
Erik terlihat sedang duduk seorang diri di dalam cafe langgannannya . Dia telah mencoba menghubungi semua teman seperkumpulannya , namun nihil . Semua temannya tak bisa datang untuk berkumpul karena mereka semua sedang sibuk dengan pasangan mereka masing - masing .
Sungguh malang nasib seorang Erik yang harus menjadi kambing congek , di saat cafe itu terdapat banyak pasangan yang sedang bermesraan . Karena hari erik datang berkunjung ke cafe tersebut adalah hari perayaan valentine yang merupakan hari kasih sayang bagi seluruh manusia di muka bumi ini , dan yang paling menikmatinya merupakan seseorang yang tentunya telah memiliki pasangan kekasih atau pasangan hidup terkecuali erik tentunya .
Yang dimana pria itu masih saja betah menjomblo walau sudah di desak oleh kedua orang tuanya untuk cepat mencari pasangan hidup .
Karena tidak suka di desak oleh kedua orang tuanya , sehingga membuat erik berada di cafe tersebut . Niat hati ingin melarikan diri dari desakan orang tua , pria itu malah terkurung dalam lautan orang yang sedang bermesraan hingga membuat erik jadi iri melihatnya . Ingin dirinya pindah tempat , namun di urungkannya niat itu , karena ia pikir itu hanyalah hal yang sia - sia . Karena mau di mana pun tempatnya pastilah saat ini tengah ramai dipadati oleh pasangan - pasangan yang sedang merayakan hari raya valentine , kecuali kuburan tentunya . Iya kali pria tampan sepertinya harus hang out di kuburan .
" Oh...**** .." umpat erik ketika melihat seorang pria dengan beraninya mencium seorang wanita cantik nan seksi yang erik tafsir merupakan kekasih dari pria itu .
" Sayank !!! .apa yang kau lakukan disini ? Dan siapa dia " ucap seorang wanita yang tiba - tiba saja datang entah dari mana melabrak laki - laki yang erik lihat sedang berciuman tadi . Pria itu tampak terkejut , begitu pula dengan wanita yang dicium nya tadi pula .
" Fani...apa yang kau lakukan disini ?" ucap sang pria terkejut .
" Kau bilang jika kau sakit dan sedang ada dirumah , namun apa yang kulihat ini ? Kau tega membohongiku Dani . Kurang apa aku Dan ? " teriak wanita itu histeris yang Erik dengar bernama fani .
" Nah.... Ini baru tontonan yang menarik " senyum erik tiba - tiba saja mengembang . Pria itu terlihat santai memakan kentang yang telah ia pesan di cafe itu .
" Kau siapa ? Kenapa kau beraninya memanggil calon suamiku dengan sebutan sayang ? Tanya sang wanita juga ikutan emosi . Sehingga membuat cafe yang awalnya gaduh karena ramai pengunjung yang mabuk cinta , kini malah berubah menjadi gaduh karena pertengkaran yang disebabkan oleh perselingkuhan .Dan Erik sangat menyukai moment itu . Dasar pria gila memang .
Dengan santainya erik melihat pertengkaran yang berlangsung di hadapannya kini , tanpa berniat sedikitpun ingin melerai pasangan itu yang kini sudah mulai jambak - jambakkan . Sehingga membuat wanita yang awalnya berpenampilan cantik dan seksi berubah menjadi acak - acakan seperti gembel di jalanan . Sedangkan si pria sudah babak belur terkena cakaran kuku karena berusaha melerai dua kekasihnya yang bertengkar sudah seperti kucing garong . Banyak pengunjung yang merekam adegan tersebut tanpa mau melerai , karena mereka tidak mau terkena amukan sang wanita . Lagipula biarkan saja lelaki brengsek yang berani mendua itu kena batunya , biar kapok dan tahu rasa . Termasuk dengan Erik juga , yang masih menjadi penonton setia dalam serial live tersebut . Bahkan pria itu tampak menambah pesanan camilan dan minumannya , biar lebih seru dan mantap dalam menonton adegan itu pikirnya .
__ADS_1
Namun beberapa detik kemudian atensi Erik teralihkan ketika seorang wanita memasuki cafe tersebut , dan melerai pertengkaran yang sedang terjadi di depannya .
" Fani hentikan ...apa yang kau lakukan ? " tanya wanita pelerai itu .
