Menikahi Mantan Kekasih Ibu Tiriku

Menikahi Mantan Kekasih Ibu Tiriku
Eps 102


__ADS_3

"Selamat pagi, dengan kediaman keluarga Bapak Ega Prakasa?"


"Selamat pagi, iya benar dengan saya sendiri."


"Kami dari kepolisian kota M, ingin menyampaikan bahwa putri anda Andara Prakasa berada di kantor polres kota M, saudara Andara di laporkan dengan kasus percobaan pencemaran nama baik atas nama pelapor Bapak Azka Pradipta Bhakti."


"Apa????", pekik Papa Dara.


"Silahkan datang ke kantor untuk menjadi wali dari tersangka! Selamat pagi."


"Pagi pak!", sahut Ega lesu.


"Ada apa sih Pa?", tanya mama Dara yang baru turun dari kamarnya di lantai atas.


"Anak kamu benar-benar keterlaluan mah!", kata Ega dengan suara yang terdengar emosi sekali.


"Dara kenapa? Dia lagi ikut acara pertemuan bisnis di kota M kan?", tanya mama Dara sambil menghampiri suaminya.


"Dara di tahan di polres M mah, anak mu ngga tahu lakuin apa sama Azka sampai azka marah dan laporin Dara ke polisi!"


"Apa??? Ngga...ngga mungkin pa!"


"Apa yang ngga mungkin Ma, kenyataannya polisi itu menghubungi papa."


"Tapi pa...."


"Stop Ma. Kita ke kota M sekarang! Kalo memang Dara benar-benar membuat nama baik Azka tercemar, papa ngga akan melepaskan Dara dari jeruji besi. Biar dia sadar dengan kesalahannya."


"Ya Allah pa, jangan bicara seperti itu. Papa tega sama anak papa sendiri? Kasian Dara Pa!",mama Dara tampak memelas.


"Sekarang kita siap-siap!", Papa dara langsung meninggalkan istrinya. Ia mengambil ponsel untuk minta di siapkan tiket penerbangan secepatnya untuk ke kota M.


.

__ADS_1


.


"Selamat pagi dengan keluarga Saudara Vicky?"


"Selamat pagi, benar pak. Saya mamanya Vucky.Dari mana ini?", tanya mama Vicky.


"Kami dari polres M, ingin mengabarkan bahwa saudara Vicky di tahan sejak tadi malam atas laporan dari bapak Azka Pradipta Bhakti dengan tuduhan pencemaran nama baik."


"Ya Tuhan....!", mama Vicky menutup mulutnya tak percaya.


Dia menutup sepihak panggilan dari polisi tersebut.


"Ada apa ma?", tanya Papa Vicky.


"Pa, Vicky pa....dia di tahan di polres M pah."


"Kok bisa?", tanya papa nya heran.


"Ya Tuhan....anak itu!", Papa Vicky meremas rambutnya yang masih hitam itu.


"Kita susul Vicky ya pa!", ajak mama Vicky.


"Iya ma...! Papa pesan tiket sekarang!"


Di saat keduanya sedang panik , tiba-tiba saja pintu ruang tamu di gedor kasar. Sepasang suami-istri itu pun mengurungkan niatnya untuk bersiap-siap lalu memilih ke depan untuk membuka pintu.


"Vicky, keluar!", pekik mama Aurel. Mama papa Vicky pun keluar.


"Maria, kamu apa-apaan sih gedor pintu seperti ini? Ada apa?", tanya Mama Vicky yang juga bersahabat baik dengan Maria, mama Aurel.


"Ada apa? kamu tanya ada apa???", tanya Maria.


"Sabar ma...!", papa Aurel menenangkan istrinya. Sedang Aurel hanya tergugu di samping mamanya.

__ADS_1


"Aurel? Ada apa sayang?",tanya mama Vicky.


"Bisa kita bicara di dalam saja?", tanya papa Aurel.


Setelah itu, lima orang dewasa itu duduk di sofa.


"Maaf Maria, sebenarnya ada apa? Kenapa kamu seperti emosi sekali? Kalau kamu tahu, kami juga sedang panik lho!", kata mama Vicky.


"Kenapa panik? Apa setelah tahu anak kamu hamilin anakku?", tanya Maria kesal.


"Apa???", pekik kedua orang tua Vicky.


"Dimana anak itu sekarang? Dia harus tanggung jawab!", bentak Maria.


"Mar, sabar! Kita bisa bicarakan ini baik-baik tapi nanti ya, tidak sekarang!", kata papa Vicky.


"Nanti? Nunggu perut Aurel besar? Begitu?", tanya Maria masih dengan nada emosinya.


"Mama, tolong kendalikan diri mama!", pinta papa Aurel. Maria pun terdiam.


"Vicky masih di luar kota. Bahkan tadi....kami di hubungi kantor polisi, mereka bilang Vicky di tahan atas laporan pak Azka Pradipta yang merasa di rugikan karena Vicky mencoba mencemarkan nama baik pak Azka."


Aurel menutup mulutnya yang ternganga.


"Ya Tuhan...gimana ini ma, gimana kak Vicky mau tanggung jawab sama aku kalo dia di penjara Ma?", tangis Aurel pecah.


"Sayang, kita ke kota M sekarang buat nemuin Vicky ya!", ujar mama Vicky. Aurel pun mengangguk.


"Vicky pasti tanggung jawab, kamu sudah mama anggap anak sendiri sayang. Percaya sama mama, kamu akan secepatnya menikah nak. Oke?", kata mama Vicky mencoba menenangkan Aurel. Akhirnya, kelima orang itu meluncur ke polres kota M.


*****


Otewe tamat ya 🤗

__ADS_1


__ADS_2