MATA IBLIS (POLISI HEBAT KILLER)

MATA IBLIS (POLISI HEBAT KILLER)
CHAPTER 95


__ADS_3

...***...


Kira on.


Sepertinya bajingan busuk itu ingin memperlihatkan kepadaku bagaimana dia membuah orang lain dengan cara yang sangat sadis. Dia memperlihatkan padaku. apa saja yang telah ia lakukan selama perjalanannya menuju gunung kabut merah. Pertama dia membunuh target dengan tujuan kesenangan?. Lalu dia akan membunuh siapa saja yang ia temui di jalan, siapa saja yang berani menghadang langkahnya menuju gunung Kabut Merah. Dia adalah tipe iblis hasrat Membunuh yang sangat mengerikan. Aku harus menghentikannya, sebelum adanya korban lain. Tapi aku tidak mengetahui siapa target yang berikutnya. Hanya dengan memasuki hutan yang berada di gunung kabut itu saja aku dapat membongkar Siapa dia yang sebenarnya. Tapi itu tidak seru, karena aku sebenarnya ingin mengetahui siapa saja yang ingin ia bunuh.


kira off.


Kira menyusuri jalan itu, mengikuti Setiap langkah yang dilalui oleh Akazuki Daiji. Saat ini ia berada di ujung jalan terakhir menuju gunung Kabut Merah. Jalan itu, jalan yang dilalui oleh pembunuh sadis itu. Kira dapat melihat itu dengan jelas.


"Jika aku masuk sekarang, aku tidak jamin akan keluar dengan aman. Karena jumlah mereka sangat banyak." Dalam hati Kira dapat melihat ada banyak orang-orang mengerikan di wilayah itu. "Mari kita lihat apa saja hamba akan terjadi setelah ini." Kira meninggalkan tempat itu. Tempat itu terasa sangat menyeramkan untuk ditinggali, sangat tidak enak udara sekitar karena aroma darah yang menyatu dengan aroma sekitarnya. Apakah yang akan terjadi selanjutnya?. Simak terus ceritanya.


...***...


Keesokan harinya.


Kali ini terjadi lagi pembunuhan yang sangat sadis. Bukan hanya satu jenazah saja yang dalam keadaan yang mengenakan. Akan tetapi ada empat orang korban yang ditemukan dalam keadaan yang sama. Sungguh sangat tidak manusiawi sekali Akazuki Daiji dalam membunuh. Sebenarnya seperti apa nyawa seseorang baginya?. Kenapa dia membunuh orang lain dengan cara yang sangat kejam?.


Ada tiga titik lokasi yang kini didatangi oleh pihak kepolisian. Termasuk salah satunya kediaman keluarga Hideki Yukawa, salah satu konglomerat yang terpandang di kota ini. Kenapa ia dibunuh oleh Akazuki Daiji?. Kesalahan apa yang telah ia lakukan sehingga ia juga dibunuh olehnya?.


Kira, Satoru Iwata, Atsushi Ichirou, dan Hitoshi Tetsuya saat itu sedang berada di sana. Mereka melihat kondisi korban yang sangat mengerikan.


"Bhueeek!."


Satoru Iwata dan Atsushi Ichirou tidak tahan dengan apa yang mereka lihat pada saat itu. Sungguh sangat mengerikan sekali, hingga perut mereka merasa mual. Sementara itu Kira yang memiliki mata iblis yang dapat melihat itu dengan sentuhan atau tatapan langsung melihat bagaimana kejadian itu. Sedangkan Hitoshi Tetsuya melihat apa yang dilakukan Kira. Ia merasa penasaran dengan apa yang dilakukan Kira, itu sangat berbeda dengan kebanyakan polisi lainnya.

__ADS_1


Tap!!.


Kira sedikit terperanjat terkejut karena tepukan itu.


"Apa yang kau lakukan inuzuka?." Hitoshi Tetsuya bertanya karena penasaran. Apalagi dengan keterkejutan yang dirasakan Kira. Memangnya apa yang sedang ia lakukan sehingga ia terlihat melamun?.


"Hideki yukawa. Dia terbunuh dengan dengan ditikam dengan cara yang seperti ini." Kira memperagakan apa yang ia lihat. Ia meniru apa yang telah dilakukan Akazuki Daiji pada saat itu.


