Menikahi Mantan Kekasih Ibu Tiriku

Menikahi Mantan Kekasih Ibu Tiriku
Ujian


__ADS_3

"Hari ini, mas akan menemani mu ujian sayang!", Azka mengusap rambut ku.


Iya, aku memang ikut ujian. Jadi alumni SMA Bhakti. Tapi sayang nya aku berbeda.Aku tidak bisa bergabung dengan teman-teman ku, termasuk Aurel.


Tapi aku bersyukur, setidak-tidaknya aku bisa lulus dari sekolah ini.


"Ka....?!", panggil ku.


"Mas dong, masa Ka lagi?"


"Ah...iya maaf mas!"


"Kenapa?"


"Setelah hampir satu setengah bulan aku nggak ke sekolah, sekarang aku ke sana lagi."


"Lalu?"


"Bagaimana tanggapan teman-temanku? Apa merek akan menggunjing ku? Aku tahu, banyak yang suka pada mu Ka...eh...mas....!"


Azka pun tersenyum santai.


"Aku tidak akan memaksa mu memanggil mas atau namaku lagi Na. Gimana enak nya kamu aja. Dan soal teman mu? Jangan di ambil pusing lah. Terserah mereka mau bergunjing pun tak apa. Toh...kita tidak zina. Iya kan?"


"iya sih Ka..."


"Dari mana kamu tahu kalau anak-anak suka padaku?"


"Ya...tahu aja lah, aku kan punya kuping."


Azka terkekeh mendengar jawabanku.


"Apa Suami mu ini terlalu tampan ya?"


"Hiiiihhhj!!! Geer amat sih!"


"Hahahah sayang, kamu kalau cemburu itu menggemaskan sumpah deh."


"Siapa juga yang cemburu?"


"kamu lah, istriku!"


"Nggak. Biasa saja tuh!"


Azka berjongkok di depan perut ku.


"sayang.... denger ya. Mami mu itu cemburuan sekali. Karena hari ini mami ujian, kamu jangan rewel ya??? Nanti kalau ujian udah selesai, kita liburan. Oke???"

__ADS_1


Cup...cup...Azka menciumi perutku. Aku pun mengusap kepala nya yang sudah tersisir rapi.


"Kita berangkat sayang?"


"Ayok!", aku pun menggandeng lengannya.


Suasana toko masih sepi.


"Kak sisi mana ya? Nggak keliatan?", tanyaku.


"Sisi nggak masuk non. Makanya bibik bantuin di sini."


"Owh....kak sisi sakit'?"


"Nggak tahu juga sih. Tadi bilang nya nggak enak badan aja gitu."


"Ya sudah deh. Mungkin kak sisi juga kecapekan. Butuh istirahat juga kan?!"


"Iya."


"Non, mau bawa bekel?", tanya bibik.


"Minta itu aja deh, bollen."


Bibik pun membungkus kan nya untukku.


"Walaikumsalam."


Azka pun membukakan pintu mobil untukku.


"Sayang, mas kan nungguin kamu ujian. Selesai ujian, kita langsung ke kantor ya."


"Em...gimana ya??", aku mengetuk-ngetukan telunjuku di dagu ku.


"kenapa? Apa anak kita menginginkan sesuatu?"


"kamu hanya memikirkan anakmu ? Nggak mikirin keinginan ku?"


"Apa sih sayang ...jelas keinginan mu dan kering anak kita lah. Kamu kenapa malah bertanya seperti itu?"


"Habisnya...kamu lebih memperhatikan anak yang masih didalam perut ku."


Azka malah tertawa mendengar aku protes padanya.


"Kamu itu Na.... nggemesin banget deh."


"Apa sih? Nggak luvu!!"

__ADS_1


Tak terasa, mobil pun memasuki area sekolah.


"Ayo sayang, kita turun!"


Dengan ragu-ragu aku pun mengiyakan ajakan Azka.


"Sayang....!", aku menarik tangan azka lalu berhenti.


"kenapa?"


"Aku takut...."


"Ada aku!", Azka tersenyum dan menyemangati ku.


Azka menggenggam tanganku lalu melangkah bersama menuju ruang kepsek. Ternyata Papa juga ada di sana. Sepagi ini????


"Selamat pagi pak..., papa?!", sapa ku dan Azka.


"Pagi." Sahut mereka berdua.


"Nana, ini kartu undangan kamu. Dan kamu, akan mengikuti ujian mu di ruang perpustakaan", ujar pak kepsek.


"Sendiri pak?"


"Papa yang menemanimu Na", jawab papa.


"kenapa bukan aku Pa?"


"Kamu nemenin Nana?", tanya papa sinis.


"Yang ada kamu malah menggagalkan ujian Nana", sarkas papa.


"Pa... kenapa papa malah bicara begitu!", kata azka bersungut-sungut.


"sudah lah. Lebih baik kamu ke kantor", titah papa.


"Nggak pa. Aku mau nungguin Nana sampai selesai. Baru ke kantor sama-sama."


"Nanti papa yang antar Nana. Sekarang kamu ke kantor!"


"Iya pa....iya....", dengan berat hati Azka menyetujui perintah papanya.


"Sayang, aku balik ya. Sampe ketemu di kantin ya?!!"


Aku pun mengangguk. Setelah itu, papa dan pak kepsek mengantarkan ku ruang perpustakaan.


Setelah beberapa saat menunggu, aku pun di beri soal ujian. Papa mendampingi ku dari jauh. Alhamdulillah, soalnya tak sesulit yang ku bayangkan.

__ADS_1


__ADS_2