
Setelah beberapa hari di rawat di rumah sakit akhirnya nana pun diperbolehkan pulang bersama sang buah hati
Mereka sekeluarga terlihat begitu sangat berbahagia karena kehadiran si kembar yang sangat menggemaskan sehingga membuat jennie menjadi sering kali berkunjung kerumah lamanya karena saking menyukai bayi kembar yang menurutnya lucu dan imut tersebut .
****
" Sayang pelan - pelan nyusunya " ucap Nana yang saat ini sedang memberikan asi secara bergantian kepada dua bayi kecilnya .
" Lihatlah , betapa rakusnya mereka berdua menyusu . Sudah sama seperti ku " ucap Nathan bangga yang kini memandangi dua bayi itu tanpa berkedip .
Sungguh pria dewasa namun kekanakkan itu juga rasanya ingin ikut menyusu seperti kedua anaknya tersebut .
Tenggorokkannya tiba - tiba saja terasa haus karena melihat kelahapan pada bayinya saat menyusu langsung pada sumber yang dimiliki oleh istrinya itu .
" Sayang , apa setelah mereka aku juga boleh ikutan ? " tanya nathan yang sepertinya sudah kehilangan akal sehatnya .
" Ikut apa ? Oh kau ingin ikut memandikan mereka , boleh .. Kebetulan aku juga mau belajar memandikan mereka " ucap Nana antusias .
" Bukan itu maksudku "
" Lalu ? " tanya Nana yang kali ini meletakkan bayi perempuannya yang telah puas menyusu .
" Aku juga ingin ikut menyusu seperti si kembar " ucap nathan yang kini sudah memeluk tubuh istrinya dari belakang .
" Apa !!! kita tidak bisa melakukannya karena aku masih dalam proses penyembuhan pasca melahirkan normal " ucap Nana yang sudah bergidik ngeri karena mengingat miliknya masih terasa nyeri pasca melahirkan si kembar .
" Aku tidak menginginkan itu sayang , aku hanya mau menyusu saja...pleasee..." muka nathan memelas sambil menampilkan puppy eyes andalannya untuk merayu sang istri .
Hanya kepada nana sajalah pria itu akan menampilkan muka imut seperti itu , berbanding terbalik dengan sikapnya kepada orang lain
Tegas , dingin , arogant dan juga killer , sederetan kata itulah yang melekat pada diri pria tampan tersebut
Siapa yang menyangka jika pria dingin itu bisa bersikap imut dan manja jika bersama sang istri .
Mungkin mereka semua akan tertawa ataupun ternganga , karena saking tidak percayanya jika seorang nathan wijaya bisa bersikap seimut itu .
Nana yang memang orangnya tak tegaan , akhirnya luluh juga dengan sang suami dan memberikan pria tampan itu apa yang dia inginkan .
Karena sudah dipersilahkan oleh sang nyonya rumah , membuat nathan menjadi semangat empat lima melakukannya .
Secara bergiliran pria itu juga mengikuti gerakan si kembar lakukan pada buah berharga milik Nana .
Nana yang memang dadanya sedang membengkak juga menikmati perlakuan nathan tersebut , jadi dirinya tak perlu repot - repot lagi untuk memeras asinya agar buah dadanya tersebut tidak terasa sakit akibat banyaknya asi yang *********** itu produksi .
__ADS_1
Dia sangat berterima kasih kepada yang maha pencipta karena bisa memberikan asi eksklusif untuk kedua buah hatinya .
Sehingga tubuh kedua buah hatinya tersebut bisa lebih sehat dan imunnya lebih kuat bekerja .
*****
" Mom , si kembar mana ? " tanya jennie yang baru datang kemansion dengan segudang belanjaan bermerek di tangannya .
Semua belanjaan itu bukanlah milik jennie , melainkan untuk si kembar . Gadis manis itu memang suka sekali membelanjakan si kembar berbagai macam barang , mulai dari baju , sepatu , alat makan , serta benda lainnya yang berhubungan denga dunia perbayian .
Sehingga membuat angel dan ferdinand menjadi geleng - geleng kepala melihatnya . Pasalnya jennie bukan sekali dua kali membeli barang - barang tersebut .
Hampir setiap dia akan jalan - jalan keluar , jika ia menemukan sesuatu yang menurutnya imut dan cocok untuk si kembar pasti akan wanita itu beli .
Sehingga sudah tak terhitung lagi seberapa banyak wanita muda yang sudah bersuami itu membeli barang - barang yang menurut angel tidak diperlukan lagi karena si kembar sebenarnya sudah memiliki banyak perlengkapan bayi yang tertumpuk rapi di dalam ruangan khusus yang bayi itu miliki .
" Kamu belanja lagi buat si kembar ? " tanya angel sambil melihat - lihat isi dari kantong bawaan putri kandungnya tersebut .
