Menjadi Ibu Tiri

Menjadi Ibu Tiri
Nasi goreng nathan


__ADS_3

" Sayang ...apa kau yakin akan makan itu semua " tanya nathan sedikit ragu dengan hasil nasi gorengnya yang akan di makan oleh Nana .


" Iya aku yakin , apa kau juga mau ? " tanya nana yang kini dengan lahap sedang memakan masakan buatan suaminya itu .


Nana terlihat menyodorkan sesendok nasi goreng ke hadapan Nathan


" Ayo buka mulut " titah nana kepada sang suami .


Nathan yang memang penasaran dengan rasa nasi goreng buatannya sendiri pun mau memakannya . Maklumlah , sesudah dirinya memasak ia sama sekali tidak sempat mencicipinya sudah kepalang senang untuk segera diberikan kepada sang istri tercinta .


Satu suapan pun masuk ke dalam mulut nathan .


" Enak kan ? " ujar nana yang kini memakan kembali nasi goreng buatan sang suami .


Nathan yang sedang memakan nasi goreng buatannya sendiri hanya diam mematung di tempat .


Sungguh nasi goreng yang dinamakan nasi goreng spesial oleh nathan itu , kini masih di dalam mulut nathan dan sangat susah untuk ditelan di antara tenggorokkan miliknya .


Demi ****** superman yang belum di cuci , nasi goreng itu terasa sangat aneh dan sangatlah berminyak di mulut nathan .


Pria itu terlihat mengernyitkan keningnya , bagaimana bisa istrinya itu memakan nasi goreng yang sangatlah terasa tidak enak di dunia itu sampai habis tak tersisa .


" Hemmm...kenyangnya . Kau kenapa memasang raut wajah seperti itu ?" tanya nana yang kini juga ikut mengernyitkan keningnya bingung .


Pasalnya wajah nathan saat ini seperti orang yang sedang menahan ingin buang air besar untuk ke kamar kecil .


Sehingga membuat Nana jadi keheranan sendiri dibuatnya .


Dengan sekuat tenaga nathan pun berusaha untuk menelan makanan itu , agar bisa menjawab pertanyaan sang istri .


" Tidak apa - apa sayang , perutku hanya terasa kurang enak saja " ucap Nathan berbohong .


" Oh ya...nasi goreng ini enak sekali . Besok buatkan lagi ya . Aku mau memakannya lagi ketika makan malam besok " ujar nana yang membuat nathan sedikit terkejut mendengarnya .


Pasalnya nasi goreng tersebut merupakan nasi goreng tidak enak sedunia yang pernah nathan cicipi .


Bagaimana bisa istrinya berkata bahwa nasi goreng yang rasanya ambrul adul tersebut sangatlah enak , apa istrinya itu berbohong ?


Tapi rasanya sungguh tidaklah mungkin jika dilihat dari ekspresi Nana dan juga nasi goreng yang telah tandas di atas piring milik wanita tersebut , sudah membuktikan bahwa istrinya itu tidaklah sedang berbohong kepada nathan .


Apa karena hormon kehamilannya yang saat ini sedang dialaminya .sehingga membuat indra pengecapan dari istrinya itu menjadi sedikit berbeda dengan orang normal lainnya ? Pikir nathan dalam hatinya .


" Sayang..."


" sayang .." ucap nana berulang kali karena melihat nathan yang sedang melamun .

__ADS_1


" Ya ? " tanya nathan yang tersadar dari lamunannya .


" Kau tidak apa - apa ? " Tanya nana sedikit khawatir .


" Tidak..aku tidak apa - apa . Apa kau saat ini menginginkan sesuatu ? " tanya nathan kepada istrinya sekali lagi .


" Hmm..bagaimana kalau kita makan rujak kedondong di restoran milikmu saja " ucap Nana bersemangat .


" Baiklah , kalau begitu aku bersiap - siap terlebih dahulu .


Restoran steak ternama yang dimiliki oleh nathan terdahulu yang mereka berdua sempat kunjungi , kini memang sudah menambahkan menu rujak kedondong ke dalam list menu di restoran mahal tersebut , dan tentunya itu disebabkan oleh atas permintaan nathan sendiri selaku pemilik utama dari restoran tersebut dan tentu saja Nana juga selaku sang istri juga ikut andil dalam pemasukan menu gila tersebut .


***


" Mama mau kemana " tanya Nino yang datang entah dari mana bersama anak ayam warna - warninya .


" Mama mau makan ke restoran steak nya Daddy , nino mau ikut ? " tanya nana lembut sambil mengelus rambut anak kecil tersebut .


" Mau , nino ingin makan steak diluar bersama caca dan juga mama " ucap Nino bersemangat .


