MATA IBLIS (POLISI HEBAT KILLER)

MATA IBLIS (POLISI HEBAT KILLER)
CHAPTER 35


__ADS_3

...***...


Kira on.


Yho, pembaca tercinta. Hari ini aku akan mulai bergerak, karena ini masalah yang sangat penting. Aku tidak bisa lagi menunggu, juga berdiam diri saja setelah mengetahui jika nyonya X mulai bertindak. Kasus ini tidak bisa didiamkan begitu saja, aku telah muak dengan mereka semua. Sepertinya aku harus segera bertindak, karena mereka tidak boleh didiamkan begitu saja. Mereka harus dilawan dengan api, supaya mereka mengetahui siapa diriku sebenarnya.mm Apakah yang akan aku lakukan setelah ini?. Simak terus ceritanya, jangan lupa dukungannya ya pembaca tercinta. Semoga saja kisah ini sampai pada Nakayama Masei suatu hari nanti.


Kira off.


Sasaki Taka saat ini sedang bersama Daisuke Watanabe. Sepertinya mereka sedang mendiskusikan sesuatu. Sasaki Taka mendengarkan penjelasan dari Daisuke Watanabe, atas apa yang ia lihat pada saat itu. Sepertinya mereka sangat kecewa setelah kegagalan yang dialami oleh Daisuke Watanabe menangkap Kira dan Sakurai di kediaman Kozara Uehara.


"Entah itu sebuah trik atau apa, anjing sialan itu memperlihatkan pada kami semua bagaimana kejadian yang sebenarnya." Ia masih ingat itu. "Aku seperti dipermainkan oleh seseorang yang hanya untuk melakukan hal bodoh itu." Keluhnya dengan suara yang tidak bersemangat sama sekali. "Aku sangat malu pada diriku yang telah diperdaya oleh mereka. Terutama si anjing sialan yang telah memperlihatkan padaku bagaimana seorang wanita yang telah terlibat dalam kasus besar yang mencoba memperbudak aku." Hatinya sangat sakit mengingat apa yang ia lihat pada saat itu.


"Begitu ya?." Sasaki Taka merasa bersimpati pada temannya itu. "Lalu bagaimana dengan tanggapan yamamura san mengenai itu?. Apakah dia memerintahkan kita semu untuk menangkap nakamoto sakurai juga anjingnya itu?." Sasaki Taka penasaran bagaimana reaksi dari pemimpin tertinggi kepolisian Higashiyama,jika mengetahui anggotanya telah melakukan pembunuhan?. "Tidak mungkin kau membiarkannya begitu saja setelah apa yang kau alami, kan?." Sasaki Taka sedikit memberikan dorongan pada temannya untuk membalas perbuatan itu.


"Sepertinya yamamura san hanya diam saja. Tidak ada tanggapan sama sekali. Aku berpikir, bahwa dia melakukan itu supaya tidak terlalu tersebar berita buruk tentang wilayah higashiyama." Daisuke Watanabe memikirkan kemungkinan alasan kenapa belum ada perintah lanjutan tentang Nakamoto Sakurai. "Rasanya aku seperti orang yang tidak berguna setelah melakukan penangkapan itu." Hatinya terasa sangat sakit memikirkan itu semua. "Tentu saja aku ingin menangkap mereka semua, karena mereka telah berani mempermalukan aku." Ya, tentunya ia memiliki ambisi untuk membalas mereka semua.


"Saat ini mereka berada dimana?. Sejauh mana mereka akan melarikan diri meskipun mereka telah menunjukkan bukti bahwa mereka tidak bersalah." Sasaki Taka berpikir, kenapa mereka bersembunyi jika tidak bersalah?. "Apa yang ingin mereka lakukan dengan bersembunyi seperti itu?." Heran, itulah yang ia rasakan saat itu. "Apakah kita tidak bisa menangkap mereka?." Begitu banyak pertanyaan yang keluar dari mulutnya saat itu.


