
Mata nathan perlahan terbuka , ia melihat sekeliling dan mendapati dirinya tengah tertidur diatas sebuah sofa yang berada di ruang kerjanya sejak semalam.
Kepalanya sedikit sakit karena minum terlalu banyak kemarin.
Ia berjalan perlahan menuju kamar dan segera merebahkan tubuhnya di sebelah seorang gadis yang tengah tertidur lelap.
Nana melenguh ingin mengubah posisi tidurnya , akan tetapi tubuhnya terasa sangat berat seperti ada yang menindih bagian atas perutnya. perlahan ia membuka mata dan melihat sebuah tangan kekar tengah memeluknya bagaikan bantal guling. dia menoleh kebelakang melihat orang yang tengah memeluk dirinya.
" apa yang terjadi , sejak kapan si es batu ini ada disini " tanya nana dalam hati sambil berusaha melepaskan pelukan nathan.
" iss....kenapa tangan ini berat sekali sih,, apa dia makan beton hingga menjadi berat begini " gerutu nana sambil menggoyang goyangkan lengan nathan. akan tetapi semua usahanya tak membuahkan hasil , tangan kekar itu malahan semakin memeluk dirinya dengan kuat.
" Hahhh....sudahlah anggap saja lagi di peluk sama bison " dengan menghela napas panjang nana perlahan mulai memejamkan matanya kembali , karena sudah tak tahan dengan rasa kantuk yang sejak tadi menghampiri dirinya.
Disisi lain sebuah senyuman kemenangan muncul di bibir nathan. Ternyata nathan sudah tersadar sejak nana menggoyang goyangkan tubuhnya . Namun hatinya enggan melepaskan pelukan itu , ada rasa nyaman yang dirasakan dalam dirinya. Meski bingung dengan perasaannya , ia tetap memeluk tubuh nana yang sampai akhirnya matanya tertutup kembali menyusul nana menuju ke alam mimpi.
Hari demi hari pun berlalu . Meski pernikahan ini hanyalah pernikahan kontrak dan akan segera berakhir , akan tetapi nana tetap menjalankan perannya sebagai seorang istri dan ibu sambung bagi nino dengan baik.
__ADS_1
Sikap nino pun sedikit perlahan berubah terhadap nana , ya walaupun nino masih kerap bersikap ketus terhadapnya yang membuat mereka kerap bertengkar hanya karena hal sepele bagaikan tom and jerry.
Hari ini adalah hari libur. nana berniat mengajak nino untuk jalan jalan , walaupun anak itu enggan untuk ikut tapi nana tetap saja memaksa dan tak tak mau di bantah.
" Dasar nenek lampir pemaksa " umpat nino yang telah masuk ke dalam mobil sambil memanyunkan bibirnya.
" BODO AMAT " balas nana sambil menjulurkan lidahnya.
" Cih....dasar anak anak " ucap nino kembali yang mendapat tatapan tajam dari nana.
Mata nana membulat sempurna karena mendapati sosok dingin tengah duduk di sebelahnya.
" apa wajahku begitu tampan bagimu , sehingga kau menatapku seperti itu ?" ucap nathan sambil meyunggingkan sebuah senyuman di bibirnya.
Dengan kesal nana mengalihkan pandangannya , mulutnya terlihat komat kamit seperti seseorang yang sedang menghafalkan sebuah mantra.
" apa yang sedang di lakukan es batu ini disini , bukankah aku hanya mengajak anaknya saja...kenapa bapaknya juga ikutan sih " umpatnya dalam hati
__ADS_1
" berhentilah mengumpatku atau akan kukeluarkan isi kepalamu itu " ucap nathan sambil memainkan ponselnya.
" apakah bapak dan anak ini benar benar keturunan cenayang ? " ucap nana dalam hati sambil menolehkan wajahnya kekanan dan kekirinya menatap ke dua orang itu dengan heran.
Setelah setengah jam perjalanan akhirnya mereka pun sampai di tempat tujuan. nathan dan nino hanya bisa saling pandang melihat tempat liburan mereka hari ini , yang tak lain adalah sebuah taman hiburan yang di dalamnya terdapat banyak wahana bermain seperti roller coaster dan masih banyak lagi.
Nino memang jarang pergi berlibur dengan nathan.Selain karena kesibukannya dalam berbisnis , Ia dan keluarganya juga tak pernah mendatangi tempat seperti ini. jikalau mereka ada waktu luang mereka akan berlibur ke luar negeri atau kepulau pribadi milik mereka. ( gpp ngehalu dulu ,sultan mah bebas ya 🤣🤣🤣)
Dengan penuh semangat nana keluar dari mobil , yang diikuti oleh nathan dan nino dibelakangnya.
" hore.. akhirnya kita sampai juga " nana berjalan sambil melompat lompat karena saking senangnya.
Dua pria yang berdiri dibelakangnya hanya bisa menggeleng gelengkan kepala menyaksikan kelakuan seorang wanita dewasa didepannya yang bagaikan anak kecil.
" hey kenapa kalian berdua lambat sekali sih " dengan menggerutu nana berjalan berbalik arah kembali dan menarik tangan dua orang pria di belakangnya , karena melihat mereka tertinggal jauh darinya dan mulai memasuki arena bermain.
**Bersambung**
__ADS_1