MATA IBLIS (POLISI HEBAT KILLER)

MATA IBLIS (POLISI HEBAT KILLER)
CHAPTER 27


__ADS_3

...***...


Kira on.


Yho pembaca tercinta. Terima kasih atas dukungannya ya. Jangan lupa tekan tombol favoritnya, supaya author yang tidak berwujud ini semangat lanjutin kisahnya. Simak dengan baik kisah ini, karena aku akan menggunakan kekuatanku lebih banyak lagi dari yang sebelumnya. Tapi sepertinya nyonya X telah bergerak. Dia tidak tahan lagi dengan apa yang aku lakukan. Sehingga dia ingin mengetahui kebenaran tentangku. Bagaimana mungkin seseorang yang terkena tembakan mengenai jantungnya masih bisa hidup?. Mungkin mereka menyadari jika aku memiliki kekuatan iblis. Apakah pembaca tercinta tidak penasaran bagaimana lanjutan kisahnya?. Simak terus ceritanya. Berikan aku tanggapan, seperti komentar?. Atau yang lainnya. Ups terlalu panjang ya?. Selamat membaca.


Kira off.


Saat ini Kira dan Sakurai sedang berada di kawasan yang sangat jauh dari pusat kota Higashiyama. Tempat yang sudah lama tidak ia kunjungi sejak sepuluh tahun yang lalu. Apa yang akan ia lakukan saat seperti ini.


Sakurai menatap ruangan yang sudah lama tidak ia kunjungi. Rasanya sangat sakit mengingat kenangan yang ada di ruangan ini. Sedangkan Kira bisa melihat kenangan apa saja yang ada di ruangan itu. Sungguh, kenangan yang sangat indah untuk pasangan suami istri bersama anak yang mereka cintai.


"Rasanya sangat sepi." Dalam hati Sakurai menatap ruangan itu. "Kalian pergi meninggalkan aku sendirian, dan belum kembali. Apakah kalian tidak merindukan aku?. Pergi dalam kesedihan yang aku rasakan." Hatinya sangat sakit saat rindu itu menusuk jiwanya yang sedang rapuh.


"Sakurai senpai." Kira hampir saja menangis, ia dapat merasakan bagaimana kesedihan yang dirasakan oleh Nakamoto Sakurai saat ini. Bayangan masa lalu yang tidak bisa ia lupakan begitu saja. "Rasa sakit yang kau rasakan akan aku balaskan sakurai senpai. Akan aku buat mereka menderita dengan apa yang mereka lakukan padamu." Kira tidak sanggup melihat keadaan Sakurai yang bersedih. Rumah ini adalah rumah hadiah pernikahannya dengan mendiang istrinya. Selama ini ia hidup bahagia dengan anak dan istrinya, akan tetapi kejadian undangan berdarah itu telah merenggut semuanya dari hidupnya.


"Ayaka chan, yuki chan. Bisakah kita berkumpul kembali?." Harapannya hanyalah sebuah angan-angan semata. "Tapi jika kita berkumpul, kau pasti telah tumbuh menjadi gadis yang sangat cantik." Hatinya semakin sakit membayangkan anaknya Nakamoto Yuki yang dulunya berusia enam tahun, dan sekarang harusnya tumbuh menjadi gadis cantik 16 tahu.


"Oh, sepertinya sudah sore." Kira sudah tidak tahan melihat raut wajah Sakurai yang tampak sedih. "Ternyata ini rumah yang cukup baik untuk dijadikan tempat persembunyian." Kira mencoba mengalihkan kesedihan yang dirasakan oleh Sakurai saat ini.


"Kira dapat melihat apa yang terjadi di ruangan ini. Aku yakin itu, karena itulah dia mengalihkan perhatianku." Dalam hatinya merasakan seperti itu. Apakah ia tidak boleh larut dalam kesedihan yang ia rasakan?. Apakah ia tidak boleh bersedih hati jika saat ini ia merasakan kesepian setelah ditinggalkan istrinya?. "Untuk saat ini kita akan bersembunyi di sini sambil menganalisa video yang dikirim naoki juga ryoma." Sakurai mencoba menekan perasaan sedih itu.