" Caca ? " Nana mengernyit bingung .


" Caca...ayam nino " jawab Nino dengan menunjukkan ayam berwarna merah di tangannya .


***


Selang beberapa menit terlihatlah nathan yang sedang turun menuruni tangga dengan penampilan casualnya yang memperlihatkan penampilannya yang sangat tampan dan juga Gagah .


Jika orang lain tak tahu mungkin mengira pria tersebut adalah seorang pria lajang yang belum memiliki seorang istri dan seorang anak pun di dalam hidupnya .


" Ayo kita berangkat " ajak nathan .


" Ayo nino " ucap Nana sambil menggandeng tangan kecil milik anak tersebut .


" Tunggu , anak kecil ini juga ikut ? " tanya nathan sedikit tidak suka .


" Iya...memang kenapa ?" tanya Nana penuh selidik .


" Iya memang kenapa ? " Kini ninolah yang bertanya kepada ayah kandungnya tersebut .


" Tidak apa - apa , daddy harap kau tidak akan membuat kekacauan di sana " ucap Nathan memperingatkan .


Pria itu sedikit waspada dengan kehadiran sang putra . Bukan karena apa , setiap nino ikut diantara mereka berdua pasti ada saja ulah anak tersebut .


Nino seperti dirinya waktu kecil yang suka sekali melakukan tindakan di luar nalar agar mendapat perhatian dari kedua orang tuanya terutama dari Anna yang telah menjadi ibu sambung seorang nino tentunya .

__ADS_1


****


Setengah jam perjalanan mereka pun akhirnya sampai di restoran mewah tersebut .


Kehadiran mereka bertiga membuat seisi restoran menjadi tegang terutama para karyawan di tempat itu .


Mereka bersikap sedikit waspada karena takut akan diminta memasak sesuatu yang aneh seperti waktu dulu yang pernah mereka alami . Sehingga para karyawan disana menjadi kalang kabut di buatnya .


" Selamat datang tuan , nyonya , tuan muda . Silahkan . " sambut sang penjaga pintu sedikit menunduk .


Nana tampak tersenyum manis membalas sapaan karyawan itu , berbanding terbalik dengan Nathan dan nino yang hanya sedikit menunduk dengan wajah datar dan dingin yang mereka berdua miliki .


Sungguh jika orang lain melihat mereka berdua seperti pinang di belah dua .


Siapa yang mengira nathan adalah ayah biologis dari anak tersebut . Wajah pria itu terlalu muda untuk menjadi seorang ayah , dia lebih cocok jika di panggil kakak oleh nino .


" Sayang mau pesan apa ? " tanya nathan dengan lembut kepada istrinya ketika mereka bertiga sudah sampai di sebuah ruangan VIP room tempat yang biasa mereka duduki .


Kali ini pria itu tidak duduk di samping istrinya karena tentu saja spot itu sudah duluan di curi oleh si kecil nino yang sudah mulai ingin mencuri perhatian dari istrinya .


Dan ini hal yang tidak di sukai oleh nathan dari anaknya .


" Mama aku mau makan ini " ucap nino dengan manja , anak kecil itu mulai berulah dengan tak membiarkan Nana memperhatikan Nathan tentunya .


Alis nathan sedikit berkedut di buatnya , anaknya itu memang kurang di pukul kepalanya agar bisa menghormati nathan sebagai ayah kandungnya .


" Oke..mama akan pesankan " jawab nana sambil mengelus lembut kepala nino .


Nathan yang melihatnya menjadi iri dibuatnya . Pria dewasa itu ingin juga dimanja seperti nino anaknya .


Nino yang melihat kecemburuan ayahnya , hanya bisa tersenyum miring . Dirinya begitu merasa puas jika sudah mengerjai sang ayah , itu dikarenakan sang ayah yang terlalu mendominasi ibu sambungnya . Sehingga membuat dirinya menjadi ikutan mendominasi sang ibu .


" Tapi ngomong - ngomong caca mana ? " celetuk nana yang membuat mata nino membola .


" Oh ya...Caca !! " teriak nino panik , sepertinya anak kecil itu melupakan kehadiran sang anak ayam yang juga begitu nakal mengikuti sang pemilik .


" Caca siapa ?" tanya nathan yang memang tidak tahu perihal nama anak ayam tersebut .


" Caca...anak ayam nino " jelas Nana yang juga ikutan panik mencari anak ayam putranya .


" aaakkkkhhh !!! apa ini ? " teriak seorang pelanggan wanita di arah ruangan umum restoran tersebut .


Sehingga membuat Nana , nino dan nathan saling pandang . Mereka sepertinya telah menemukan keberadaan anak ayam tersebut


BERSAMBUNG

__ADS_1


__ADS_2