"Aku akan mencari tahu dimana keberadaan mereka. Aku tidak akan membiarkan mereka mempermainkan aku lagi. Benar-benar menguji kesabaran yang aku miliki." Hatinya, dan perasaannya masih sakit mengingat betapa bodohnya saat itu dalam penangkapan itu. "Tentunya aku akan mencari keberadaan mereka. Aku tekan akan membaurkan mereka lolos dari hukuman yang akan mereka lakukan." Hatinya yang sedang dipenuhi oleh kedengkian yang sangat luar biasa.


"Sebagai seorang teman, aku akan membantumu. Mari kita selesaikan masalah ini bersama-sama." Sepertinya Sasaki Taka memang berniat membantu Daisuke Watanabe. "Aku akan membantumu untuk membalaskan rasa sakit hati, dan penghinaan yang telah mereka berikan padamu." Lanjutnya dengan penuh percaya diri, jika ia memang mudahnya dapat. melakukan itu.


"Terima kasih taka. Kau memang teman yang bisa aku andalkan." Daisuke Watanabe sedikit lega mendengarkan bantuan dari Sasaki Taka.

__ADS_1


Apakah yang akan mereka lakukan?.


Sasaki Taka on.


Sejak kedatangan Inuzuka Kira di dalam kantor cabang, menangani kasus sepuluh tahun yang lalu. Rasanya ada yang berbeda yang aku rasakan. Dia sepertinya bukan polisi biasa, karena sejauh ini kami tidak bisa menangkap atau mengetahui siapa saja yang terlibat dalam pembunuhan sadis itu. Namun Kira dengan mudahnya mengetahui siapa yang melakukan itu?. Aku sangat curiga jika dia ada hubungannya dengan kasus itu. Akan aku cari kebenaran dari apa yang telah terjadi. Tidak akan aku biarkan mereka mempermainkan kami.


Sasaki Taka off.


Sepertinya akan ada gejolak yang akan terjadi diantara mereka nantinya. Gejolak seperti apa yang akan terjadi nantinya?. Simak terus ceritanya.


...***...


Kira saat ini sedang menuju sebuah tempat yang menunjukkan dimana orang yang berpenampilan mengerikan itu berkumpul bersama orang-orang yang menjadi tersangka dalam kasus undangan berdarah. "Aku tidak menduganya, karena itulah aku harus mencari kebenaran yang mereka sembunyikan dariku." Kira saat ini benar-benar menyelidiki semuanya dengan sekuat tenaga. "Akan ia bongkar semuanya dengan matanya. "Jika kekuatan fisik tidak bisa aku gunakan, maka mata ini akan aku gunakan untuk mengungkapkan semuanya. Akan aku tangkap semua kejadian itu, akan aku perlihatkan pada mereka semua setelah aku melihat kebenaran itu, jika dia dan dia memang terlibat dalam kasus itu." Matanya fokus melihat ke arah depan, ia memacu mobilnya ke suatu tempat.


"Sakurai senpai. Aku pasti akan mengatakan padamu siapa yang melakukan semua itu, dan apa alasannya melakukannya." Kira merasakan gejolak kemarahan yang tidak biasa. "Aku akan mencari tahu bagaimana caranya aku bisa menembus batas kejahatan yang mereka miliki. Lihat saja, seberapa kuat kalian membentuk tembok dinding itu untuk menghalangiku untuk menemukan keberadaan kalian semua." Kira tidak akan takut lagi.


Kembali ke sepuluh tahun yang lalu.


Kira baru saja sampai di kota Higashiyama. Saat itu ia ingin mencari keberadaan Nakamoto Sakurai, karena ia juga telah berhasil menjadi seorang polisi. Akan tetapi pada saat itu ia mendengar kabar, bahwa Nakamoto Sakurai masuk penjara.


