
" Apa kau sudah mendapatkannya ? " ucap seseorang di balik kursi kebesarannya .
" Sudah nyonya " seorang pria misterius mengeluarkan sebuah amplop lalu menyerahkannya .
" Apakah kau yakin dia orangnya " tanyanya sambil menatap beberapa lembar foto di hadapannya .
" Yakin nyonya , tuan muda tak pernah sekalipun terlihat dekat dengan wanita lain selain nona Liona dan juga wanita itu .
Lidya tampak terkejut dengan satu foto ditangannya kini . Dimana foto itu memperlihatkan bahwa Nathan dan Nana saling berpelukan di suatu tempat .
" Apa hubungan Nathan dengan wanita ini ? " gumam Lidya .
" Nyonya .... dari informasi yang saya dapatkan bahwa Nana adalah saudara tiri dari nona Annabelle dan..... "
Lidya menatap pria suruhannya dengan wajah yang serius berharap yang dikhawatirkannya tidak terjadi .
" Maaf nyonya saya harus mengatakan hal ini.... Nona Nana adalah istri sah dari Nathan Wijaya dan tuan Leo sepertinya belum mengetahui hal itu "
JEDERRRRRRRR
Telinga Lidya bagaikan tersambar petir dibuatnya.
Pikirannya benar benar sangat kacau saat ini .
__ADS_1
Bagaimana bisa anaknya jatuh cinta pada wanita yang sama dengan yang dicintai oleh Nathan .
" Kenapa harus dia "
Lidya tampak terlihat lemas dibuatnya , ia tak bisa membayangkan bagaimana jika anaknya Leo sampai tahu bahwa wanita yang dicintainya adalah wanita milik Nathan .
Ia sudah tak bisa membayangkannya lagi , mengingat anaknya itu pernah mengalami luka dimasa lalu yang hampir membuatnya kehilangan salah satu pewaris dari keluarga galvins .
Lidya masih mengingat jelas tentang masa lalu anaknya .
Flashback on
Kepergian Clara waktu itu benar - benar membuat Leo sangat terluka . Leo yang tak pernah memegang alkohol jadi suka mabuk mabukkan dan pulang larut malam hampir setiap hari .
Setiap pulang malam dari diskotik Leo pasti terdengar menangis menyebut nama Clara dan juga membanting semua benda yang ada di dalam kamarnya hingga hancur berantakan .
Karena sudah tak sanggup melihat kelakuan Leo yang selalu pulang malam dengan mabuk mabukkan , maka Albert memerintahkan beberapa pelayannya untuk mengurung Leo dikamar selama beberapa hari agar ia bisa merenungi kesalahannya dan bisa berpikir jernih kembali .
Namun sayang , ternyata apa yang dilakukan Albert adalah sebuah kesalahan besar .
Bukannya membuat Leo kembali membaik , malahan Leo harus dilarikan ke rumah sakit . Karena percobaan bunuh diri yang sempat Leo lakukan di dalam kamar .
Lidya amat sangat begitu terpukul melihat keadaan Leo waktu itu .
__ADS_1
Ingin sekali rasanya ia memindahkan luka hati yang dialami oleh Leo kedalam dirinya , namun sayang itu adalah sebuah keinginan yang tak akan pernah bisa jadi kenyataan .
Butuh waktu cepat untuk mencintai , tapi tidak untuk melupakan .
Mungkin kata itulah yang sedang Leo alami saat itu .
Lidya ingat betul bahagianya Leo ketika pertama kalinya ia menceritakan tentang Clara dihadapannya . Tentang bagaimana anaknya itu selalu mencintai Clara tiap harinya . Hingga sampai saat Leo datang kehadapannya dengan hati yang penuh luka karena ulah Clara yang memilih pergi bersama Nathan .
Hari demi hari berlalu . Setelah kepulangan Leo dari rumah sakit , Leo tampak kembali berubah . Ia lebih sering terlihat melamun dan menyendiri . Sehingga membuat Lidya dan Albert memutuskan untuk memindahkan Leo ke Negara B dimana tempat adiknya Liona berada . Mungkin saja Liona bisa membantu mengobati hati Leo agar ia bisa melupakan semua kenangan yang begitu menyakitkan di tempat ini .
Beberapa tahun kemudian . ternyata keputusan Lidya dan Albert mengirim Leo ke tempat Liona adalah sebuah keputusan yang sangat tepat .
Leo perlahan sudah bisa melupakan kenangan pahitnya bersama Clara . Lidya melihat Leo sudah bisa tersenyum kembali padanya . Yang membuat hati Lidya yang semulanya sedih menjadi bahagia .
Flashback off .
Bersambung
**Jangan lupa tinggalkan
Like
comennt
__ADS_1
vote
untuk mendukung karya author agar bisa lebih semangat lagi buat ngehalunya 🙉🙉🙈🙊😽**