
...***...
Kira on.
Sepertinya kami sedang dalam masalah yang cukup serius. Karena itulah aku harus berhati-hati, agar kami tidak tertahan di sana. Akan gawat jika kami sampai terjebak di sana hanya karena sikap mereka yang sama sekali tidak bersahabat.
Saat ini Kira dan Sakurai di tahan di penjara Kepolisian Amekaze karena dugaan pembunuhan yang telah mereka lakukan di kontrakan Takahashi Mizuki. Sehingga keduanya saat ini menerima banyak pertanyaan?.
"Keluarkan identitas yang kalian miliki." Dengan suara yang tidak ramah ia berkata pada Sakurai dan Kira.
Aku sangat tidak suka dengan nada sombong kalian itu, berani sekali kalian bersikap sombong padaku. Baik, akan aku tunjukkan pada kalian bagaimana aku yang sebenarnya.
"Kau bisa membacanya dengan benar." Sakurai mengeluarkan tanda pengenalnya. Sakurai senpai sepertinya juga tidak suka dengan gaya mereka yang super sombong.
"Widih!. Ternyata kau seorang polisi juga?." Ia sedikit terkejut melihat identitas nama yang mereka perlihatkan padanya. "Nakamoto Sakurai?. Dan kau?. Inuzuka kira?. Nama yang aneh." Matsunaga Shohei membaca nama yang tertera di name tag.
"Nama ini sangat berharga, jadi jangan remehkan namaku dengan pikiran anehmu." Kira hanya tersenyum kecil saja. Ia memang tidak mau menunjukkan nama aslinya siapa pada siapapun, bahkan pada Sakurai sekalipun. "Inuzuka kira itu adalah nama yang sangat keren. Akan aku gigit kalian!." Ucapnya dengan nada bercanda. Akan tetapi, sepertinya mereka sama sekali tidak suka dengan candaan yang dilayangkan Kira.
Berani sekali kalian menghina namaku, namaku itu sangat keren. Belum ada yang memiliki nama itu, asalkan kalian tahu saja ya.
"Heh!." Sakurai hanya mendengus kecil. Ia sangat kesal sekali dengan apa yang mereka lakukan padanya. Ia menyimpan kembali nama tanda pengenal yang ia miliki.
__ADS_1
"Tapi bagaimana bisa seorang kepolisian bisa terjebak dalam kasus pembunuhan?. Apa yang kalian inginkan dari penjahat kelas tinggi seperti takahashi mizuki?." Hirogashi Ken penasaran dengan keterlibatan mereka dalam kasus itu. "Apa yang membuat kalian sampai ke wilayah ini?." Lanjutnya.
"Katakan pada kami dengan baik, jika kalian ingin pergi dari sini dalam keadaan aman." Matsunaga Shohei seperti sedang mengancam keduanya.
Dari sikap lagak mereka yang seperti itu, aku memang dapat menangkap sikap mereka yang sama sekali tidak ada ramah-tamahnya. Mereka bersikap seakan-akan kami adalah penjahat paling kejam, diinterogasi dengan cara yang tidak baik seperti itu oleh mereka.
"Dia salah satu pelaku dari kasus undangan berdarah. Sepuluh tahun yang lalu dia telah membunuh kepolisian tertinggi di kawasan higashiyama." Jawab Sakurai sambil berusaha menekan perasaan yang ia rasakan saat ini. "Tentu saja aku mencarinya karena dia telah melakukan kejahatan yang sangat luar biasa!." Sakurai sangat emosi. "Aku adalah satu-satunya orang yang selamat dalam kasus itu!. Tentunya dia harus bertanggungjawab atas apa yang telah dia lakukan!." Sakurai kembali teringat dengan masalah itu.
"Tidak aku sangka higashiyama yang terkenal memiliki masalah yang rumit, hingga sepuluh tahun berlalu masih saja belum selesai." Matsunaga Shohei heran dengan kasus yang mereka tangani. "Dan kau satu-satunya orang yang selamat dalam kasus itu?. Sungguh luar biasa sekali." Miris memang, siapa yang bisa melupakan kejadian itu.
Ho!. Mereka sepertinya ingin menguji seberapa besar pemahaman yang aku miliki tentang mereka?. Baik, akan aku tunjukkan pada kalian.
