Menjadi Ibu Tiri

Menjadi Ibu Tiri
Gadis gila


__ADS_3

Nathan pun mulai melajukan mobilnya setelah memastikan bahwa Andre telah berhasil membawa Anna ikut pergi bersamanya .


Sedangkan di tempat lain.


Nana tampak terlihat gelisah berada didalam kamarnya . Sedari tadi ia hanya berdiri mondar mandir di depan lemari bagaikan sebuah setrikaan .


Nathan memang sudah menceritakan semuanya kepada Nana perihal kisah cintanya bersama Clara dan juga Anna . Semuanya ia jelaskan , termasuk keputusannya hari ini yang ingin menemui Annabelle untuk menjelaskan perihal tentang pernikahan yang sempat Nathan tutupi sekaligus mengakhiri hubungan yang belum sempat Nathan akhiri .


Sebenarnya ada sedikit kebahagiaan dihati Nana saat ini mengingat Nathan lebih memilih mempertahankan pernikahan mereka daripada kembali kepada Anna kekasihnya . Namun disisi lain ia juga merasa kasihan kepada adiknya Annabelle yang pasti merasakan sakit hati ketika mendengar keputusan dari Nathan . Nana benar - benar menjadi sangat dilema dibuatnya . Perasaannya bagaikan campur aduk bagaikan Nasi campur yang dicampur aduk sama mpok iyem di warung sebelah 🤣 .


Ceklek


Pintu mulai terlihat terbuka dan menampakkan sosok pria yang di nanti - nanti oleh Nana sedari tadi .


" Apa semua baik - baik saja " ucap Nana yang sudah ada di dalam pelukan Nathan .


" Hmm...semua baik - baik saja " jawab Nathan merasa nyaman dalam dekapan istrinya .


" Apakah Anna terlihat sangat sedih " tanya Nana mendongakkan kepalanya menatap sendu wajah Nathan .


" Tenanglah .... kuyakin itu hanya sementara . Inilah yang terbaik untuk kita semua " hibur Nathan sembari mengelus punggung milik Nana .


Nana menganggukkan kepalanya paham .


" Tapi sepertinya saat ini aku butuh sesuatu " celetuk Nathan .


" Kau butuh apa , sini aku ambilkan " ucap Nana dengan wajah polosnya .


" Aku butuh vitamin untuk menyegarkan tubuhku kembali " bisik Nathan dengan seringai liciknya .


Deg..


Perasaan Nana berubah menjadi tak enak ketika melihat tatapan suaminya .

__ADS_1


" Mati aku "


Belum sempat Nana melarikan diri , tubuhnya sudah diangkat ke atas ranjang oleh Nathan .


" Sayang kau mau pergi kemana " ucap Nathan yang saat ini sudah ada di atas tubuh Nana .


" Sepertinya aku lupa mematikan kompor " kilah Nana berbohong .


" Kompor .. hmm ..." ucap Nathan yang sudah mulai menci um leher jenjang milik Nana .


" I..iya kompor " saut Nana yang saat ini mulai terbuai dengan sentuhan tangan milik Nathan .


" Tenanglah sayang...aku akan membantumu untuk mematikannya " jawab Nathan yang sudah beralih ke dua buah gundukan favoritnya .


Nana sudah terlihat pasrah . Tak dipungkiri bahwa dirinya juga menikmati semua permainan Nathan terhadap dirinya .


Setelah usai melakukan pemanasan akhirnya Nathan beralih ke tahap lomba pacuan kuda .


Nana hanya memutar bola matanya menatap malas ke arah suaminya tanpa menjawab racauan dari suami gilanya itu .


Lomba pacuan kuda pun dimulai hingga membuat keadaan ranjang king size itu bergoyang - goyang bagaikan kena gempa .


****


" Turunkan aku "


" Tidak "


" Cepat turunkan aku disini .... apa kau sudah gila . Kau mau membawaku kemana 'hah, " teriak Anna kesal karena sedari tadi Andre tak kunjung menurunkannya dari dalam mobil .


" Diamlah..... dasar cerewet "


" Apa kau bilang "

__ADS_1


" CEREWET " jawab Andre dengan menekankan kata cerewet di hadapan muka Anna .


Nana yang sedang kesal pun langsung saja menjambak rambut Andre hingga beberapa helai rambut milik Andre terlepas dari atas kepalanya .


" Aaaaaaaaaa.......... !!! " teriak Andre merasakan sakit di kepalanya .


" Apa kau sudah gila.... cepat lepaskan rambutku "


" Tidak akan kulepaskan sebelum kau menghentikan mobil ini "


" Cepat lepaskan ....apa kau ingin kita mati hari ini "


Anna yang mendengar kata mati langsung saja melepaskan cengkeraman tangannya dari Andre .


" Dasar gadis sinting " celetuk Andre pelan namun masih bisa didengar oleh Anna .


Anna hanya bisa menatap tajam ke arah Andre . Mendengar kata mati membuatnya berubah menjadi jinak sejenak .


" Awas saja kau nanti . Setelah mobil ini parkir , akan ku pastikan kau akan menerima hukuman lebih parah dari yang ku lakukan tadi " gumam Anna dalam hati .


**Bersambung


Jangan lupa tinggalkan jejak


Like


Comment


vote


agar author lebih semangat lagi buat ngehalunya


🙈🙈🙉🙉🙉🙊🙊🙊🙊😽😽**

__ADS_1


__ADS_2