
Nana terlihat masih meringis kesakitan . Gadis itu kini tengah ditemani oleh sang mertua yang siap siaga dua puluh empat jam dalam menemaninya .
gadis itu masih begitu enggan bertemu dengan nathan maupun Dion , karena merasa jengkel dengan keributan yang telah suami dan kakak tirinya itu lakukan didalam ruangannya .
****
Di luar ruangan tampak hendra datang bersama istrinya dan juga Anna beserta Andre yang memang pemilik dari rumah sakit mewah tersebut .
Mereka berdua harus menunda acara bulan madu mereka ke LA , karena mendengar kabar tentang Nana yang akan melahirkan padahal belum waktunya .
" Sayang... aku mohon bantu kak nana , berikan dia fasilitas terbaik di rumah sakit ini " ucap Anna kepada suaminya , wanita itu begitu khawatir dengan keadaan saudaranya yang saat ini masih kesakitan karena masih dalam tahap pembukaan jalan lahir .
" Tenang sayang ..aku pasti akan melakukan yang terbaik untuk Nana . Jadi kau tak usah khawatir oke , yang sekarang perlu kita lakukan adalah berdoa agar semoga proses persalinan nana berjalan dengan penuh kelancaran " Ucap Andre yang langsung di setujui oleh semua orang yang sedang menunggu proses persalinan ibu muda tersebut .
Ketika mereka semua sedang berdoa , tiba - tiba saja ada suster yang memberitahukan kepada andre bahwa Nana akan dipindahkan keruangan khusus bersalin karena wanita itu akan segera menjalani proses kelahiran sang bayi .
Sehingga membuat semua orang yang ada disana yang awalnya sudah tegang kini makin ekstra super tegang dibuatnya ketika mendengar kabar tersebut .
" Aku pergi dulu , kau tetaplah disini bersama papa dan mama " ucap Andre yang akan mengikuti suster tersebut , guna mengontrol jalannya persalinan agar tak ada kekurangan apapun dalam penanganan iparnya tersebut dalam melahirkan .
Semua orang yang ada disana kembali melanjutkan doa mereka , mereka semua berharap jika nana diberi keselamatan dan juga kelancaran dalam proses persalinan yang akan di hadapinya saat ini .
***
Sedangkan Nana kini sudah merasakan sakit yang sangat luar biasa dari sebelumnya pada bagian perutnya .
" Bagaimana , apa kondisinya bisa melahirkan dengan normal " Tanya Andre kepada dokter kandungan yang akan membantu nana dalam menjalani proses persalinan .
" Bisa . Semua sudah di cek sebelumnya dan kondisi sang ibu bayi bisa melahirkan dengan normal " ucap Dokter wanita tersebut .
" Baiklah...lanjutkan " ujar Andre dan keluar dari ruangan khusus bersalin tersebut .
" Masuklah , nana dan calon bayimu sudah menunggumu di dalam " ucap Andre kepada nathan yang sedari tadi sudah berdiri di depan pintu guna membantu menyemangati persalinan sang istri .
Bagaimanapun saat ini nana butuh dirinya , yang notabene adalah ayah si cabang bayi .
Laki - laki itu berniat menemani sang istri dalam jalannya proses persalinan hingga sang cabang bayi lahir ke dunia ini .
****
" Sayang kau harus kuat " ucap nathan yang kini sudah berdiri di samping nana sambil menggenggam erat tangan sang istri .
__ADS_1
" Sakit nath "
" Tidak apa - apa , ku yakin kau kuat . Kau adalah wanita terkuat yang pernah ku temui "
Dan proses bersalin pun berlangsung hingga setengah jam lamanya .
" Oooooeeeekkkk....oooooeeekkkk..."
Suara bayi terdengar menggema di dalam ruangan sehingga membuat semua orang yang mendengarnya mengucap puji syukur atas kehadiran keluarga baru di antara mereka kini .
****
" Selamat tuan , bayinya perempuan " ucap sang suster memperlihatkan bayi mungil yang sangat cantik itu ke hadapan nathan .
" Sakit " ucap Nana tiba - tiba sehingga membuat semua yang ada diruangan itu menatap heran .
" Dok...sepertinya nona ini melahirkan bayi kembar " teriak sang suster ketika melihat nana ingin mengejan kembali .
" Kembar " ucap nathan lirih . Pria itu terlihat begitu syok dengan kabar gembira tersebut .
" Tuan , bisakah anda mendampingi istri anda kembali "
Dan ketegangan pun di mulai kembali di ruangan tersebut.