"Aku jauh lebih heran lagi. Bagaimana mungkin kota amekaze bisa bekerjasama dengan para penjahat untuk melakukan kelangsungan hidup?. Sangat luar biasa sekali, hidup berdampingan dengan para pelaku kejahatan, asalkan tidak melakukan kejahatan di wilayah sendiri itu tidak masalah." Kira menatap lekat mata Matsunaga Shohei. Sepertinya ia sedang menyelami alam bawah sadarnya untuk mengorek beberapa informasi.
Heh!. Kalian yang telah meremehkan kemampuan yang aku miliki, jadi jangan salahkan aku jika aku mengetahui semua rahasia yang kalian sembunyikan dari publik mengenai diri kalian. Aku bukanlah polisi biasa, aku mengetahui apa yang tidak kalian ketahui. Jadi jangan bermain-main denganku jika kalian masih ingin merasakan indahnya hidup ini.
"Heh!. Sepertinya kalian sangat menarik sekali. Sejauh mana kalian mengetahui tentang kawasan ini?. Jika tidak menjawabnya dengan benar, maka kalian tidak akan bisa lolos dari sini dengan aman." Matsunaga Shohei mengancam Kira dan Sakurai.
"Kau tidak usah mengancam kami." Mata kira menatap nyalang ke arah Matsunaga Shohei. Membuatnya bergetar merinding melihat mata merah miliki Kira. Sedangkan Sakurai hanya diam saja, toh semuanya akan dibereskan oleh Kira, jadi ia hanya tinggal menerima bersih saja. "Aku juga memiliki senjata yang dapat menembus kepala kalian, loh?. Bang!." Kira mengarahkan jari telunjuknya seakan-akan itu adalah senapan sungguhan ke arah kepala Matsunaga Shohei.
"Katakan!." Matsunaga Shohei mencoba mengabaikan apa yang dikatakan oleh Kira.
__ADS_1
Jadi kalian takut rahasia kalian akan terbongkar?. Sehingga kalian mengancam aku?. Aku tidak takut sama sekali dengan ancaman yang kalian katakan. Aku semakin bersemangat.
"Kedatangan kami ke sini bukan mencari kerusuhan. Jika kalian berani menghalangi kami mencari tahu kebenaran dari takahashi mizuki, maka aku yang akan melenyapkan kalian di kawasan kalian sendiri." Kira tidak main-main lagi, ia tidak mau membuat Sakurai terlalu lama menunggu kabar baik dari kasus yang sedang ia atasi saat ini.
Deg!!!.
"Terserah kalian saja." Matsunaga Shohei hanya pasrah saja. Baru saja ia melihat iblis menyeramkan mencoba menekannya?.
"Apakah itu tidak apa-apa matsunaga san?." Hirogashi Ken sedikit cemas.
"Aku juga ingin melihat, siapa yang telah membunuh takahashi mizuki terbunuh di kontrakannya." Meskipun sebagai penjahat, ia juga berhak melindungi orang-orang yang berada di kawasan Amekaze. "Jika kau bisa membuktikan apa yang terjadi pada takahashi mizuki, maka kalian boleh pergi dari sini." Lanjutnya lagi.
"Matsunaga san." Hirogashi Ken tidak percaya jika ketuanya akan berkata seperti itu.
"Hoo!. Boleh juga." Kira menyeringai lebar. "Tapi sebelum itu ada yang ingin aku pastikan dari kasus yang telah dilakukan takahashi dalam kasus undangan berdarah. Aku ingin melihat semua orang yang terlibat dalam kasus besar itu. Jadi, sebelum kita pergi ke kontrakan takahashi mizuki, aku ingin melihat jasadnya sebentar." Itulah permintaan Kira.
"Apa kau sudah gila?. Dia sudah tewas, lalu bagaimana dengan kau bisa bertanya padanya siapa saja yang terlibat dalam masalah itu?." Matsunaga Shohei merasa dipermainkan oleh Kira, ia sangat kesal dengan apa yang dikatakan oleh Kira.
Jika kalian memang penasaran, maka akan aku tunjukkan pada kalian bagaimana caranya. Jadi tenang saja untuk saat ini. Aku pasti akan menunjukkan bagaimana kegilaan yang aku miliki. Rasanya aku sangat tidak sabar ingin melihat bagaimana raut wajah mereka yang sangat terkejut dengan apa yang akan aku lakukan nantinya. Lihat dengan sangat baik, bagiamana itu terjadi. Jadi simak terus ceritanya, jangan lupa dukungannya pembaca tercinta. Salam penuh cinta untuk pembaca tercinta.
Kira off.
__ADS_1
...***...