MATA IBLIS (POLISI HEBAT KILLER)

MATA IBLIS (POLISI HEBAT KILLER)
CHAPTER 45


__ADS_3

...***...


Kira on.


Yho, pembaca tercinta. Aku telah berhasil bangkit kembali. Tentunya aku tidak ingin membuat sakurai senpai menangis lebih dari itu karena ia sedang dijebak oleh mereka semua. Aku akan memperlihatkan pada mereka semua apa yang terjadi pada sepuluh tahun yang lalu. Apakah yang akan terjadi selanjutnya?. Simak terus ceritanya. Jangan lupa dukungannya ya pembaca tercinta, semoga saja kisah ini sampai pada Nakayama Masei suatu hari nanti.


Kira off.


Ruangan itu saat ini sedang sangat ribut setelah apa yang dikatakan Kira. Tentunya mereka semua sangat terkejut.


"Aku telah mengetahui semuanya. Aku telah menemukan siapa pelaku yang telah melakukan perbuatan busuk itu." Kira tersenyum senang sambil melihat ke arah mereka semua. Senyuman percaya diri dari seseorang yang akan memenangkan sebuah pertandingan.


"Kau jangan berkata yang tidak-tidak!. Jaga ucapan bodohmu itu!." Bentak Daisuke Watanabe. "Bahkan kami membutuhkan waktu yang lama untuk menemukan siapa yang melakukan itu!." Daisuke Watanabe sangat tidak suka dengan apa yang dikatakan Kira, hingga ia membentak Kira dengan suara yang sangat keras.


"Kau pikir aku tidak terlibat dengan kasus ini sepuluh tahun yang lalu?!." Kira sangat marah. "Aku lah yang membantu sakurai senpai selama ini dari jeratan kalian semuanya!." Ia terlihat sangat marah. "Aku tidak akan pernah melupakan apa yang telah kalian lakukan pada sakurai senpai pada hari itu!." Amarahnya sangat meledak. "Aku telah menyelidikinya semuanya!." Kira menatap tajam ke arah Daisuke Watanabe.


"Kira." Dalam hati Sakurai tidak menyangka akan seperti itu. "Kau yang telah membantuku selam ini." Sakurai dapat merasakan itu.


"Kau terlalu banyak bicara anjing sialan!. Apa yang ingin kau lakukan sebenarnya?!." Higashi Arashi terbawa amarah, ia sangat kesal dengan apa yang dikatakan Kira. "Apakah kau sedang membodohi kami semua?. Jangan banyak mulut kau!." Higashi Arashi malah memancing amarah mereka yang berada di dalam ruangan itu. "Jika kau memiliki nyali, maka majulah!. Dengan senang hati aku akan melakukannya!." Ia berpura-pura menantang Kira supaya mereka bersimpati padanya?.


"Baiklah, jika kau memang ingin mengetahui apa yang telah aku lakukan." Kira terlihat sangat bersemangat. "Naoki!. Ryoma!. Aoyama!." Ia memanggil nama ketiga kawannya?.

__ADS_1


"Haik!." Dengan patuhnya ia berkata seperti itu.


"Mari kita lakukan dengan baik. Karena mereka ingin melihat apa saja telah aku dapatkan." Ia memberi kode. Tentu saja ini adalah waktu yang tepat untuk melakukan itu semua.


"Haik!. Wakarimashita." Ketiganya sangat patuh dengan apa yang dikatakan Kira.


Namun berbeda dengan mereka semua yang sama sekali tidak mengerti dengan apa yang terjadi?.


"Sebenernya kau ingin melakukan apa anjing sialan?!." Daisuke Watanabe kembali marah-marah karena ia bingung dengan apa yang akan dilakukan oleh Kira pada saat itu.


"Kau jangan coba-coba melakukan hal yang aneh!." Bentak Sasaki Taka tidak tahan lagi. "Kau pikir kau siapa?!. Hah?!." Ia merasa dipermainkan oleh Kira saat itu.


"Lakukan saja kira. Jangan dengarkan apapun komentar mereka yang tidak berguna itu!." Perintah Sakurai. Ia sangat kesal melihat mereka semua yang merasa berkuasa atas apa yang telah terjadi.