"Ini semua telah terencana dengan baik." Kira mengingat kembali bagaimana video itu berlangsung. "Wanita bertopeng itu telah mengetahui siapa saja sisa dari target kita berikutnya." Kira mengingat lagi, saat ia sengaja mengatakan pada mereka siapa saja yang masih harus mereka tangkap sebelum ia menangkap pelaku utamanya.


"Karena itulah mereka membuat drama yang dapat menghentikan kita." Sakurai sangat geram saat ia menonton ulang video itu. "Apakah kau tidak bisa melakukan sesuatu untukku kira?. Apakah hanya itu saja kekuatan yang kau miliki?." Sakurai seperti memaksa Kira untuk mengeluarkan semua kemampuan yang ia miliki. Apakah itu tidak apa-apa?.

__ADS_1


"Tentu saja aku akan melakukannya demi membebaskan mu dari tuduhan itu." Kira menyeringai lebar. "Tapi kau tenang saja, sepertinya aku memiliki rencana yang sangat bagus." Kira sedang membayangkan apa yang akan ia lakukan pada mereka yang telah berani bermain-main dengannya.


"Apa yang akan kau lakukan kira?. Apakah kau telah mengetahui apa yang harus kau lakukan?." Sakurai penasaran apa yang akan dilakukan Kira?.


"Akan aku ceritakan padamu semuanya." Kira duduk dengan santainya. "Tapi sebelum itu kita harus ke lokasi vidoe ini terlebih dahulu sakurai. Aku ingin melihat apa saja yang terjadi di sana. Tidak mungkin mereka bermain peran dengan mudahnya." Kira pasti menemukan sesuatu jika ia memang ingin ke sana. Ke rumah Kozara Uehara yang telah tewas di tembak oleh pelaku yang menyamar menjadi Sakurai. "Aku yakin aku bisa melihat siapa yang ada di balik topeng itu." Dengan percaya diri ia berkata seperti itu.


"Itu sangat berbahaya kira!. Bagaimana jika mereka menunggu kedatangan kita ke sana!. Aku yakin mereka akan menjebak kita!." Entah kenapa Sakurai kali ini keberatan dengan ide Kira.


"Heh!." Kira menyeringai lebar kembali, layaknya seorang iblis yang sedang haus darah. "Kau tenang saja, itu akan memudahkan aku menunjukkan kepada mereka siapa pelaku yang sebenarnya." Lanjutnya lagi.


"Tapi bagaimana mungkin bisa kau melakukan itu kira?. Itu sangat berbahagia." Sakurai tidak mau mengambil risiko terlalu tinggi hanya untuk membuktikan jika mereka tidak bersalah sama sekali.


"Kau tenang saja sakurai." Kira kembali menunjukkan senyumannya yang mengerikan itu. "Aku tidak akan membuatmu dalam bahaya. Akan aku buktikan, bahwa aku adalah iblis penghubung dua dunia yang dapat melakukan apapun." Dengan percaya diri ia berkata seperti itu pada Sakurai?. "Kau tidak usah meragukan kekuatan ku. Sebab kau telah terikat kontrak dengan iblis penghubung dua dunia yang akan membuatmu menemukan kebenaran dari kasus yang kau alami sepuluh tahun yang lalu." Kira telah bersumpah akan membantu Sakurai untuk menangkap siapa dalang dari kasus itu.


Sakurai sepertinya percaya, jika Kira memang membantunya untuk menyelesaikan kasus itu. Kira tidak pernah berbohong padanya, bahkan Kira lah yang memberikan harapan padanya untuk terus bangkit.


"Baiklah, jika memang itu yang ingin kau lakukan, maka perlihatkan padaku bagaimana kau melakukan itu." Sakurai tidak lagi membantah apa yang dikatakan Kira. "Katakan pada mereka, bahwa mereka telah menyewa aktor yang buruk untuk membuat drama tentang pembunuhan itu." Lanjutnya lagi.


"Ryoukai!. Sakurai sama." Kira senang melihat sorot mata Sakurai tidak ada keraguan lagi. "Saat ini aku sedang bersemangat untuk melakukan sesuatu Sepertinya ia telah berhasil meyakinkan Sakurai mengenai rencana yang akan ia lakukan. Apakah Kira berhasil melakukan itu semua?. Temukan jawabannya.


