MATA IBLIS (POLISI HEBAT KILLER)

MATA IBLIS (POLISI HEBAT KILLER)
CHAPTER 53


__ADS_3

***


Kira on.


Kisah ini terlalu lama. Apakah tidak bisa dipercepat?. Aku ingin segera menginterogasi salah satu dari mereka hari ini. Karena itulah jangan terlalu lama, dan memperpanjang waktu hanya untuk bermain.


Kira off.


Kembali ke masa ini.


Keesokan harinya. Kira telah siap mengorek semua informasi dari Erika Toda. Kira ingin melihat apa yang telah disembunyikan oleh Erika Toda selama ini. Namun pada saat itu Daisuke Watanabe dan Sasaki Taka ikut dalam interogasi itu, karena ia sangat penasaran bagaimana kira melakukan itu.


"Heh!. Orang Sombong seperti kalian ternyata mau ikut juga." Ryoma menatap tidak suka ke arah Daisuke Watanabe dan Sasaki Taka.


Jika kalian menginginkan sesuatu tidak pelu memata-matai apa yang kami lakukan, bukan?. Sangat buruk sekali sikap kalian selama ini." Naoki sangat tidak suka dengan apa yang dilakukan Daisuke Watanabe dan Sasaki Taka.


"Diam kau!. Aku sedang tidak ingin berdebat dengan kalian yang sangat menyebalkan!." Daisuke Watanabe terlihat sangat kesal pada mereka.


"Jika kalian ingin mengajak kami bertarung, maka dengan senang hati aku akan meladani Kalian". Sasaki Taka juga terlihat sangat kesal, bahkan sampai menantang mereka semua untuk bertarung dengannya. Ia merasa sangat tersinggung dengan sikap tidak baik mereka setelah apa yang terjadi diantara mereka.


"Ho!!!. Dengan senang hati." Naoki tidak takut sama sekali. Karena itulah ia akan melakukan itu, sakit hati yang ia rasakan pada saat diinterogasi oleh Daisuke Watanabe dan Sasaki Taka tidak akan pernah ia lupakan begitu saja.

__ADS_1


"Sudahlah!. Tidak ada gunanya kalian berdebat sekarang. Itu hanya akan mengganggu mereka yang berada di dalam." Hiroshi Aoyama menatap jengkel pada mereka yang memancing keributan di sisi ruangan itu. "Ini adalah interogasi pertama mereka di tempat umum, dan disaksikan oleh jaksa. Apakah kalian benar-benar akan menjadi pengganggu?." Ada perasan kesal yang ia rasakan. "Jika kalian hanya akan membuat keributan sebaiknya pergi saja dari sini. Dasar tidak berguna, merepotkan." Hiroshi Aoyama menatap tajam ke arah mereka semua. Tentunya itu membuat mereka semua terdiam. Karena hawa yang ditunjukkan oleh Hiroshi Aoyama membuat mereka bergidik ngeri.


"Ternyata dia sama seramnya dengan kira." Dalam hati Naoki dapat melihat persamaan itu dari Hiroshi Aoyama.


sementara itu, di dalam ruangan itu. Tiga jaksa yang menyidang Erika Toda pada saat itu. Mereka tentunya ingin mengetahui secara langsung Pengakuan darinya. Tapi sebelum itu, Kira melakukan tugasnya terlebih dahulu, yaitunya masuk ke dalam alam bawah sadar Erika Toda untuk melihat semua yang telah disembunyikan olehnya selama ini dari publik.


Deg!!!.


Erika Toda sangat terkejut dengan apa yang ia lihat ketika Kira mencoba untuk masuk ke dalam alam bawah Sadarnya. Mata Kira terlihat sangat menyeramkan, merah menyala seperti mata iblis yang sedang haus akan darah.


