
Anna terlihat sedang duduk santai di sebelah Andre yang terlihat kini sedang mengemudikan mobil mewahnya sendiri . Dirinya memang memilih mengendarai mobilnya sendiri karena Anna yang meminta .
Setelah ikut menghadiri acara makan malam yang mereka lalui di mansion milik keluarga Wijaya , ia dan Anna berniat untuk melaksanakan rencana mereka saat ini . Anna yang dengan rencananya untuk mencari tahu tentang kecurigaannya terhadap Jennie dan kakaknya Dion , sedangkan Andre yang berencana ingin menjadikan Anna sebagai miliknya seutuhnya . Sungguh rencana yang sangat berbeda arah . Andai saja Anna mengetahui rencana licik Andre yang bagaikan mencari kesempatan dalam kesempitan , mungkin saja wanita itu tidak akan mau melakukan kesepakatan untuk menjadi calon istri pura - pura bagi pria licik itu . Namun apa mau dikata , Anna sudah sangat terlalu mempercayai teman prianya itu sehingga dirinya mau bekerja sama dan membantu Andre dalam menangani masalah yang sedang dihadapi sahabat baiknya itu , sedangkan Andre yang sudah terlalu gila dalam menyukai Anna , sudah tidak ingin lagi melepaskan wanita itu pada pria lain dan ini merupakan kesempatan emas baginya untuk memiliki Anna .
*******
Mobil Andre pun melaju ke arah restoran mewah tempat ibunya yang bernama Renata menunggu dengan calon istri yang ingin diperkenalkan oleh ibunya itu kepada dirinya . Sungguh wanita tua itu sudah sangat ingin melihat putranya untuk segera menikah . Selain karena umur Andre yang sudah memasuki kepala tiga , ia juga ingin mematahkan gosip yang kini tengah hangat beredar di lingkungan sosialitanya mengenai Andre yang disebut sebagai pria penyuka sesama jenis .
Sungguh Renata tidak terima jika putra tampannya di beritakan buruk seperti itu , ingin sekali rasanya ia merobek mulut orang - orang yang telah menyebarkan gosip yang tidak benar tentang putranya . Dan kini ia berencana akan mencarikan calon istri untuk putranya tersebut agar ia bisa segera menikah dan bila perlu langsung memiliki anak sekalian sehingga Renata bisa langsung menutup mulut orang - orang yang telah berani menggosipkan putranya di muka umum .Dan mulai saat ini akan ia buktikan jika putranya itu tidak seperti yang mereka pikirkan .
Dan disinilah Renata , dirinya sedang duduk santai menunggu kedatangan putranya yang ditemani dengan seorang gadis cantik dan manis bernama Moza .
Gadis manis itu merupakan anak dari rekan bisnisnya , ia berniat untuk mengenalkan moza pada putranya yang bernama Andre .
Tak berselang lama Andre pun datang , sehingga membuat Renata jadi merasa senang dibuatnya . Ia bersikap seperti itu karena biasanya Andre selalu saja beralasan sehingga ia harus memaksanya untuk datang bahkan putranya itu sering mangkir dari janjinya sehingga membuatnya malu dengan calon yang akan dirinya kenalkan . Namun kini putranya itu mau datang tanpa paksaan atau bujukan apapun , sungguh membuat Renata menjadi senang . Dirinya pikir putranya itu mungkin sudah sadar dan bertobat sehingga menjadi anak yang penurut untuknya . Namun sayang , ternyata perkiraannya itu salah . Ketika ia melihat Andre datang dengan seorang wanita yang ia tahu itu adalah Anna , gadis yang pernah mematahkan hati putranya .