" Dia kak...pria brengsek itu telah berani berselingkuh di belakangku " tunjuk wanita yang bernama fani itu ke arah pria yang bernama Dani .
" Oh ...shitt " Dani terlihat ingin kabur dari dalam cafe itu . Namun sayang , karena tempat itu sedang penuh pengunjung karena sibuk menonton keributan yang dia buat sehingga membuat pergerakan Dani menjadi terhambat dan dengan cepat tertangkap oleh wanita yang dipanggil kakak oleh Fani .
Grep
Wanita itu terlihat mencengkeran kuat kerah baju Dani sehingga membuat mental laki - laki itu langsung berubah menjadi ciut .
" A...am-pun kak kira , ini semua salah paham " ucap Dani terbata , pria itu seakan ingin ngompol saat ini karena merasa takut dengan wanita di depannya .
Semua pengunjung yang melihat hanya bisa menganga di buatnya . Mereka merasa bergidik ngeri dengan yang dialami oleh pria yang bernama dani itu , termasuk erik yang refleks langsung memegang pinggangnya karena ikut merasakan nyeri yang di alami oleh si korban yang sebenarnya adalah tersangka dari kekacauan itu .
" Ayo kita pulang fani ..." Ajak kira kepada adiknya yang sebenarnya adalah adik sepupunya .
" Tapi kak kira , dia bagaimana " tanya Fani yang masih saja merasa iba kepada sang pekhianat walau sudah disakiti .
" Biarkan saja . Lebih baik jika dia langsung mati , dengan begitu aku bisa langsung menguburnya di tempat pembuangan sampah " Celetuk Kira tanpa hati dan berlalu pergi dari cafe itu yang disusul oleh fani di belakangnya .
__ADS_1
Erik yang mendengar ucapan gadis yang bernama kira itu hanya bisa menelan ludahnya dengan berat . Perempuan itu sangat lah kejam dan seram bagi erik . Sungguh demi kolornya ultraman dan power rangers , erik tidak mau jika harus berurusan dengan wanita seperti itu . Bisa - bisa dia mati muda karena selalu dibanting jika bertengkar seperti pria yang saat ini masih terkulai tak sadarkan diri di lantai cafe tersebut .
" Sayang..oh..hik..hik..tolong calon suami saya " ucap wanita yang merupakan kekasih atau selingkuhan dari pria yang bernama Dani itu , sehingga beberapa menit kemudian mobil ambulans pun datang dan membawa tubuh pria peselingkuh itu , entah masih hidup atau tidak erik tidak tahu . Yang jelas , yang erik tahu pasti adalah bahwa pria yang bernama Dani itu , saat ini tidaklah dalam kondisi tubuh yang baik - baik saja . Itulah karma bagi pria peselingkuh sepertinya , sudah tahu punya kekasih yang memiliki saudara bar- bar seperti kira itu . Tapi masih saja berani berselingkuh di belakangnya , bukankah itu merupakan tindakan yang mencari mati . Erik hanya bisa menggeleng - gelengkan kepalanya , dia tak habis pikir dengan kebodohan yang dilakukan oleh pria yang bernama Dani itu .
*****
Sedangkan di dalam mobil Lamousine mewah berwarna putih .
" Kak kira ...apa tidak apa - apa jika paman tahu tentang kelakuan kak kira yang menghajar laki - laki lagi " ucap Fani merasa bersalah kepada kakak sepupunya itu .
" Tenanglah ...semua sudah dalam kendali ku , aku hanya perlu mengikuti lelaki tua itu dan semua akan beres . Ok. " Ucap kira tersenyum manis dan santai ke arah Fani yang kini duduk di hadapannya .
" Apa kakak akan menerima perjodohan itu ? " tanya fani merasa kasihan kepada sepupunya itu .
" Why not , aku akan menerimanya . Bukankah kita akan sangat di untungkan dari pernikahan itu " Balas fani yang kini sedang menyesap segelas coctail di tangannya .
" Kakak....."
" Sudahlah , kau tidak perlu ikut campur dalam urusanku . Yang paling penting sekarang berhentilah berhubungan dengan para lelaki brengsek seperti pria yang kubanting tadi " ucap Fani tegas kepada sang adik sepupu .
" Iya....kakak memang adalah kakak fani yang paling baik sedunia " ucap fani sambil memeluk erat tubuh kira denga erat dan tentunya dibalas juga dengan Kira .
__ADS_1
BERSAMBUNG