"Eh?." Erika Toda sangat terkejut, karena tiba-tiba saja ia melihat pemandangan tentang dirinya. "Kau!!!. Bentak Erika Toda dengan sangat kesalnya. Bagaimana mungkin?. Ia bisa melihat dirinya sendiri?. "Apakah kau masih belum puas dengan apa yang telah kau lakukan padaku saat itu?!." Hatinya sangat memanas dengan apa yang dilakukan oleh Kira, amarahnya semakin memuncak karena melihat kira yang berada di sampingnya saat itu.


"Berani sekali kau memperlakukan aku seperti ini!." Bentaknya lagi, sungguh ia tidak terima sama sekali dengan apa yang akan dilakukan Kira.


Kira mencengkram kuat pipi Erika Toda. "Sebaiknya kau simak saja dengan apa yang akan aku lakukan setelah ini padamu." Kira hampir saja tidak bisa menahan dirinya. "Sesungguhnya aku bisa saja membunuhmu saat ini juga. Karena kau telah berani membuat sakurai senpai menderita, dan kau juga telah membuat sakurai senpai menjadi tersangka dalam masalah yang telah kau perbuat." Entah dari mana pisau itu ia dapatkan, namun dengan pisau kecil itu cukup membuat Erik Toda Toda ketakutan. Karena Kira mengarahkan pisau itu tepat di mata Erika Toda. "Membunuhmu saat ini adalah hal yang sangat mudah bagiku saat ini, sama seperti yang telah kau lakukan sepuluh tahun yang lalu." Lanjutnya dengan penuh amarah yang sangat membara darinya.


"Kegh!. Sangat kurang ajar sekali kau anjing sialan!." Dalam hati Erika Toda sangat membenci Kira yang seenaknya saja memperlakukannya seperti itu. Tapi Kira tidak peduli sama sekali. Ia segera melihat apa saja yang telah disembunyikan oleh Erika Toda.


"Kegh!!!." Kira Sedikit mengeluh sakit. "Kegelapan yang ada pada wanita ini ternyata sangat menyakitkan." Dalam hati Kira sangat kesal. Setelah berhasil melihat semua ia kembali ke alam nyata.


Mereka semua telah menunggu bagaimana hasil yg dilihat oleh Kira setelah itu?.

__ADS_1


"Dia memang telah bersekongkol dengan orang-orang jahat itu untuk merencanakan kejahatan pada kasus undangan berdarah." Kira menjelaskan pada mereka semua. "Selain itu dia lah yang telah membebaskan naota rui, atau akimoto sayaka atau namanya higashi arashi." Lanjutnya.


Tentunya mereka sangat terkejut dengan apa yang dikatakan oleh Kira. "Bukankah naota rui adalah penjaga yang paling ditakuti?." Mereka masih ingat dengan penjahat sadis itu. Tidak memiliki hati nurani sedikitpun. Hanya ada kekejaman yang ia tebarkan.


Pada sidang itu, Erika Toda telah terbukti melakukan kesalahan. Ia akan dijatuhi hukuman mati atas perbuatannya. Begitu juga dengan Jun Hayama, dan Naota Rui.


Tentunya itu kabar yang sangat luar biasa bagi Sakurai. Karena bantuan dari Kira, ia bisa mengungkapkan kebenaran dari kasus yang sangat rumit itu.


"Terima kasih banyak kira. Kau telah menepati janjimu dengan sangat baik." Sakurai tak dapat menyembunyikan perasaan bahagia yang ia rasakan pada saat itu.


"Tentu saja sakurai senpai. Ini semua demi mengembalikan senyuman senpai." Balas Kira dengan senyuman ramah.


"Kira." Sakurai sangat tidak menyangka, itu adalah tujuan Kira membantunya.


Sakurai setidaknya mengetahui siapa Kira yang sebenarnya. Ia sangat bersyukur bisa bertemu dan dibantu oleh Kira.


"Berbahagia lah senpai. Karena kau berhak untuk mendapatkan kebahagiaan itu." Kira selalu mendoakan kebahagiaan Sakurai. Entah itu di masa lalu atau masa sekarang. Apakah yang akan terjadi selanjutnya?. Simak terus ceritanya.


kasus undangan berdarah selesai.


...***...

__ADS_1


__ADS_2