asli dari tuan yamamura?." Dalam hati Jun Hayama terpana melihat itu. Baru pertama kalinya ia melihat hal yang sangat mengerikan seperti itu?.


"Ini bukanlah kasus yang dihadapi manusia biasa!." Dalam hati Daisuke Watanabe yang dari tadi menyimak, ia juga terlihat sangat ketakutan. "Bagaimana mungkin dua orang yang memiliki tempat tertinggi di negeri ini malah melakukan hal yang sangat gila?." Ia hampir tidak bisa berkata apa-apa saking kelunya lidahnya saat ini. Sungguh sangat tidak masuk akal dengan apa yang ia lihat pada saat itu. Apakah ia sedang bermimpi.

__ADS_1


"Ternyata kira memang orang biasa." Dalam hati Sakurai dapat merasakan itu. "Dari awal kontrak dengannya aku telah merasakan itu." Ia dapat merasakan ada yang berbeda dari Kira.


"Kegh!." Kira masih bisa bangkit, ia masih memiliki semangat untuk tetap bertahan. Sedangkan mereka yang masih terperangkap dengan apa yang dilakukan Kira masih terpaku di tempat. "Akhirnya kalian menunjukkan siapa diri kalian yang sebenarnya pada kami!." Kira masih terlihat sangat senang. Ia tidak menduga sama sekali. Sungguh sangat mengesankan untuk pertunjukan hari ini.


"Kau benar-benar anjing sialan!. Berani sekali kau melakukan itu padaku!." Erika Toda sangat marah, ia sangat tidak terima jika Kira berhasil membongkar wujud asli mereka?.


"Ternyata kau sangat merepotkan!. Aku tidak akan mengampunimu!. Karena kau telah berani membuatku dalam kondisi seperti ini!." Yamamura Tani sangat marah.


"Tuan yamamura." Dalam hati Jun Hayama kali ini benar-benar melihat bagaimana kemarahan yang ditunjukkan oleh Yamamura Tani saat itu. Tubuhnya masih terpaku di tempat. "Sepertinya mereka memang memiliki kekuatan yang berada di level yang sangat berbeda." Dalam hatinya telah berusaha untuk bergerak, akan tetapi tetap saja mengalami hal yang paling memalukan menurutnya.


"Mereka ini semua memang sangat gila." Dalam hati Higashi Arashi sedikit heran dengan apa yang mereka lakukan pada saat itu.


"Aku tidak akan melepaskan kalian begitu saja." Kira tidak takut sama sekali dengan apa yang akan mereka lakukan padanya. Baginya itu adalah gertakan yang tidak harus ia tanggapi, namun tetap waspada. "Aku pasti akan memburu kalian, hingga pada akhirnya aku sampai pada titik ini hanya untuk melihat kalian yang sebenarnya." Lanjutnya.


"Kurang ajar!." Erika Toda tidak bisa mengendalikan kemarahan yang ia rasakan. "Kau tidak akan mendapatkan apapun yang kau inginkan!." Bentaknya dengan nada tinggi. "Aku pasti akan membunuhmu!." Bentaknya dengan suaranya yang sangat keras. "Berani sekali kau menipuku dengan dokumen tentangmu!." Amarahnya kembali memuncak karena mendengarkan ucapan itu.


"Ckckck!." Kira berdecak kesal sambil memberi kode bahwa ia sangat tidak setuju. "Kau yang bodoh tidak membaca dengan baik tentang diriku. Jadi maaf saja, karena aku tidak pernah segan-segan pada seseorang, apalagi dia adalah wanita." Lanjut Kira dengan senyuman penuh kemenangan. Apakah yang akan terjadi selanjutnya?. Apakah kasus dari undangan berdarah akan selesai?. Temukan jawabannya di dalam kisah ini dengan sangat baik. Salam penuh cinta untuk semuanya.


...***...

__ADS_1


__ADS_2