
" Isss.....rasanya pingganggku mau patah " cicit Nana pelan karena tak ingin membangunkan singa buas yang terlihat sedang tertidur lelap disampingnya .
" Sayang...ayo tidurlah lagi , aku masih belum puas untuk memelukmu " ucap Nathan yang langsung menarik tubuh Nana agar kembali kedalam pelukannya .
" 'His , kau ini . Ini tuh sudah pagi . Aku harus menyiapkan keperluan Nino . Sampai kapan kau akan mengurungku di dalam kamar ini . Dan apa kau tidak kerja 'hmm , " ucap Nana kesal karena tak habis pikir dengan pola pikir pria yang telah sah menjadi suaminya itu , yang selalu saja ingin menempel pada dirinya . Padahal dari kemarin mereka sudah selalu bersama , mulai dari kepergian mereka kerumah Nana sampai pulang dari sana melakukan olahraga ranjang selama berjam jam yang membuat Nana melewatkan makan malamnya sehingga membuat tubuh Nana saat ini merasa sangat lapar dan juga remuk karena mengikuti permainan Nathan yang sangat luar biasa .
Nathan yang mendengar celotehan Nana hanya bisa terkekeh geli . Saat ini yang ada di dalam pikirannya hanyalah tentang bayangan aksi erotis yang dilakukannya kemarin malam bersama Nana , yang membuatnya ingin mengulanginya kembali .
Setelah beberapa kali berusaha membujuk , akhirnya Nathan pun melepaskan Nana dari dekapannya .Benar - benar drama di pagi hari yang harus menguji kesabaran seorang Nana .
****
__ADS_1
" Mom ... kenapa lama sekali " rengek Nino yang terlihat sudah berada di dalam mobil bersiap untuk berangkat menuju sekolah .
" Maaf ya sayang , mommy harus mengurus daddy mu dulu " ucap Nana lembut sembari tersenyum manis .
" ' Hiss , daddy itu kan sudah besar mom... jadi tak usah diurus " ketus Nino yang saat ini sedang menyilangkan kedua tangan di depan dadanya sambil menatap tajam ke arah Nathan yang saat ini juga memasuki mobil .
" Kalau kau tidak mengijinkan mommy mu untuk mengurus daddy , nanti daddy akan cari mommy baru lagi . Apa kau mau seperti itu ? " canda Nathan yang ternyata mendapatkan tatapan begitu tajam dari Nana .
" Bagus sekali Nino . Akan ku buatkan kau kue kesukaanmu sebanyak mungkin karena kau telah mendukungku " batin Nana seakan akan dalam bayangannya dia sedang mengacungkan dua jempol di hadapan Nino .
Nathan yang melihat reaksi anaknya hanya bisa tersenyum . Kehadiran Nana benar - benar telah merubah segalanya . Anak yang dulunya tak pernah membela atau memperdulikan siapapun , saat ini telah berubah menjadi sosok anak yang perhatian kepada orang terdekatnya . Walau sikap ketus dan dinginnya masih saja mendominasi , namun Nathan tak mempermasalahkannya karena mungkin itu memanglah sifat turunan yang diwariskan oleh Nathan pada Nino yang akan sangat sulit untuk dirubah .
__ADS_1
Nathan begitu sangat yakin , bahwa hanya Nanalah wanita yang tepat untuk menjadi istri dan juga ibu bagi anaknya Nino . Dan untuk permasalahannya dengan Annabelle , Nathan pastikan akan segera menyelesaikannya dan akan meminta maaf padanya karena bagaimanapun Anna adalah sosok yang pernah singgah dihatinya dan juga seseorang yang pernah membantunya bangkit dari keterpurukan saat kehilangan sosok clara istri pertamanya dulu . Nathan sebenarnya dulu pernah berniat untuk melamar Annabelle setelah kepulangannya dari LN sebagai model , namun sayangnya takdir berkata lain pada hubungan mereka . Nathan secara tak sengaja bertemu dengan sosok Nana dalam sebuah insiden yang membuat dirinya harus menikahi wanita itu . Kisah awal yang bagi Nathan adalah petaka ternyata berubah menjadi sebuah anugrah dalam hidupnya . Kehadiran Nana benar - benar sangat mampu menakhlukkan sosok seorang Nathan Wijaya sang pembisnis kejam berhati dingin yang sangat arogant itu menjadi sosok pria lembut dan hangat bila berada disisinya .
****
Sedangkan ditempat lain terlihat sosok wanita yang terus saja memandangi benda pipih dihadapannya , berharap seseorang yang sangat ia rindukan akan segera menghubunginya saat ini .
" Nathan kau sedang apa ? kenapa kau tak pernah mengangkat telponku " ucap Annabelle lirih .
" Sayang ...mungkin Nathan saat ini sedang sangat sibuk .Kau tahu kan bahwa Nathan adalah seorang pembisnis terkenal dengan jadwalnya yang padat " hibur ibu Dita yang tak tega melihat putrinya itu sedari tadi melamun di dekat jendela ruang tamu dengan raut wajah yang sedih .
Anna memang tak pernah lagi bertemu dengan sosok Nathan selain dirumahnya beberapa hari yang lalu . Jangankan untuk bertemu , menerima panggilan telepon atau sekedar mengirim pesan pun tak ada . Pernah Anna mencoba menghubungi Nathan duluan , namun tak pernah diangkat oleh Nathan dan pesan pun tak pernah dibalas . Benar - benar perbuatan lelaki yang bisa membuat hati wanita manapun apabila menghadapinya menjadi patah .
__ADS_1
Bersambung