__ADS_1
" Kenapa ia membawa gadis itu kemari " pikirnya
Renata memang tahu semua tentang putranya itu . Bagaimana ia bisa tahu ? tentu saja dari Andre sendiri . Walaupun Andre sudah terlihat sangat dewasa dan mandiri namun nyatanya ia masihlah anak - anak bagi renata . Andre adalah tipe pria yang tidak bisa memendam permasalahannya sendiri , pria itu selalu butuh sandaran serta tempat untuk dirinya mengeluarkan segala keluh kesah yang dirinya sedang hadapi dan orang yang sering Andre jadikan tempat bersandar dan berkeluh kesah adalah ibunya sendiri . Renata memang selalu menjadi pendengar yang baik bagi putranya , ia tidak pernah ingin selalu ikut campur dalam permasalahan putranya yang sedang putranya itu hadapi terkecuali yang satu ini , tentang mencari wanita untuk dijadikan pendamping Andre tentunya . Biasanya ia akan memberikan Andre sebuah masukan dan juga ruang untuk putranya itu dalam menyelesaikan masalahnya sendiri . Dan masukan yang diterima Andre dari Renata sangat lah selalu ampuh dan manjur , sehingga Andre bisa menyelesaikan masalahnya dengan lancar tanpa hambatan apapun . Tentu saja masukan yang Renata berikan kepada putranya itu selalu ampuh karena wanita paruh baya itu merupakan salah seorang mantan psikolog yang terkenal di seluruh dunia . Ia memilih berhenti dari profesinya ketika dirinya sudah melahirkan Andre , Renata ingin fokus terhadap perkembangan buah hatinya . Lagi pula dirinya dan suaminya juga sudah sangat kaya raya sehingga ia tidak perlu lagi untuk bekerja .
" Maaf telat ma " ucap Andre sambil menyalami tangan Renata yang diikuti oleh Anna .
Mereka berdua pun terlihat duduk dan memesan minuman untuk diri mereka sendiri .
" Oh ya sayang ..perkenalkan ini Moza anaknya rekan bisnis mama " ucap Renata sambil memegang pundak Moza dengan lembut .
" Aduuuh " ucap Andre menatap ke arah Anna sehingga wanita itu juga balas menatap drinya dengan cara mendelik lalu melirik ke arah Moza , dirinya seakan memberi kode kepada pria itu agar menyambut uluran tangan Moza . Dengan gerakan malas akhirnya Andre pun membalas uluran tangan dari wanita yang ia beri nama Mozarella tersebut .
" Untuk apa mama membawa mozarella ini kesini ? " tanya Andre to the point , yang membuat Renata , Moza dan Anna bingung mendengarnya .
" Apa wanita cantik itu bernama Mozarella . Kasihan sekali , cantik - cantik diberi nama seperti merk keju oleh orang tuanya " pikir Anna menatap iba ke arah moza berada . Saking percaya dirinya dengan Andre jadi ia juga mempercayai ketika pria itu mengatakan bahwa nama wanita yang akan dijodohkan dengan temannya itu bernama Mozarella . Sungguh anna terlalu bodoh untuk mempercayai pria itu .
__ADS_1
" Maaf namaku bukan mozarella tapi Moza adreana lovita " Moza berkata dengan geram , enak saja pria itu menggonta ganti nama yang diberikan oleh orang tuanya kepada dirinya . Kalau bukan karena ia menghormati tante Renata
mana mungkin dirinya mau bertemu dengan pria sombong seperti pria itu .
" Upss .... Sorry... Aku kira namamu Mozarella " Andre tertawa kecil seolah sedang mengejek wanita itu .
Ingin sekali rasanya Moza melemparkan sebelah sepatunya ke arah wajah pria itu saat ini juga , namun tetap ia tahan karena masih menjaga image dirinya di hadapan Renata .
Sedangkan Renata yang melihat tingkah anaknya hanya menggeleng gelengkan kepala sambil memijat kecil dahinya yang terasa menjadi pusing secara tiba - tiba .
Anna yang mendengar perkataan moza hanya bisa mendelik kembali ke arah Andre . Sungguh dirinya tak menyangka jika temannya itu bisa bersikap sombong seperti ini . kalo ia jadi moza mungkin sudah ia jambak rambut pria itu sampai botak .
Namun Andre yang ditatap seperti itu oleh Anna hanya tersenyum ke arahnya . Saat ini memang dirinya sedang beracting ria agar wanita yang dikenalkan oleh ibunya bisa menjadi ilfeel padanya , sehingga dirinya tak mau di jodohkan dengan Andre . Dan tampaknya itu berhasil . Bukan hanya moza yang termakan oleh aktingnya ternyata Anna pun juga ikutan kena juga . Dua wanita itu terlihat kesal menatap ke arahnya . Namun acting ini belum berakhir , ini hanyalah permulaan dari rencana Andre untuk mendapatkan Anna dan terbebas dari perjodohan yang ingin dilakukan oleh ibunya .
BERSAMBUNG
__ADS_1