"Eh?." Mereka semua yang berada di sana sangat terkejut dengan apa yang dikatakan oleh Kira. Termasuk mereka yang


Merupakan para petugas yang bekerja sebagai pencari jejak atau barang bukti yang mungkin ditinggalkan pelaku di ruangan itu.


"Hoi?. Kau ini bicara apa inu kun?." Satoru Iwata heran dengan apa yang dikatakan oleh Kira.


"Kalian bisa melihat sendiri bagaimana keadaan perut pak hideki yukawa saat ini. Dia benar-benar ditikam dengan cara yang sangat sadis." Kira mengulang kembali apa yang ia lakukan tadi.


Tapi Kira tidak menggubriskan itu, ia malah keluar menuju samping kamar yang bisa keluar menuju taman yang sangat indah. Ia menutup pintu itu dengan rapat, walaupun tidak terkunci.


"Hoi!. Kau jangan sembarangan saja melakukan sesuatu." Satoru Iwata mencoba mengingatkan Kira agar tidak melakukan hal yang aneh.


Sementara itu mereka semua yang berada di dalam ruangan pembunuhan itu berhenti untuk sejenak karena mereka penasaran dengan apa yang akan dilakukan Kira.


"Akazuki daiji. Dia masuk dari sini dengan santainya." Ia berkata dengan suara yang agak keras supaya mereka yang berada di dalam ruangan dapat mendengarkannya dengan baik.


"Hah?. Santai seperti apa yang kau maksudkan baka ini?." Satoru Iwata masih kesal dengan apa yang akan dilakukan Kira.

__ADS_1


"Santai yang aku maksudkan seperti ini satoru san." Ucap Kira sambil berjalan dengan santainya menembus pintu yang terbuat dari kaca transparan itu.


Deg!!!.


Mereka semua yang berada di dalam ruangan itu sangat terkejut dengan apa yang mereka lihat. Butuh beberapa detik untuk merespon apa yang telah dilakukan Kira?.


"Ba-ba-bagaimana mungkin kau melakukan itu?." Satoru Iwata, Atsushi Ichirou, dan beberapa petugas yang berada di dekat pintu itu langsung mendekati pintu itu. Mereka sangat histeris dengan apa yang dilakukan oleh Kira?.


Tok!. Tok!. Tok!.


Mereka mengetok tangan mereka ke pintu itu, memastikan dengan benar, apakah memang ada pintu kaca atau tidak. Tapi tangan mereka sangat sakit ketika mengetik pintu itu dengan sangat keras. Bahkan mereka mencoba melakukan apa yang dilakukan oleh Kira tadi?.


"Ini benaran ada kacanya!. Hieeee!." Mereka semakin histeris karena mereka tidak bisa keluar dengan cara yang dilakukan Kira.


"Kau?!. Bagaimana mungkin kau melakukan itu?." Hitoshi Tetsuya sangat terkejut dengan apa yang ia lihat tadi. Sebagai ketua yang bertanggung jawab, ia tidak pernah memiliki anggota yang seperti Kira.


"Aku hanya melakukan apa yang dilakukan akazuki daiji. Hanya itu saja yang aku lihat." Jawab Kira?.


"Kau pasti tidak waras. Bagaimana mungkin kau melakukan hal yang dilakukan pembunuh bedebah itu?." Satoru Iwata tidak mengerti dengan apa yang dikatakan Kira.


"Kau pasti memiliki hal yang aneh untuk diperlihatkan pada kami." Atsushi Ichirou setuju dengan apa yang dikatakan oleh temannya.


"Bagaimana mungkin juga akazuki daiji melakukan itu?. Kau jangan berkata yang tidak-tidak." Kinoshita Tamamura salah satu anggota pemeriksa TKP merasa heran dan tidak percaya.


Bagaimana tanggapan dari Kira dengan jawaban itu?. Apakah mereka akan percaya dengan apa yang akan dijelaskan Kira nantinya?. Itu semua masih jadi tanda tanya yang sangat mengerikan. Apakah yang akan terjadi selanjutnya?. Simak terus ceritanya ya pembaca tercinta.

__ADS_1


...***...


__ADS_2