Menikahi Paman CEO-ku

Menikahi Paman CEO-ku
Tyo pingsan


__ADS_3

Mobil terus melaju membelah jalanan ibukota dimalam hari. Malam ini merupakan malam minggu, yang otomatis jalanan dipadati oleh pengendara yang ingin menghabiskan waktu bersama kekasih atau keluarga mereka.


Bunyi suara klakson mobil dan motor bersautan secara bersamaan dikarenakan jalanan yang macet total.


Sedari tadi, Dhea terus saja merutuki jalanan yang macet tersebut.


"Kak, cepet sikit donk," ucapnya sambil melirik terus ke hp nya. Ia juga tak tahu kenapa Dia harus memperhatikan ponselnya terus menerus padahal tidak ada pesan atau telfon dari seorang pun disana. Hanya mewanti-wanti saja.


Ditengah kepanikannya, Dhea mempunyai ide cemerlang. Ia berniat berjalan kaki saja menuju tempat itu, dan memang jaraknya sudah dekat.


"Kak aku turun disini ya, jaraknya juga dekat lagi kan."


"Iya, kamu jalan luan nanti biar kakak susul ya."


"Oke," usai mengakhiri percakapannya, Dhea segera melanjutkan misinya.


Dia turun dari mobil dengan tergesa gesa dan berlari sekencang mungkin. Tidak peduli diperhatikan oleh beberapa pasang mata. mungkin mereka berpikir kalau gadis yang berlari di jalanan itu orang gila.


Tapi Dhea hanya masa bodoh, yang terpenting sekarang adalah keselamatan Tyo, suaminya.


Selepas memarkirkan mobilnya disebuah toko yang Ray tak tahu itu toko apa, Dia berlari menyusul Dhea yang sudah agak jauh did depannya.


Ray takut terjadi apa apa dengan gadis itu bila ditinggal sendiri. Dan kebetulan jarak dirinya dan tempat Tyo berada hanya sekitar 200 meter saja.

__ADS_1


Dhea langsung menerobos masuk ke rumah besar yang Dhea yakini itu adalah rumah Tania. Awalnya memang dia dilarang masuk oleh satpam, namun karena ada Ray yang langsung bergerak cepat untuk menghajar satpam itu, jadilah mereka bisa masuk tampa halangan lagi.


"Kak pintunya dikunci." jelas gadis itu dengan wajah panik dan lelah bercampur secara bersamaan.


"Biar aku dobrak aja ya, kamu berdiri dibelakang aku aja." saran Ray yang dipatuhi oleh Dhea.


Tiga kali percobaan, pintu akhirnya bisa terbuka meski agak rusak di bagian engselnya.


"UNCLE!" teriak Dhea dengan suara menggema.


"Kak Tyo!" kini giliran Ray yang ikut bersuara.


"Uncle, Kak Tania, kalian keluar!"


Tak ada sahutan, namun terdengar suara langkah kaki menuju tempat mereka berdiri. Tak lama, muncul seorang wanita dengan lingerie dan rambut yang berantakan. Matanya juga sembab, ditambah lipstick nya yang sudah tak berbentuk di bibirnya lagi.


"Dari mana kau tahu rumahku bocah tengik!" emosi Tania karena rencananya gagal. Merasa heran kenapa Dhea bisa mengetahui letak rumahnya.


"Itu tidak penting, yang terpenting sekarang dimana Uncle Tyo berada kak?" melihat sekeliling dan matanya langsung terfokus kesebuah kamar dilantai atas yang pintunya terbuka.


"Kau tidak perlu tahu, sekarang kalian keluar daru rumahku." usir Tania.


"Tidak mau!"

__ADS_1


"Keluar anjing!"


Dhea seolah tuli, dan memilih berjalan kearah tangga. Dia sempat dihalangi Tania, namun Ray langsung menahan Tania agar tidak menyusulnya.


"Uncle!" teriak Dhea histeris kala melihat kondisi Tyo sekarang.


Saat ini Tyo tengah berbaring di atas ranjang dengan tidak memakai baju. Pria itu pingsan hanya mengenakan boxernya saja, dan lebih parahnya lagi kepala pria itu terluka dan mengeluarkan darah segar.


Dhea langsung berlari menghampiri Tyo dan memeluk erat tubuh suaminya itu.


Dia mengoyak sedikit bagian bajunya dan mengikatkan di kepala Tyo guna menghentikan darah yang keluar. Meski sedikit, hal itu tetap beresiko kepada keselamatan Tyo.


"Kak Ray, bantu Dhea Kak!" teriak Dhea agar Ray mendengarnya.


Ray muncul dan langsung syok dengan kondisi Tyo, namun ia tak mau berlama lama dan langsung membopong tubuh Tyo menuju mobil.


Ketika melintasi ruang tamu, Dhea bisa melihat Tania yang sudah diikat di kursi oleh Ray. Dhea melihat kunci mobil yang terletak begitu saja di atas meja dan langsung diambil oleh Dhea.


"Kita bawa ke rumah sakit sekarang ya kak." ucap Dhea setelah memasuki mobil.


Dan kalian tahu itu mobil siapa? tentu saja itu mobil Tania.


Like,

__ADS_1


Komen


dan vote


__ADS_2