
...***...
Kira on.
Pada saat itu aku dapat melihat semuanya, bagaimana proses pembunuhan itu terjadi. Sungguh sangat mengerikan sekali atas apa yang telah ia lakukan. Dia menggunakan ilmu apa saat melakukan pembunuhan itu?. Sehingga tidak ada yang menyadari langkah kakinya saat itu. Langkahnya sangat ringan, dan sangat halus. Aku yakin dia telah mempelajarinya dengan baik sehingga ia dengan sangat percaya diri melakukan pembunuhan itu. Aku dapat melihat itu dengan miris atas apa yang telah dia lakukan.
Kira off.
Saat ini Kira menelusuri setiap apa yang ia lihat pada saat kejadian itu.
"Sebelum kejadian itu, anda sedang bersama suami anda di ruangan ini sambil menonton beberapa film yang sangat bagus." Kira bahkan melihat kejadian sebelum pembunuhan sadis itu terjadi.
Tentunya apa yang dikatakan Kira membuat Takahashi Azumi sangat terkejut. "Bagaimana mungkin kau mengetahuinya?" Saking tidak percayanya dengan apa yang dikatakan oleh kira, ia bertanya seperti itu.
"Aku dapat melihatnya dengan sangat jelas. Bahkan dia telah berdiri di sini sambil memperhatikan kalian pada saat itu." Kira menunjuk ke arah tirai gorden yang sangat lebar di ruangan itu. Kira dapat melihat mata merah serta seringaiyan menyeramkan yang pernah ia lihat pada saat itu. Ia ingin menyentuh sosok Akazuki Daiji pada saat itu, akan tetapi ia tidak dapat melakukan itu karena hawa tekanan yang ia rasakan sangatlah besar. Tentunya itu sangat mempengaruhi kondisinya, jika ia memaksakan diri untuk melihat apa yang direncanakan oleh Akazuki Daiji sebenernya pada saat itu.
"Eh?." Takahashi Azumi semakin terkejut dengan apa yang ia dengar. "Jadi dia telah menargetkan suamiku?." Hatinya sangat sedih dengan apa yang terjadi. Suami yang sangat ia cintai pergi begitu saja dengan cara yang sangat tidak ia inginkan.
Kira on.
Sepertinya nyonya Azumi sangat terkejut saat aku mengatakan jika Tuan Takahashi memang telah ditargetkan oleh Akazuki Daiji. Saat itu aku belum mengetahui alasan kenapa dia menargetkan tuan Takahashi Arata saat itu.
__ADS_1
Kira off.
"Bahkan dia memang menargetkan tuan takahashi arata jauh hari sebelum kejadian itu." Balas kira sambil terus menelusuri ruangan itu.
Takahashi Azumi semakin merasa sangat tidak nyaman dengan apa yang ia dengar pada saat itu. Apalagi saat Kira mengatakan semua apa yang ia lihat. "Setelah kalian tidur, pada saat itu juga ia masuk dengan membuka pintu ini dengan santainya." Kira bahkan memperagakan bagaimana Akazuki Daiji masuk ke dalam ruangan itu sambil memegang pisau merah yang sangat tajam.
"Apakah memang seperti itu yang dia lakukan pak polisi?." Takahashi Azumi sangat penasaran dengan apa yang dilakukan oleh Kira.
"Ya!. Seperti itulah yang dia lakukan pada saat itu." Jawab Kira sambil terus meniru apa yang dilakukan Akazuki Daiji. "Dia melakukan itu semua dengan sangat santai tanpa kalian dengar suaranya pada saat itu." Kira membuka pintu bilik pasangan suami istri yang hampir saja terlelap dalam tidur mereka.
"Oh." Hatinya bergetar takut melihat raut wajah Kira yang benar-benar memperagakan bagaimana Akazuki Daiji masuk ke rumahnya pada malam itu. Apalagi ketika Kira masuk menuju biliknya, masuk dengan santainya tanpa terdengar langkah sedikitpun darinya. Nyonya Takahashi Azumi hampir menangis melihat itu. "Padahal waktu itu kami baru saja mau tidur. Tapi kenapa tidak terdengar sama sekali." Takahashi Azumi hampir saja menangis.
"Oh tuhan!!." Rasanya Takahashi Azumi tidak tahan mendengarkan apa yang dikatakan Kira. Bagaimana proses kejadian mengerikan itu berlangsung.
