Menjadi Ibu Tiri

Menjadi Ibu Tiri
Pertemuan tak terduga


__ADS_3

" Kak Nana "


Nana membelalakkan matanya , dan tampak begitu terkejut .


" Anna "


" Astaga ... kukira salah mengenali orang , tenyata benar - benar kak Nana " ucap Anna .


" Kakak bersama dengan siapa kemari ? "


" Aku..... " ucap Nana terpotong ketika seorang anak berlari menuju ke arahnya .


" Mommy .... " panggil Nino .


Deg...


Jantung Nana serasa mencelos dibuatnya . Perasaan gugup dan takut telah menyelimuti hatinya saat ini .


Nana tak tahu harus memberi penjelasan dari arah mana pada saudaranya itu mengenai hubungannya dengan Nathan . Dia merasa sungguh tak tega jika harus melihat adiknya itu patah hati dan bersedih jika menerima kenyataan di depannya , tapi Nana juga tak bisa memberikan Nathan kembali padanya . Dilema... itulah perasaan yang menyelimuti hati Nana saat ini .


#####


" Astaga itu kan tante Anna ... aku tak akan membiarkan dia dekat - dekat dengan mommyku " batin Nino dan terlihat pergi hendak menghampiri Nana .


" Nino kau mau pergi kemana " ucap Liona menatap Nino heran dan mulai mengikuti .


" Mommy.... " ucap Nino yang saat ini sudah ada didekat Nana .


Nana begitu panik setelah mendengar suara yang begitu familiar menghampirinya . Nana tak ingin sampai Anna tahu sendiri perihal hubungannya bersama Nathan , ia ingin bahwa Nathan dan dirinyalah yang akan menjelaskan hubungan yang ia jalani saat ini kepada Anna secara baik - baik nantinya .

__ADS_1


" Mommy ? " tanya Anna dalam hati , yang terlihat begitu heran dengan apa dilihatnya saat ini .


" Mom .... ayo kita kesana " ajak Nino .


" Iya sayang " ucap Nana dan memilih ikut pergi bersama Nino .


////_///


" Hai .... kenapa kau melamun ? " tanya Leo sambil menepuk bahu Anna pelan .


" Ah...tidak apa - apa " ucap Anna cepat.


" Oh ya...tadi aku melihatmu berbincang - bincang dengan Nana pengasuh Nino , apa kau mengenalnya ? " ucap Leo .


" Pengasuh ? " batin Anna heran , sejak kapan kakaknya itu berprofesi sebagai pengasuh . Namun disisi lain perkataan Leo membuat Anna sedikit bisa bernapas lega karena tadi ia sempat sedikit syok mendengar Nino memanggil kakaknya itu dengan sebutan mommy .


" Hey...kenapa kau malah melamun lagi " Leo menepuk pelan bahu Anna kembali .


" Upss .. sory , habisnya aku tanya kau malah bengong " ucap Leo terkekeh geli melihat mulut Anna yang manyun karena kesal .


" Nana itu kakakku " ucap Anna yang saat ini terlihat sedang mengambil sebuah minuman .


" What !!! kakak... bukankah kakakmu cuma satu , si pria dingin yang galaknya minta ampun itu " ucap Leo tak percaya .


" Dasar kau .... Nana itu kakak tiriku , anak dari ibuku saat ini " ucap Anna menjelaskan .


Leo menganggukkan kepalanya mengerti . Dia tampak tersenyum melihat ke arah Nana berada .


"Satu lagi hal yang ku ketahui tentang dirimu Anna"

__ADS_1


*****


Acara berlangsung dengan begitu meriah . Nino terlihat begitu bahagia menikmati pesta itu , yang membuat Nana menjadi lupa sejenak akan permasalahannya sejenak dengan saudara tirinya .


Saat ini semua mata sedang tertuju kearah pintu masuk besar yang menjulang tinggi .


Tap..tap..tap


Terlihat sosok pria gagah nan tampan memasuki mansion keluarga galvins .


" Hai bro terima kasih kau sudah mau datang kemansion kecilku ini " sambut Leo yang dibalas dengan sebuah senyuman oleh Nathan .


" Daddy " ucap Nino berlari menuju ke arah Nathan berada .


" Kenapa daddy lama sekali " gerutu Nino memasang wajah kesal yang terlihat begitu imut dimata Nathan .


" Maafkan daddy Nak , hari ini daddy sangat sibuk sekali di kantor . Tapi yang penting daddy kan sudah ada disini , daddy akan menemani Nino sampai Nino puas .Ok ." hibur Nathan yang dianggukki oleh Nino .


" Janji ya dad " ucap Nino dan kembali berlari menuju ke arah Liona berada .


" Kau sudah banyak berubah Nath " ucap Leo yang melihat interaksi antara ayah dan anak itu sedari tadi .


" Makanya kau harus segera cepat menikah dan memiliki anak sepertiku " ucap Nathan tertawa .


" Tunggu saja undangan dariku " jawab Leo sambil tersenyum .


" Siapa gadis beruntung itu " tanya Nathan .


" Akan ku perkenalkan padamu nanti , dia juga ada disini " jawab Leo yang dijawab sebuah anggukan oleh Nathan .

__ADS_1


Nathan begitu merasa lega mendengar perkataan Leo saat ini . Kejadian dimasa lalu antara dirinya dan juga Leo dimasa lalu , benar - benar membuat Nathan merasa sangat bersalah sampai saat ini . Jika bisa memutar waktu , ingin sekali Nathan memilih melepaskan Clara agar tetap bersama sahabat baiknya itu . Tapi nasi sudah menjadi bubur . Hal yang sudah terlanjur terjadi tak mungkin bisa terulang kembali . Karena waktu tak mungkin berputar mundur kebelakang . Yang saat ini Nathan bisa lakukan hanyalah mendoakan yang terbaik untuk Leo sahabat baiknya .


Bersambung


__ADS_2