"Haik!. Laksanakan tuan sakurai." Kira dengan semangatnya membalas ucapan Sakurai


"Sebenarnya apa yang ingin dilakukan oleh anjing sialan itu?." Dalam hati Yamamura Tani mulai waspada. Ia takut jika Kira melakukan hal yang tidak terduga sama sekali.


"Sebenarnya anjing sialan ini mau melakukan apa?." Dalam hati Erika Toda juga mulai cemas dengan apa yang akan dilakukan Kira. "Aku harap ini tidak akan merugikan aku nantinya." Ia hanya berharap, jika Kira tidak membuatnya mengeluarkan jati dirinya nantinya.


"Anjing sialan ini!." Dalam hati Higashi Arashi sudah tidak tahan dengan apa yang akan dilakukan oleh Kira. "Akan aku bunuh dia!. Jika dia berani melakukan hal yang dapat merugikan aku nantinya." Dalam hatinya sangat marah. Namun sebisa mungkin ia tahan amarah itu, supaya.ia tidak menunjukkan siapa dirinya yang sebenarnya pada mereka semua.

__ADS_1


"Akan aku tembus tubuhnya, jika dia masih saja hidup. Dia benar-benar anjing gila!." Dalam hati Jun Hayama sangat mengutuk Kira. "Padahal sudah ditusuk begitu dalam, tapi anjing gila ini masih saja hidup?. Sungguh luar biasa sekali." Dalam hatinya antara kagum dan tidak percaya. Tapi di sisi lain dari hatinya yang paling dalam ia tidak menerima kenyataan itu. Bahkan saat ini ia merasa sangat terancam dengan apa yang akan dilakukan Kira. Si anjing Sakurai yang ternyata memiliki banyak nyawa, sehingga ia tidak mudah mati begitu saja.


Setelah itu mereka semua siap pada posisi masing-masing. Mereka semua tidak menduganya jika Kira telah menyiapkan semua itu?. "Yop!. Mari kita mulai saja!." Ia memberi kode pada mereka semua untuk memulai apa yang akan mereka lakukan?.


Klak!!!.


Lampu itu telah dinyalakan dengan sangat baik, sehingga pencahayaan di ruangan itu terasa sangat lebih silau dari yang sebelumnya. Mereka semua yang berada di ruangan sidang sangat terkejut, bagaimana mungkin mereka menerima lampu sorot yang menyilaukan seperti itu?. Saat itu juga mereka dapat merasakan amarah yang sangat luar biasa. Akan tetapi sama sekali tidak bisa mereka keluarkan.


"Mari kita mulai dengan permainan yang menyenangkan." Ucapnya dengan penuh semangat. Sehingga menarik perhatian mereka semua. "Mari kita ungkapkan semua kejadian sepuluh tahun yang lalu." Ucapnya sambil menjentikkan jarinya.


Apakah itu benar kejadian sepuluh tahun yang lalu?. Bagiamana mereka bisa melihat itu?. Apakah mereka semua memiliki ingatan yang sangat jelas tentang maslaah itu?. Tapi ini sungguh kejadian sepuluh tahun yang lalu. Kejadian yang seharusnya dilupakan oleh semua orang, akan tetapi kenapa Kira bisa memperlihatkan itu semua mereka?. Apa yang sebenarnya ia ingin lakukan dengan cara seperti itu?.


"Bagaimana mungkin dia menggunakan cara yang sama untuk membuat kami terpaku seperti ini?." Dalam hati Daisuke Watanabe sangat ingat dengan kejadian sebelumnya, cara yang sama yang mereka gunakan untuk melihat apa yang telah terjadi pada saat itu?.


"Selamat menyaksikan apa yang telah aku kumpulkan selama ini." Kira tersenyum sangat lebar menatap mereka semua, termasuk ketika matanya melihat ke arah Sakurai yang telah menunggu kejadian ini.


"Kau harus bisa melakukannya." Dalam hati Sakurai sangat berharap jika Kira bisa melakukannya dengan sangat baik, ia tidak mau menelan pil pahit lagi didalam hidupnya.


Mereka sangat tidak menduga sebelumnya, jika Kira menggunakan cara yang sangat ane?. Apakah yang akan terjadi selanjutnya?. Temukan jawabannya.


...***...

__ADS_1


__ADS_2