"Karena merasakan sesak napas, tuan takahashi sebenarnya ingin melawan. Akan tetapi akazuki daiji telah duluan menikam paha kirinya dengan pisau. Setelah itu ia tusuk lehernya dengan-." Rasanya Kira juga tidak sanggup untuk meneruskan kalimatnya.
Brukh!!.
Nyonya Takahashi Azumi menjatuhkan tubuhnya karena ia tidak tahan lagi, hatinya terasa sangat hancur karena apa yang ia rasakan pada saat itu benar-benar sangat hancur berantakan.
"Dia telah membunuh tuan takahashi arata dengan sangat kejamnya."Kira benar-benar dapat melihat bagaimana proses Pembunuhan itu terjadi. "Memang sangat mengerikan cara pembunuhan yang dia lakukan. Apalagi ketika ia meninggalkan tempat itu tanpa bersuara. Meninggalkan tuan takahashi arata dalam keadaan yang sangat tidak baik." Lanjutnya lagi. Tentunya itu membuat Nyonya Takahashi Azumi semakin menangis sedih.
__ADS_1
"Memang benar. Saat aku terbangun dari tidurku. Aku melihat suami yang sangat aku cintai dalam keadaan mengerikan." Tangisnya langsung pecah saat ia mengingat bagaimana keadaan suaminya. "Tapi kenapa dia tidak membunuhku pada saat itu?!. Kenapa dia membiarkan aku hidup?!. Apakah dia ingin aku menyaksikan bagaimana keadaan suamiku pada saat itu?!." Hatinya sangat sakit melihat bagaimana keadaan suami yang sangat ia cintai terlihat sangat mengerikan. Emosinya memuncak seiring dengan suasana hati yang ia rasakan pada saat itu
"Itulah yang dia inginkan nyonya." Jawab Kira sambil menahan perasaan sedih yang ia rasakan. "Dia tidak membunuh nyonya karena dia memang berpikiran seperti itu." Kira tidak menyembunyikan apapun yang ia lihat. "Dia ingin memberikan tekanan pada nyonya, bahwa dia adalah pembunuh sadis yang meninggalkan luka yang telah ia berikan setelah melakukan pembunuhan itu." Kira dapat melihat itu semua. "Dia pergi dengan santainya. Tidak ada yang bisa membaca gerak-gerik yang ia miliki selain keinginan untuk melakukan pembunuhan." Kira sebenarnya sangat Enggan untuk mengatakannya, tapi entah kenapa pada akhirnya ia melakukan itu dengan damai.
"Karena itulah, aku mohon pada mu pak polisi." Sambil menangis ia sangat memohon pada Kira. "Aku mohon agar kau melakukannya!. Aku mohon agar kau mampu menangkapnya." Wanita itu terlihat menangis terisak karena perasaan sesak yang ia miliki selama ini.
"Nyonya tenang saya." Kira terlihat tersenyum kecil. "Aku akan berusaha untuk menangkapnya. Karena itulah, aku harap nyonya lebih bersabar lagi dari yang sebelumnya." Kira akan berusaha untuk menepati janjinya pada Nyonya Takahashi Azumi.
"Um!!." Takahashi Azumi hanya mengangguk saja meskipun tidak mengerti sama sekali hubungan mereka seperti apa. "Arigatou pak polisi. Seakan-akan ada kesempatan, ia hanya bisa tersenyum kecil saja untuk memohon pada Kira.
"Kalau begitu saya pamit dahulu. Jika ada sesuatu yang ingin nyonya sampaikan, nyonya bisa mencari aku di kantor kepolisian." Kira hanya tersenyum kecil.
"Aku mohon cari tahu apa yang menyebabkan suamiku ditargetkan oleh pembunuh sadis itu." Ia sangat berharap dapat menemukan jawabannya.
"Ya, akan aku usahakan." Balas Kira.
Kira on.
Aku harap kau lebih kuat lagi menerima kenyataan bagaimana pembunuhan sadis itu melakukan aksinya pada suami yang sangat kau cintai itu nyonya. Akan aku cari tahu kebenaran dari kasus ini, kenapa suamimu bisa dibunuh oleh orang keji seperti Akazuki Daiji. Aku sangat yakin ada asalan yang lebih masuk akal lagi ketika aku menelusuri tempat lainnya lagi. Aku melihat dia begitu tenang saat keluar dari rumahmu. Bagaimana akhir dari kisah ini?. Aku pun juga ingin melihatnya. Simak dengan baik bagaimana akhir dari ceritanya.
Kira off.
__ADS_1