" Hehe..iya mom..habisnya lucu " jawab jennie cengengesan sambil merentangkan sebuah baju bayi couple di hadapannya .
" Kau ini...kebiasaan " decak Angel .
" Mom ...dimana sikembar " jennie mengulangi pertanyaannya kembali yang belum di jawab oleh momynya tersebut .
" Mereka lagi dikamar , lagi di susui oleh nana "
" Sebenarnya nama apa sih yang akan siberikan putramu itu kepada anak - anaknya ? Sampai saat ini panggilannya si kembar melulu " gerutu angel kepada suaminya
" Kau itu seperti tidak kenal nathan saja , anakmu itu pria yang perfeksionis jadi cari nama pasti sangat detail "
" Tapi kan pa, sampai saat ini anak menyebalkan itu belum juga memberitahu nama mereka , mama jadi kepo sendiri " gerutu angel kembali .
" Ya sudahlah ma , tunggu saja . Nanti kalo sudah dapat pasti di kasi tahu " ujar ferdinand acuh , pria paruh baya itu lebih asyik dengan koran di tangannya daripada bergosip dengan sang istri .
Sehingga angel yang sudah kesal menjadi bertambah kesal sendiri dibuatnya . Wanita paruh baya itu memilih pergi dari tempatnya berada dan menuju ke dalam kamar pribadinya guna menonton drama korea yang sudah ia nantikan sedari tadi .
****
Brak
" Kakak "
Jennie begitu terkejut ketika menyaksikan apa yang sedang kakak kandungnya itu lakukan dengan Nana .
__ADS_1
Bukannya mendapati si kembar yang menyusu , malah dirinya mendapati kakak kandungnya yang dingin itu yang menyusu di pangkuan istrinya .
" Oh **** " umpat nathan yang lupa untuk mengunci pintu kamar pribadi mereka .
Nana yang mendapati adik iparnya menyaksikan adegan tak senonoh dirinya dengan nathan , membuat wajah ibu muda tersebut berubah menjadi merah seketika .
Sungguh dirinya tak pernah menyangka jika jennie akan masuk tiba - tiba tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu .
Sedangkan jennie hanya nyengir kuda ketika melihat kedua pasang suami istri itu sedang gugup dan salah tingkah karena ulahnya .
***
" Dasar gadis nakal , apa kau tak bisa mengetuk pintu terlebih dahulu sebelum masuk ke kamar orang lain " gerutu nathan menatap kesal ke arah adiknya itu yang telah mengganggu kesenangannya bersama istrinya .
" Mana ku tahu kalau kakak yang menyusu bukannya si kembar " jawab jennie acuh , dirinya lebih suka memandangi wajah kedua ponakannya yang sedang tertidur lelap daripada melihat wajah menyebalkan milik nathan .
" Kenapa kau bisa sering kemari melihat anakku ? kalau kau ingin anak , bikin saja sendiri ajak suamimu itu membuatnya di rumah " celetuk Nathan yang masih kesal dengan jennie .
" Aku sudah sering membuatnya , hanya saja belum jadi saja " acuh Jennie yang masih setia menatap sang ponakan .
" Bilang saja kalau si Dion kutu kupret itu kurang top jerr " ejek Nathan sambil menyunggingkan senyuman mengejeknya .
" Apa yang kakak... "
" Apa kau bilang , enak saja kau bilang aku kurang top jerr " ucap Dion menyela pembicaraan kakak adik tersebut , entah sejak kapan laki - laki tersebut sampai di mansion nathan , jennie pun tak tahu . Karena tadi ia menggunakan sopir pribadi yang diberikan suaminya itu kepadanya untuk mengantar jennie kemanapun yang ia mau .
Dion memang selalu memanjakan jennie . Bahkan gadis itu diberikan sebuah black card sehingga gadis tersebut bisa berbelanja sepuasnya , dan tentu saja hal itu dimanfaatkan oleh jennie .
Kehidupan gadis itu seketika berubah ketika menikahi Dion sebagai suaminya .
Kehidupan Jennie menjadi lebih berwarna karena cinta yang dion berikan kepada dirinya .
****
Perdebatan dua pemuda tersebut terus saja berlanjut sehingga kamar yang awalnya tenang kini berubah jadi gaduh sehingga menyebabkan kedua bayi kembar yang sedari tadi tidur nyenyak jadi terbangun seketika .
"oooooeeeekkkkk.....oooeekkkkk "
" Dasar pria tidak perkasa " ejek nathan ke arah Dion .
" Awas saja kau , akan kubuat adikmu melahirkan kembar tiga melebihi kembar dua milikmu " balas Dion penuh percaya diri .
Sehingga jennie dan Nana menjadi bergidik ngeri mendengarnya .
__ADS_1
Kembar dua saja sudah sakitnya minta ampun , apalagi kembar tiga .
BERSAMBUNG