"Apa?!. Bagaimana mungkin sakurai senpai bisa masuk penjara!. Apa yang telah ia lakukan sehingga dia masuk penjara?!." Amarahnya sangat memuncak mendengar kabar itu dari temannya yang berada di kawasan Higashiyama.


"Begitulah yang terjadi, dan saat ini ia sama sekali tidak ada yang membelanya." Hiroshi Aoyama berkata dengan santainya. "Jika seperti itu, dipastikan dia masuk penjara karena dituduh sebagai salah satu tersangka." Lanjutnya.

__ADS_1


"Benar-benar keterlaluan!. Akan aku hajar mereka semua!." Kira sangat emosi, ia tidak dapat lagi menahan amarahnya.


"Memangnya kau mau melakukan apa kira?." Hiroshi Aoyama sedikit terkejut. "Jangan bilang kau akan membantunya?." Ia merasakan seperti itu yang akan terjadi.


"Aku akan membantu sakurai senpai. Aku akan melindunginya." Kira telah berjanji akan membalas kebaikan yang diberikan Sakurai padanya.


"Bagaimana caranya kau membantunya?. Kau pikir ini wilayah mana?. Hum?. Tidak usah mengurus hidup orang lain!." Hiroshi Aoyama mencoba untuk memberi peringatan pada Kira. "Jangan sampai kau melibatkan diri dengan masalah baru!. Aku tidak akan membantumu lagi!." Hiroshi Aoyama sangat kesal dengan sikap temannya itu.


"Heh!. Aku akan mencari cara untuk menolong sakurai senpai. Akan aku buktikan, bahwa aku bisa membantunya dengan cara ku sendiri." Kira tidak akan mundur begitu saja demi membantu Sakurai.


"Heh!. Lakukan sesuka hatimu!. Pokoknya jangan libatkan aku lagi." Rasanya percuma saja ia mencegah Kira, ia tahu jika temannya itu memiliki kemampuan yang aneh dalam mengumpulkan informasi.


Kembali ke masa ini.


Itu adalah ingatan Kira saat pertama kali membantu Sakurai. Namun pada saat itu ia menggunakan wajah orang lain, supaya tidak ada yang curiga jika ia yang menyelamatkan Sakurai. Bahkan Naoki dan Ryoma yang pada saat itu pun tidak mengetahui jika Kira lah yang membantu Sakurai dari cengkraman orang-orang yang membencinya. Mereka hanya mengetahui jika Kira yang mengeluarkan Sakurai dari rumah sakit jiwa. Hanya itu saja, meskipun beberapa kali masuk rumah sakit jiwa karena mentalnya, namun Kira tetap mengeluarkan Sakurai. Hingga saat ini ia membuat perjanjian, jika Sakurai kembali mengalami gangguan mental, maka ia yang akan menjadi sangsi atas apa yang terjadi pada Sakurai.


"Heh!. Siapa yang mau mengembalikan sakurai senpai ke sana." Kira telah membulatkan tekadnya untuk terus membantu Sakurai sampai akhir.


Kira on.


Tentunya aku akan melakukan sesuka hatimu, selagi itu adalah hal yang dapat aku gunakan untuk mengungkapkan kebenaran kejadian kasus undangan berdarah. Mereka para bajingan saat ini sedang tersenyum penuh kemenangan, karena mereka berhasil dengan apa yang akan mereka lakukan padaku, juga pada Sakurai sempai. Tentunya aku tidak akan menjadikan itu terjadi. Akan aku perlihatkan kepada mereka semua siapa aku yang sebenarnya. Si iblis abadi yang memiliki mata yang salah melihat apa saja. Tunggu saja pembalasan yang menyakitkan dariku setelah ini. Tidak akan aku biarkan kalian lolos dari benang takdir yang telah kalian ciptakan dalam kasus itu.


Kira off.

__ADS_1


Apakah yang akan terjadi selanjutnya?. Temukan jawabannya.


...**...


__ADS_2