Sedangkan di luar ruangan , semua orang tampak khawatir karena belum ada dokter maupun suster yang keluar dari ruangan tersebut untuk memberikan informasi kepada mereka tentang kondisi Nana dan bayinya saat ini .
*****
Oooooeeeekkkk....oooeeekkk...
Bayi kedua pun lahir kedunia dengan jenis kelamin laki - laki .
" Lihatlah tuan , bayi kedua anda adalah laki - laki yang sangat tampan " ucap sang suster mengagumi ke tampanan bayi yang sedang ada di dalam gendongnya .
Nathan terpaku menatap bayi laki - laki tersebut dan langsung menghampiri sang istri yang masih terbaring lemas karena baru mengalami proses persalinan yang dilakukan secara normal tersebut .
" Nath , bayi kita kembar ? " tanya nana lemah .
" iya sayang , dan mereka adalah bayi tercantik dan tertampan di dunia yang pernah kau lahirkan " ucap Nathan lembut .
" Terima kasih karena kau sudah berjuang melahirkan anak - anak kita kedunia ini dan terima kasih juga karena kau sudah selamat sampai saat ini " ucap nathan kembali , pria tersebut tersenyum lega karena melihat istrinya masih terjaga dan bernapas di didepannya .
__ADS_1
Sungguh kepergian sang istri pertama membuat laki - laki itu menjadi sangat trauma jika berurusan dengan hal - hal yang berhubungan dengan persalinan .
Namun sekuat tenaga pria itu menekan rasa traumanya dan memilih tetap mendampingi sang istri dalam berjuang melahirkan kedua bayi mereka ke dunia ini .
***
" Gimana dok keadaan menantu saya ? " tanya mommy angel ketika melihat dokter yang menangani menantunya itu keluar dari dalam ruangan .
" Tenang ...persalinan menantu nyonya berjalan dengan sangat lancar , dan selamat atas kelahiran kedua cucu anda " jelas sang dokter tersenyum ramah kepada angel .
" Maksud dokter apa dengan dua cucu ? Tanya angel heran , itu disebabkan karena hasil Usg Nana menyatakan bahwa perempuan itu mengandung satu janin di dalam perutnya bukannya dua seperti sekarang ini .
" Menantu nyonya melahirkan bayi kembar , yang satu cantik dan satunya lagi sangat tampan " jawab sang dokter sehingga angel menjadi tak percaya mendengarnya .
" Dokter tidak sedang ngeprank saya kan ' dok ' ?
" Astaga nyonya , mana berani saya ngeprank - ngeprak pasien saya . Kalau nyonya tidak percaya , nyonya bisa lihat sendiri bayi tersebut . Tapi nanti , saat ini bayinya masih di bersihkan oleh para suster yang berjaga "
Angel pun hanga menganggukkan kepalanya ketika mendengar penjelasan sang dokter .
Dirinya begitu syok tak percaya dengan apa yang didengarnya .
" Pa..papa dengarkan kata dokter " ucap Jennie yang berdiri di samping ferdinand .
" Iya papa dengar "
" Ternyata kita tidak hanya kedatangan seorang anggota baru , melainkan dua orang " ucap jennie kegirangan yang di susul oleh ferdinand dan yang lainnya yang juga mendengar kabar tersebut .
****
" Lihat pa , cucu kita tampan dan cantik sekali " ucap Angel kepada bayi yang kini tengah tertidur lelap di dalam box bayi di hadapan mereka .
" iya ma , lihat tahi lalatnya persis seperti yang dimiliki oleh nathan dan juga nino " jawab ferdinand menunjuk ke arah tahi lalat kecil yang berada di bawah sudut mata bayi yang berjenis kelamin laki - laki itu .
" Akhirnya cita - cita mama untuk mempunyai cucu perempuan tercapai juga " Angel sudah mengkhayal melakukan berbagai macam hal bersama sang cucu nantinya .
" Iya ma...papa juga akan ajak memancing kedua cucu laki - laki papa ke kolam nanti " jawab ferdinand bersemangat , pria paruh baya itu juga sedang mengkhayal akan melakukan hal - hal yang biasa laki - laki itu lakukan ketika sendirian .
Padahal kedua bayi tersebut baru lahir kedunia beberapa menit yang lalu , namun kedua orang paruh baya tersebut sudah mengkhayalkan hal - hal yang jauh akan terjadi .
BERSAMBUNG
__ADS_1