...***...


Di sisi lain.


Nyonya X telah menemukan apa yang ia cari. Tentunya ia mencari tahu tentang identitas asli dari Kira. Ia ingin mencari kelemahan Inuzuka Kira, karena baginya laki-laki itu adalah halangan serta ancaman baginya saat ini.

__ADS_1


"Terima kasih sayaka, kau sangat bisa diandalkan." Nyonya X akhirnya mendapatkan beberapa dokumen penting mengenai Inuzuka Kira.


"Saya akan melakukan apapun yang nyonya minta." Sayaka dengan senang hati melakukan apapun itu. "Termasuk menjadi identitas tentang anjing bodoh itu." Tentunya itu adalah pekerjaan yang mudah baginya.


"Baiklah, aku tidak sabar lagi untuk mengetahuinya." Ia membuka dokumen yang berada di dalam amplop coklat itu. Ia membuka sebuah catatan tentang kelahiran tentang Kira. "Nama aslinya cukup mengejutkan juga." Ia memperhatikan nama asli dari Kira. "Akuma rinku. Akuma ya?. Heh!." Ia mendengus kecil saat membacakan nama Akuma, atau devil, atau iblis.


"Akuma rinku?." Sayaka mengulang ucapan Nyonya X. "Nama yang sangat menggambarkan nama akuma, sama seperti orangnya." Sayaka tidak menduga akan mendapatkan informasi yang mengejutkan. "Tetapi dari mana dia mendapatkan ide nama inuzuka kira?." Heran, tapi untuk sebuah identitas itu adalah hal yang tabu demi keselamatan diri sendiri.


"Entahlah. Mungkin dia memiliki alasan yang tidak bisa ia sebutkan alasannya." Nyonya X tidak bisa memikirkan alasannya kenapa. "Itulah alasan kenapa kita cari tahu alasannya." Lanjutnya.


Setelah itu Nyonya X kembali melanjutkan melihat dokumen itu dengan seksama. "Mata iblis abadi. Akuma rinku. Ini adalah riwayat hidup tentang seorang anak bernama akuma rinku yang memiliki mata iblis. Mata yang dapat menangkap semua kejadian di masa lalu. Mata iblis penghubung dua dunia yang sangat menakutkan." Sungguh sangat luar biasa sekali men


Deg!!!.


Matanya terbelalak terkejut melihat apa yang ditulis di sana. "Itu sangat gila, tidak masuk akal sama sekali." Dalam hatinya sangat gelisah mendengarnya.


"Sebaiknya jangan pernah menatap langsung matanya. Karena ia bisa saja menyelami pikiran mu, dan melihat apa saja yang telah kalian lakukan. Selain itu ia juga bisa melihat apa yang terjadi di masa lalu dan di masa depan." Itulah yang tertulis di sana, sungguh sangat membingungkan sekali. Kemudian, nyonya X membuka lembar berikutnya yang mengatakan.


"Dia adalah manusia abadi. Meskipun ditembak ataupun dibunuh, ia tidak akan mati semudah itu. Tidak ada cara yang digunakan untuk membunuhnya kecuali atas izin kami sama." Perasaan kesal membara yang dirasakan Wanita itu ketika membaca dokumen itu.


"Hah!." Wanita itu membanting buku itu dengan kuatnya ke lantai. "Dasar tidak berguna sama sekali!." Bentaknya dengan suara yang sangat keras. Ia tidak menduga akan membacakan dokumen aneh tentang Kira?.


"Nyonya?!." Sayaka sangat terkejut dengan apa yang dilakukan wanita itu. "Tenanglah nyonya, mungkin kita dapat menemukan sesuatu dari sana. Sabarlah sebentar." Sayaka mencoba menenangkan wanita itu.


"Bagaimana mungkin aku sabar!. Bagaimana aku tenang!. Jika hanya seperti itu catatan tentang dirinya!. Sama saja aku tidak menemukan kelemahan yang ia miliki!." Rasanya ia telah dipermainkan oleh sebuah informasi tua seperti itu. Apakah yang akan terjadi berikutnya?. Temukan jawabannya. Salam cinta untuk pembaca tercinta.

__ADS_1


...***...


__ADS_2